Feli Katri Lukitasari, tak ingin larut dalam keterpurukan setelah diberhentikan dari pekerjaannya di sebuah Koperasi Simpan Pinjam pada Maret 2020. Dia harus bertahan, demi kehidupan.
Bisnis makanan dipilihnya. Bisnis makanannya memang sudah ditekuni saat bekerja, namun saat itu Feli mengaku tidak fokus menjalani bisnisnya tersebut. Kini, bisnis makanannya menjadi penyelamat di kala masa sulit ekonomi seperti saat ini.
Produk makanan yang dijual yaitu burger dan kebab. Feli dan suaminya yang mengolah sendiri. Feli ingin semua makanan olahannya dibuat dari bahan yang segar dan bersih. Inilah yang membuat produk makanan Feli berbeda dengan lainnya. Feli memang memiliki darah turunan dalam bidang kuliner. Almarhum ibunda memang memiliki usaha katering.
Feli merintis bisnis makanannya dari nol. Ada banyak hambatan yang ditemui. Salah satunya masalah pemasaran. Meski Feli memiliki latar belakang sebagai sales, namun tak mudah memasarkan bisnisnya tersebut. Feli memerlukan peran rekan-rekannya untuk memasarkan bisnis makanannya, dengan mempromosikan bisnisnya melalui media sosial.
"Di awal kan saya belum pernah merambah di kuliner, jadi memang hambatannya pasti ada, dari saya untuk menjualnya, menawarkan," kata Feli dalam program Berani Berubah hasil kolaborasi SCTV, Indosiar, Liputan6.com dan PulseFeed.
Kini bisnis burger dan kebab milik Feli mulai dikenal masyarakat. Feli sudah memiliki sejumlah reseller di Jakarta, Tangerang hingga Bekasi. Feli juga menerima pesanan secara online maupun offline.
"Jadi memang saat ini baru di rumah, di online," kata Feli.
Dari hasil bisnisnya, Feli mampu meraup keuntungan yang tinggi, yakni Rp10 juta hingga Rp15 juta setiap bulannya. Feli sangat bersyukur. Usaha burger dan kebabnya mampu diterima dengan baik oleh masyarakat. Feli juga tidak menyangka penghasilannya dari berjualan burger dan kebab melampaui penghasilannya selama bekerja.
"Alhamdulillah ada manfaatnya juga," tutup Feli.
Berikut videonya:
