PLN Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik dan Pariwisata Melalui Program EVplore di Museum SBY-Ani

PT PLN (Persero) meluncurkan program EVplore di Museum & Galeri SBY-Ani, Pacitan, Jawa Timur, untuk mendorong ekosistem kendaraan listrik dan mendukung pariwisata berkelanjutan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
PLN Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik dan Pariwisata Melalui Program EVplore di Museum SBY-Ani
PT PLN (Persero) meluncurkan program EVplore di Museum & Galeri SBY-Ani, Pacitan, Jawa Timur, untuk mendorong ekosistem kendaraan listrik dan mendukung pariwisata berkelanjutan. (AntaraNews)

PT PLN (Persero) secara aktif mendorong pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik, khususnya di sektor pariwisata, melalui peluncuran program inovatif bernama EVplore. Program ini secara resmi diperkenalkan di Museum & Galeri SBY-Ani yang berlokasi di Pacitan, Jawa Timur, pada Minggu, 9 Agustus. Inisiatif ini bertujuan untuk mengintegrasikan penggunaan kendaraan listrik dengan pengalaman berwisata yang nyaman dan berkelanjutan.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, menyatakan bahwa EVplore dirancang untuk menunjukkan manfaat ganda kendaraan listrik. Manfaat tersebut tidak hanya mencakup efisiensi energi dan dampak positif terhadap lingkungan, tetapi juga sebagai bagian integral dari perjalanan wisata yang menyenangkan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan minat masyarakat terhadap mobilitas listrik.

Sebagai bagian dari EVplore, PLN menawarkan berbagai insentif menarik bagi pengunjung Museum & Galeri SBY-Ani. Salah satunya adalah voucher cashback senilai Rp10.000 untuk pembelian tiket masuk bagi pengguna kendaraan listrik. Insentif ini berlaku untuk 10 pengunjung pertama setiap hari hingga tanggal 31 Agustus 2026, memperkuat komitmen PLN dalam mendukung transisi energi nasional.

Program EVplore: Insentif dan Kemudahan Bagi Pengguna Kendaraan Listrik

Program EVplore yang diinisiasi oleh PLN menawarkan kemudahan dan insentif bagi masyarakat pengguna kendaraan listrik. Pengunjung Museum & Galeri SBY-Ani yang menggunakan kendaraan listrik berkesempatan mendapatkan voucher cashback senilai Rp10.000. Voucher ini berlaku untuk pembelian tiket masuk museum bagi 10 pengunjung pertama setiap harinya hingga 31 Agustus 2026.

Untuk dapat memanfaatkan penawaran ini, pengunjung hanya perlu menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) kendaraan listrik mereka kepada petugas museum. Voucher yang diperoleh tersebut kemudian dapat digunakan untuk berbagai transaksi melalui aplikasi PLN Mobile. Langkah ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik.

Eric Rossi Priyo Nugroho menegaskan bahwa program EVplore merupakan upaya PLN untuk membuktikan bahwa kendaraan listrik bukan hanya efisien dan ramah lingkungan. "Melalui EVplore, kami ingin menunjukkan bahwa penggunaan kendaraan listrik tidak hanya memberikan manfaat dari sisi efisiensi dan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pengalaman berwisata yang nyaman dan menyenangkan," kata Eric Rossi Priyo Nugroho. Inisiatif ini selaras dengan visi PLN untuk menciptakan ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi dan memberikan nilai tambah bagi pengguna.

Infrastruktur Pengisian Daya Cepat di Destinasi Wisata

Selain insentif voucher, PLN juga menyediakan infrastruktur pengisian daya yang memadai di Museum & Galeri SBY-Ani. Sebuah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) berteknologi pengisian cepat (fast charging) telah tersedia di lokasi tersebut. SPKLU ini memiliki kapasitas total 47 kilowatt (kW) dan dilengkapi dengan dua nozzle yang dapat digunakan secara bersamaan.

Ketersediaan SPKLU ini menjadi faktor krusial dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik. Direktur Administrasi dan Bisnis Museum & Galeri SBY-Ani, Nabila Amalina, menyatakan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan visi museum. Visi tersebut adalah menghadirkan ruang edukasi sejarah yang juga mendorong kepedulian terhadap lingkungan dan prinsip keberlanjutan.

Nabila menambahkan bahwa efisiensi biaya adalah pertimbangan utama masyarakat dalam memilih kendaraan listrik. "Bagi masyarakat, efisiensi biaya menjadi salah satu pertimbangan utama dalam memilih kendaraan listrik sehingga masifnya SPKLU di Pacitan dapat memberikan kemudahan dan rasa aman bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik," katanya. Kehadiran fasilitas ini sangat penting untuk mendukung adopsi kendaraan listrik secara lebih luas.

Dukungan Pemerintah Daerah untuk Transisi Energi Nasional

Wakil Bupati Pacitan, Gagarin Sumrambah, menyambut baik inisiatif PLN ini dan menilai kehadiran SPKLU di destinasi wisata. Menurutnya, hal ini merupakan bentuk kesiapan Kabupaten Pacitan dalam mendukung percepatan transisi energi nasional. Ketersediaan infrastruktur pengisian daya yang memadai akan meningkatkan kenyamanan pengguna kendaraan listrik.

Gagarin Sumrambah menuturkan bahwa fasilitas ini juga akan mendorong masyarakat untuk beralih ke transportasi yang lebih ramah lingkungan. "Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan serta kemudahan bagi wisatawan saat berkunjung ke Pacitan," ujar Gagarin. Dukungan pemerintah daerah menjadi kunci sukses dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik.

Kolaborasi antara PLN, Museum & Galeri SBY-Ani, dan pemerintah daerah Pacitan menunjukkan sinergi positif. Sinergi ini bertujuan untuk memajukan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Langkah ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan emisi, tetapi juga mempromosikan pariwisata berkelanjutan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi