4 Pemain yang Kembali ke Timnas Indonesia, Apa Saja Keiistimewaannya?

Patrick Kluivert telah memanggil Stefano Lilipaly bersama tiga pemain yang sebelumnya menjadi andalan Timnas Indonesia.

Choki Sihotang
Oleh Choki Sihotang - Reporter
4 Pemain yang Kembali ke Timnas Indonesia, Apa Saja Keiistimewaannya?
Timnas Indonesia - Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan (Bola.com/Adreanus Titus) (© 2025 Bola.com)

Yang pernah hilang kini telah kembali. Ibu Pertiwi memanggil mereka untuk siap bertanding habis-habisan demi Timnas Indonesia dalam misi suci menuju pentas tertinggi. Menariknya, pemanggilan 32 nama pemain kali ini memunculkan harapan baru, karena keempat pemain tersebut memiliki keistimewaan masing-masing. Dari Bali, tempat pemusatan latihan berlangsung, Timnas Indonesia menyongsong dua laga terakhir di Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan semangat yang tinggi.

Pada matchday 9, Skuad Garuda akan menjamu China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta. Peluang untuk meraih tiga poin sangat terbuka, meskipun pada pertemuan pertama di China, Timnas Indonesia mengalami kekalahan 1-2.

Ada dua alasan kuat yang membuat Timnas Indonesia lebih diunggulkan dalam pertandingan ini. Selain bermain di depan ribuan pendukung setianya, Jay Idzes dan rekan-rekannya juga berada dalam kondisi percaya diri tinggi setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Bahrain di tempat yang sama.

Di klasemen Grup C, posisi Timnas Indonesia juga terlihat lebih baik. Dengan mengumpulkan sembilan poin, tuan rumah berada di posisi keempat. Sementara itu, tim tamu terpuruk di dasar klasemen setelah mengalami dua kekalahan berturut-turut dari Australia dan Arab Saudi. Kemenangan atas Tim Naga menjadi semakin penting, terutama karena pasukan Patrick Kluivert akan menghadapi Jepang di kandangnya pada 10 Juni 2025. Pertanyaannya, siapa keempat anak hilang yang kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi?

Asnawi Mangkualam

MU Datang ke Malaysia dengan Kekuatan Penuh, Mampukah ASEAN All-Stars Beri Perlawanan?
Gelandang Brasil Manchester United Casemiro memeluk gelandang Manchester United asal Portugal Bruno Fernandes setelah ia mencetak gol pertama tim selama pertandingan sepak bola Liga Primer Gelandang Brasil Manchester United Casemiro memeluk gelandang Manchester United asal Portugal Bruno Fernandes setelah ia mencetak gol pertama tim selama pertandingan sepak bola Liga Primer

Setelah absen dalam dua pertandingan melawan Australia dan Bahrain, Asnawi Mangkualam kini kembali ke tim. Pemain asal Makassar ini memang pantas dipanggil kembali, mengingat penampilannya yang mengesankan di Liga Thailand musim ini. Aksinya bersama Port FC di Thai League 2024/2025 membuat banyak orang terpesona. Meskipun ia tergolong wajah baru, Asnawi telah tampil dalam 37 pertandingan di berbagai kompetisi, mencetak satu gol dan memberikan empat assist. Sangat mengesankan!

Ketika berbicara tentang Timnas Indonesia, siapa yang tidak mengenal Asnawi? Di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong, ia menjadi salah satu pemain kunci dan hampir selalu menghuni starting XI selama waktu yang cukup lama. Bahkan, ia pernah menjabat sebagai kapten tim sebelum posisi tersebut diserahkan kepada Jay Idzes. Dengan 47 caps untuk Timnas Indonesia, Asnawi memiliki kontribusi besar dalam membantu Tim Garuda mencapai putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, meskipun ia tidak lepas dari kritik.

Keistimewaan Asnawi terletak pada determinasi yang kuat di sisi kanan pertahanan. Ia tidak hanya berperan sebagai bek sayap, tetapi juga sering dimainkan sebagai gelandang bertahan. Sebagai pemain yang berasal dari Makassar, Asnawi dikenal dengan gaya permainannya yang keras namun terukur.

