Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, mendukung penuh upaya efisiensi logistik nasional melalui Ekosistem Logistik Nasional (National Logistic Ecosystem/NLE). Diharapkan NLE bisa menurunkan biaya logistik Indonesia yang masih mahal.
Menhub bilang, agar NLE dapat berjalan dengan baik dan lancar, maka hendaknya ekosistem tersebut diintegrasikan dengan simpul transportasi.
"Kita ingin segera agar upaya penataan konektivitas dan aksesibilitas antar kawasan menjadi lebih baik. Integrasi dan menghubungkan infrastruktur dengan simpul transportasi seperti pelabuhan, bandara, KA (stasiun), terminal dan pusat distribusi harus dilakukan," ujar Menhub dalam tayangan virtual, Kamis (24/9).
Nantinya, integrasi ini akan menghubungkan dengan moda-moda di darat, laut dan udara. Menhub juga menjelaskan, Kemenhub akan berkolaborasi dengan pihak swasta agar penerapan NLE ini berjalan sesuai rencana.
Advertisement
Upaya Kemenhub
Selain itu, Kemenhub sendiri telah mengimplementasikan platform digital untuk menekan prosedur yang terlalu banyak dan biaya yang tinggi, misalnya dengan menggabungkan platform logistik dan menyederhanakan proses logistik pre-clearence.
Kemudian, dilakukan pula single submission pengangkutan, penerapan online billing on-gate di pelabuhan, serta integrasi semua moda transportasi logistik.
"Khusus di laut yang memang sangat lekat dengan masalah ini, dalam jangka pendek, pengembangan NLE berupa penyederhanaan proses bisnis pre-clearence dalam upaya menghilangkan replikasi dan repetisi ini penting sekali," tuturnya.
Adapun, Kemenhub juga telah melakukan diskusi dengan perguruan tinggi seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) terkait kajian sistem logistik di tengah pandemi. Pihaknya juga memastikan penerapan protokol kesehatan berjalan dengan baik terkait hal itu.
Reporter: Athika Rahma
Sumber: Liputan6
