Menko Luhut Minta LKPP Perbanyak Penggunaan Produk Lokal

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan meminta, agar Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) lebih terbuka. Alasannya, dalam pengadaan barang dan jasa, lebih banyak barang impor yang masuk dalam daftar.

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Menko Luhut Minta LKPP Perbanyak Penggunaan Produk Lokal
Menko Luhut Panjaitan Tinjau Pembangunan Bandara Dhoho Kediri. ©2021 Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan meminta, agar Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) lebih terbuka. Alasannya, dalam pengadaan barang dan jasa, lebih banyak barang impor yang masuk dalam daftar.

"Saya titip LKPP ini lebih terbuka. Di LKPP ini banyak barang impor yang masuk di list," tegas Menko Luhut dalam Acara Puncak Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia #FestivalJoglosemar: Artisan of Java, Yogyakarta, Kamis, (20/5).

Menko Luhut melanjutkan memang pembelian produk dalam negeri di LKPP lebih banyak. Namun nilai penjualan produk impor lebih tinggi daripada penjualan produk dalam negeri.

"Memang jumlah pembeliannya lebih banyak dari dalam negeri, tapi angkanya 5 kali lebih besar dari (penjualan) produk impor," ungkap Menko Luhut.

Promosikan Produk Indonesia

Menko Luhut ingin semua pihak menjadi duta merek produk-produk buatan Indonesia. Mempromosikan produk buatan dalam negeri agar semakin dikenal dan lebih banyak digunakan.

"Presiden telah perintahkan saya untuk dorong terus dan evaluasi penggunaan produk dalam negeri," kata dia.

Maka dari itu, dia mengajak semua pihak bekerja sama membuat Indonesia lebih baik lagi. Salah satunya dengan membeli produk-produk buatan Indonesia.

Rekomendasi