Aries Agung Paewai
-
News •54 Ribu Calon Murid Diterima Jalur Domisili SPMB Jatim 2026 Tahap PertamaSebanyak 54.056 calon murid baru berhasil diterima melalui jalur domisili pada SPMB Jatim 2026 tahap pertama, membuka peluang bagi mereka yang belum lolos untuk mengikuti tahapan selanjutnya.
-
News •Dindik Jatim Siagakan Ribuan Operator untuk Kelancaran Pengambilan PIN SPMB 2026Dinas Pendidikan Jawa Timur mengerahkan 7.212 operator dan tim helpdesk untuk memastikan kelancaran layanan pengambilan Personal Identification Number (PIN) Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, menghindari antrean panjang dan kepanikan calon peserta.
-
News •Disdik Jatim Perluas Jejaring Kolaborasi Antardaerah, Dorong Kualitas Pendidikan VokasiDinas Pendidikan Jawa Timur (Disdik Jatim) terus memperluas jejaring kolaborasi antardaerah, salah satunya melalui partisipasi di PSBM XXVI. Langkah ini bertujuan memperkenalkan kualitas pendidikan vokasi Jatim dan membuka peluang kerja sama berkelanjutan
-
News •Kadindik Jatim: Silaturahim Idul Fitri Momentum Eratkan Keluarga dan Semangat BelajarKepala Dinas Pendidikan Jawa Timur menekankan **Silaturahim Idul Fitri** sebagai kesempatan berharga untuk memperkuat ikatan keluarga serta mempersiapkan diri menghadapi agenda pendidikan pasca-Lebaran.
-
News •Kadindik Jatim Dorong ASN Pendidikan Melek Teknologi untuk Layanan BerdampakKepala Dinas Pendidikan Jatim mengajak ASN Pendidikan melek teknologi, bukan hanya mahir mengoperasikan, tetapi juga mampu menciptakan dampak nyata dalam peningkatan kualitas layanan pendidikan publik.
-
News •Jawa Timur Raih Dua Penghargaan Kemendikdasmen, Perkuat Digitalisasi PendidikanProvinsi Jawa Timur sukses meraih dua penghargaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), menegaskan komitmen kuat dalam transformasi digitalisasi pendidikan melalui optimalisasi platform Rumah Pendidikan.
-
News •Gempita Awards 2025: Pemprov Jatim Dorong Mutu Guru dan Inovasi PendidikanPemerintah Provinsi Jawa Timur sukses menggelar Gempita Awards 2025, ajang bergengsi yang diikuti hampir 40 ribu guru untuk mendorong mutu dan inovasi pendidikan di Jawa Timur.
