Biaya Parkir Pesawat Digratiskan, Garuda Indonesia Bersyukur Bisa Angkat Kinerja

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menyambut baik, adanya penerapan kebijakan tarif Rp 0 atas Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara ("PJP4U") yang berlaku di Unit Penyelenggara Bandar Udara ("UPBU").

Siti Ayu Rachma
Oleh Siti Ayu Rachma - Reporter
Biaya Parkir Pesawat Digratiskan, Garuda Indonesia Bersyukur Bisa Angkat Kinerja
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra. ©2020 Liputan6.com/Tira Santia

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menyambut baik, adanya penerapan kebijakan tarif Rp 0 atas Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara ("PJP4U") yang berlaku di Unit Penyelenggara Bandar Udara ("UPBU"). Kebijakan tarif Rp 0 tersebut tertera dalam Keputusan Dirjen Perhubungan Udara Nomor PR 14 Tahun 2022.

"Di tengah tantangan kinerja industri penerbangan pada masa pandemi COVID-19 ini, implementasi kebijakan tarif nol rupiah PJP4U ini tentunya menjadi langkah signifikan dalam mendorong percepatan langkah pemulihan kinerja maskapai penerbangan nasional,

"Melalui efisiensi komponen biaya operasional penerbangan khususnya yang terkait Pelayanan Jasa Pendaratan, Penempatan, dan Penyimpanan Pesawat Udara di wilayah yang melingkupi layanan bandar udara UPBU," ujar Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, kepada PulseFeed, Rabu (3/8).

Pemulihan Industri Penerbangan Butuh Sinergi

Garuda Indonesia meyakini bahwa keputusan tersebut untuk sinergi ekosistem industri penerbangan yang semakin solid.

"Kami percaya, sinergi ekosistem industri penerbangan yang semakin solid bersama regulator dan stakeholder penerbangan lainnya akan menjadi pondasi penting bagi keberlangsungan usaha industri penerbangan nasional di tengah fase recovery-nya,” terang Irfan.s

Sebagai informasi, adapun saat ini terdapat sedikitnya 9 (sembilan) bandar udara UPBU yang melingkupi wilayah operasional rute penerbangan domestik yang dilayani Garuda Indonesia. Kesembilan bandara tersebut adalah Bandar Udara Djalaluddin Gorontalo, Bandar Udara Haluoleo Kendari.

Kemudian Bandar Udara Internasional Komodo Labuan Bajo, Bandar Udara Abdul Rachman Saleh Malang, Bandar Mutiara SIS Al Jufri Palu, Bandara Domine Eduard Osok Sorong, Bandara Mozes Kilangin Timika, Bandar Udara Sultan Babullah Ternate, dan Bandar Udara Mopah Merauke.

Rekomendasi