Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono berjanji akan terus meningkatkan koordinasi dengan pihak swasta dalam membangun sektor infrastruktur, terutama program sejuta rumah. Pembangunan infrastruktur diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional ke depan.
"Bukan hanya pembangunan oleh pemerintahan dan BUMN tetapi juga swasta juga harus dilibatkan," ujar Basuki di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (28/11).
Menurutnya, pertumbuhan sektor infrastruktur pada kuartal III 2015 sebesar 6-7 persen turut mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 4,73 persen. "Strategi peningkatan daya beli masyarakat dan peningkatan investasi, bahwa pertumbuhan ekonomi selama kuartal 3 sebesar 4,73 persen, disumbang infrastruktur 6-7 persen," jelas dia.
Dalam rangka memperingati Hari Bakti PU ke-70, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) hari ini menyelenggarakan 'Pameran Infrastruktur dan Perumahan untuk Rakyat' di Area Parkir Plaza Selatan, Gelora Bung Karno (GBK), Senayan. Pameran berlangsung pada hari Sabtu-Minggu tanggal 28-29 November 2015.
Pameran ini merupakan salah satu bentuk pelayanan informasi bagi publik untuk dapat mengetahui berbagai langkah pemerintah, khususnya Kementerian PU-Pera dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di berbagai daerah di Indonesia.
Ajang pameran ini akan memperlihatkan kemajuan pembangunan infrastruktur baik pembangunan bendungan dan pengairan, pembangunan jalan dan jembatan, penataan permukiman masyarakat, jasa kontruksi, maupun berbagai hasil inisiatif penelitian dan pengembangan dalam bidang infrastruktur.
Pameran diikuti oleh para pengembang perumahan, perbankan, lembaga keuangan dan berbagai pihak yang turut berpartisipasi dalam penyediaan dan pembiayaan perumahan rakyat. Para pengembang akan menyediakan informasi tentang rumah skala kecil dan menengah, termasuk untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
Sedangkan perbankan dan lembaga keuangan akan menyediakan klinik bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi terkait cara memperoleh rumah dan mengakses berbagai skema pembiayaan perumahan.
Melalui pameran ini, masyarakat luas dan stakeholders diharapkan dapat memperoleh informasi dari tangan pertama di lingkungan Kementerian PU-Pera perihal bagaimana langkah-langkah di jajaran teknis kementerian dalam membangun infrastruktur dan menyediakan perumahan di Kalimantan, Sulawesi, Kepulauan Maluku, Papua, Sumatera, maupun Jawa-Bali dan Kepulauan Nusa Tenggara.
"Pameran Infrastruktur dan Perumahan untuk Rakyat ini merupakan bukti dari keseriusan Pemerintah dalam mendorong pengembangan ekonomi nasional dan daerah, serta untuk mendorong pemerataan akses masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah, dalam memperoleh rumah yang layak dan terjangkau," jelas Basuki.
