PT Bank Danamon Tbk targetkan pertumbuhan kredit sektor Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Komersial bisa mencapai 22 persen. Director and Chief Financial Officer Bank Danamon Vera Eve Lim mengatakan, pihaknya optimis dapat mencapai target tersebut dengan melihat potensi pasar UKM di Indonesia yang sangat besar.
"Untuk UKM (dan) komersial kalau digabungkan itu lebih kurang ya 20-22 persen lah," kata Vera di Gedung Bursa Efek Indonesia, Kamis (2/5).
Vera mengatakan, pangsa pasar UKM masih sangat luas dan jenis nasabahnya beragam, dengan demikian peluang perseroan untuk menggarap sektor bisnis tersebut sangat besar. Terlebih lagi pangsa pasar UKM yang mayoritas adalah segmen kelas menengah, terbukti menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia yang konsisten di atas 6 persen selama beberapa tahun ke belakang.
"Karena UKM itu kan salah satu chain daripada perekonomian. Ada wholesale, ada corporate ada menengah, tapi ada yang juga di UKM sampai dengan mikro, itu bagian dari satu rangkaian sektor riil kita, saya pikir pertumbuhan itu yang bagus itu bank juga mendukung pertumbuhan di setiap bagian. Itu salah satu kenapa saya melihat pangsa UKM itu besar," papar Vera.
Survei Konsultan Keuangan dan Akuntan Publik, PT PricewaterhouseCoopers mendapati, sebesar 44 persen responden mengatakan bahwa sektor UMKM menjadi pendorong pertumbuhan kredit di 2013 ini.
"Mereka akan expect UMKM itu akan menjadi penggerak perekonomian Indonesia. Secara umum bank memang melihat SME (small medium enterprises) ini merupakan potensi besar, terutama middle income," Financial Service Partner PwC Jusuf Wibisana.
Selain itu, optimisme pertumbuhan kredit UMKM juga disinyalir akibat aturan BI yang mendorong perbankan untuk memperbesar kucuran kreditnya ke sektor tersebut. BI berharap, hingga akhir 2018, kucuran kredit perbankan ke sektor UMKM atau sektor produktif akan mencapai rasio 20 persen dari total kredit masing-masing bank.
"BI juga meng-encourage mereka untuk memperbesar loan mereka ke SME. Jadi ada 2 hal, memang karena potensinya (UMKM) besar dan ada dorongan dari BI," katanya.
Untuk Bank Danamon sendiri, kredit segmen UKM perseroan sampai dengan kuartal pertama 2013 tumbuh sebesar 25 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi Rp 18,6 triliun. Sektor tersebut menyumbang 16 persen dari total portofolio kredit Danamon.
Sementara itu, untuk kredit segmen komersial tercatat tumbuh sebesar 23 persen menjadi Rp 12,6 triliun. Adapun total kredit Danamon pada akhir kuartal pertama tahun ini mencapai Rp 117 triliun atau tumbuh sebesar 11 persen dari Rp 106 triliun pada kuartal pertama tahun 2012.
