Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menegaskan investor asal Jepang J Trust Co.Ltd sebagai satu-satunya pembeli yang melakukan fit and proper test untuk divestasi Bank Mutiara.
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D Hadad mengaku masih mengumpulkan data selengkap-lengkapnya terkait penawaran dari J Trust.
"Sudah kita terima, data-data sudah dicari semuanya selengkapnya. Kita juga sudah minta dukungan (data) dari OJK sana (Jepang)," kata Muliaman di Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (23/10).
Menurut Muliaman, pihaknya sudah punya penilaian sendiri terkait pengalihan saham LPS di Bank Mutiara kepada J Trust. Termasuk di dalamnya rencana pihak Jepang terhadap eks Bank Century tersebut.
"Komitmen mau diapain bank ini, (kami ingin) jaga kualitas (Bank Mutiara)," ujarnya.
Meski siap untuk melakukan fit and proper test kepada J Trust, namun Muliaman mengaku akan terlebih dulu bertemu dengan pihak J Trust. "Kita akan panggil J Trust. Ya pas data-datanya lengkap," terangnya.
Seperti diketahui, pada 12 September 2014 investor asal Jepang J Trust.Co.Ltd menjadi pemenang tender divestasi Bank Mutiara. J Trust Co.Ltd menyatakan pihaknya menjadi pemenang tender divestasi dengan porsi 99,996 persen saham Bank Mutiara.
