Rekomendasi Petral akhir tahun, Faisal Basri Cs kerja lembur

Kendati demikian, tim reformasi tetap berhati-hati keluarkan rekomendasi.

Angga Yudha Pratomo
Oleh Angga Yudha Pratomo - Reporter
Rekomendasi Petral akhir tahun, Faisal Basri Cs kerja lembur
Faisal Basri. ©2012 Merdeka.com

Tim Reformasi Tata Kelola Migas berjanji bakal mengeluarkan rekomendasi soal Pertamina Energy Trading Ltd (Petral). Itu lebih cepat ketimbang batas waktu enam bulan diberikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Untuk itu, Faisal Basri selaku ketua tim mengajak rekan-rekannya untuk bekerja lembur.

"Saya ajak teman-teman lembur 1 kali 24 jam. Supaya bisa memenuhi target kita menyampaikan rekomendasi kedua sebelum akhir tahun," kata Faisal di Jakarta, Rabu (24/12).

Sejauh ini, Faisal dan kawan-kawan baru mengeluarkan rekomendasi penghapusan premium atau bensin dengan kadar oktan 88 dan menyubsidi pertamax atau bensin oktan 92.

Menurut Faisal, pihaknya bakal berhati-hati dalam mengeluarkan rekomendasi terkait Petral. Sebab, rekomendasi itu diyakini bakal memengaruhi industri migas di masa mendatang.

"Patgulipat keberadaan Petral, kita rekomendasikan seperti apa?" kata Faisal. "Kami juga tidak mau grasak grusuk (putuskan) bubarkan Petral, tapi nanti ke depannya muncul mafia baru, kan nggak bener. Jadi kita betul-betul hitung keluarkan rekomendasi."

Rekomendasi