Pratama Arhan

Kepak Sayap Kiri Timnas Indonesia untuk Hadapi China dan Jepang: Termasuk Yance Sayuri, Semua Layak Dimainkan Patrick Kluivert
Timnas Indonesia - Deretan sayap kiri Timnas Indonesia untuk China dan Jepang (Bola.com/Adreanus Titus) Timnas Indonesia - Deretan sayap kiri Timnas Indonesia untuk China dan Jepang (Bola.com/Adreanus Titus)

Dia dianggap sebagai salah satu pemain dengan lemparan ke dalam paling mematikan di dunia. Lebay? Tentu tidak. Hal ini telah dibuktikannya dalam berbagai pertandingan bersama Timnas Indonesia. Pratama Arhan terakhir kali terlihat mengenakan jersey kebanggaan Skuad Garuda ketika Timnas Indonesia menang 2-0 melawan Arab Saudi dalam matchday 6 yang berlangsung di SUGBK.

Pada pertandingan itu, ia masuk di menit ke-78 menggantikan Marselino Ferdinan, yang menjadi bintang kemenangan berkat dua golnya yang berkualitas. Namun, di era Patrick Kluivert dan timnya, Pratama Arhan tidak dipanggil. Ia tidak ikut serta dalam pertandingan melawan Australia dan saat menjamu Bahrain. Kini, bek kiri berusia 23 tahun yang bermain untuk Bangkok United itu kembali, dan para penggemar setia merindukan lemparan mautnya.

Egy Maulana Vikri

5 Sosok Pembeda di Timnas Indonesia: Marselino Ferdinan Terpaksa Absen Hadapi China
Official training Timnas Indonesia jelang pertandingan melawan China di SUGBK, Jakarta, Rabu (4-6-2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi) (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Satu lagi pemain yang menjadi favorit serta andalan Shin Tae-yong telah dipanggil untuk bergabung dengan Timnas Indonesia. Berita ini tentunya sangat menggembirakan bagi masyarakat Indonesia, terutama bagi para penggemar setianya. Egy, yang sudah lama berkiprah di tim nasional, kembali memasuki skuad utama, baik sebagai pemain inti maupun cadangan. Keahliannya dalam mengolah bola di lini tengah, yang kadang-kadang diposisikan sebagai winger, telah terbukti memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan Timnas Indonesia dalam tiga tahun terakhir.

Para penggemar sangat berharap dapat menyaksikan kembali aksi 'Egy Messi', khususnya saat menghadapi China di SUGBK pada 5 Juni mendatang. Indonesia sangat memerlukan sosok penyerang yang lincah dengan kemampuan menggiring bola yang mematikan, dan Egy adalah pilihan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Stefano Lilipaly

3 Free Kick Spesialist Timnas Indonesia: Alternatif Mencari Gol ke Gawang China
Official training Timnas Indonesia jelang pertandingan melawan China di SUGBK, Jakarta, Rabu (4-6-2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi) (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Apa yang dapat diharapkan dari seorang pemain berusia 35 tahun seperti Stefano Lilipaly? Tentu saja, tim pelatih memiliki alasan tersendiri di balik keputusan untuk memanggil gelandang Borneo FC ini. Sebelum nama-nama seperti Jay Idzes dan pemain naturalisasi lainnya menjadi bagian penting dari Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly sudah lebih dahulu berkontribusi sebagai salah satu pilar utama Skuad Garuda.

Lahir di Amsterdam, Belanda, ia memiliki pengalaman yang cukup banyak dengan 30 caps sejak tahun 2013. Namun, keberadaannya di tim nasional mengalami pasang surut. Meskipun demikian, secara kemampuan dan daya tahan, mantan pemain Utrecht dan Almere City ini masih menunjukkan performa yang baik. Hal ini terlihat dari perannya yang sangat signifikan di Borneo FC. Meskipun persaingan di lini tengah sangat ketat, Lilipaly yang memiliki segudang pengalaman siap untuk menunjukkan skillnya demi menciptakan sejarah bersama Timnas Indonesia.

Rekomendasi