Faisal Basri
-
Ekonomi •Faisal Basri Perkirakan Ekonomi RI Kuartal III-2020 Minus 3 PersenEkonom Senior, Faisal Basri memperkirakan pertumbuhan ekonomi kuartal III-2020 bakal berada di minus 3 persen. Angka ini jauh lebih besar dibandingkan proyeksi ditetapkan pemerintah di kisaran 0 persen sampai dengan minus 2 persen.
-
Ekonomi •Biodiesel Dinilai Bukan Solusi Kurangi Defisit Perdagangan Bidang EnergiEkonom Senior Faisal Basri mengatakan biodiesel bukan solusi untuk menghemat dan mengurangi defisit perdagangan energi Indonesia. Menurutnya, salah satu tujuan pengembangan biodiesel adalah untuk menekan impor minyak, sehingga memperbaiki transaksi perdagangan dan current account defisit.
-
Ekonomi •Defisit Energi RI Diperkirakan Capai USD 80 Miliar di 2040Ekonom Senior, Fasial Basri memperkirakan defisit energi di Tanah Air akan terjadi pada tahun 2021. Bahkan hingga 2040 defisit energi potensinya diperkirakan mencapai hingga USD 80 miliar.
-
Ekonomi •Pemerintah Diingatkan Fokus Penanganan Covid-19, Tak Hanya Pemulihan EkonomiEkonom Senior, Faisal Basri menilai pemerintah saat ini tengah terlalu fokus dalam mengejar ketertinggalan ekonomi dibanding mengurusi kesehatan. Dia pun mengingatkan, agar pemerintah tidak mengabaikan jumlah kasus Covid-19 terjadi di Tanah Air. Apalagi kasus per hari sudah tembus mencapai 3.000-an.
-
Ekonomi •Ada Virus Corona, Anggaran Gemuk Kemhan Jadi SorotanEkonom Senior Institute For Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri mengkritisi adanya anggaran gemuk di tubuh Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Ironisnya, dia menilai realokasi anggaran kementerian milik Prabowo Subianto itu terbilang irit dibandingkan kementerian/lembaga lainnya.
-
Ekonomi •Kritik Faisal Basri: Ekonomi Sangat Bergantung Pada Penanganan PandemiEkonom Senior Faisal Basri mengkritik sikap pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang lebih mementingkan penanganan ekonomi ketimbang pandemi Covid-19. Padahal, menurutnya, ekonomi juga dapat terselamatkan jika pemerintah telah memitigasi penyebaran pandemi.
-
Ekonomi •Virus Corona Ancam Indonesia Kehilangan Status Negara Menengah AtasEkonom Senior Faisal Basri menyoroti keberhasilan Indonesia naik kelas menjadi negara berpendapatan menengah atas (upper middle income). Dia juga mengkritisi beberapa pihak yang merayakan keberhasilan tersebut di tengah situasi pandemi virus corona (Covid-19).
-
Ekonomi •Faisal Basri Sentil Pengadaan Bansos Sembako Corona Tak Berdayakan UMKMFaisal Basri, menyarankan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19 diberikan dalam bentuk uang ketimbang sembako. Dia menilai pemberian bansos dalam bentuk makanan atau sembako tak memberikan manfaat bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta pasar tradisional.
-
Ekonomi •Faisal Basri Dorong Pemerintah Miliki Rencana Jangka Panjang Pemulihan EkonomiEkonom Senior Institute For Development of Economics and Finance (INDEF), Faisal Basri, menilai program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tidak mencerminkan pemulihan ekonomi jangka panjang. Oleh karena itu, dia menyarankan pemerintah memfokuskan PEN pada yang paling terdampak saja.
-
Ekonomi •Fakta Terbaru Langkah Berutang Pemerintah Jokowi Demi Tangkal Dampak CoronaPemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin memutuskan untuk melebarkan defisit dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 5,07 persen dalam 3 tahun atau sampai 2022. Penerbitan surat utang Indonesia sendiri dilakukan untuk menambah jumlah pembiayaan penanganan Covid-19.
-
Ekonomi •BUMN Disarankan Gandeng UMKM Redam Dampak CoronaEkonom Senior Universitas Indonesia, Faisal Basri, menyarankan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bekerja sama dengan Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) untuk bersama-sama meredam dampak pandemi Virus Corona. Kerja sama tersebut nantinya akan menguntungkan dua pihak.
-
Ekonomi •Bantuan Modal Negara Rp155 T Dicurigai Untuk BUMN Bayar UtangEkonom Faisal Basri menjelaskan, dana talangan yang diberikan pemerintah kepada beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bisa dipastikan untuk bayar utang. Sebab BUMN-BUMN tersebut dinilai sudah tak memiliki kemampuan untuk membayar kewajibannya.
-
Ekonomi •Utang Bengkak, Virus Corona, dan Rasio Pajak Terendah Sejak Era OrbaEkonom, Faisal Basri, angkat bicara mengenai upaya pemerintah untuk menangani pandemi Virus Corona dengan mengandalkan utang. Menurutnya, utang membengkak karena penerimaan negara dari perpajakan terus menurun dari tahun ke tahun. Hal tersebut pun seolah tak mendapat perhatian dari pemerintah.
-
Ekonomi •Faisal Basri: Ini Saatnya Masyarakat Nikmati Harga BBM MurahPaling tidak, pemerintah bisa mengambil keuntungan atau laba yang dinikmati oleh pom bensin, baik milik pemerintah maupun swasta untuk dijadikan tabungan. Sehingga, apabila harga minyak mentah dunia kembali naik, pemerintah tidak turut menaikkan harga BBM.
-
Ekonomi •Faisal Basri Soal IMF Prediksi Ekonomi Dunia Naik di 2021: Pemulihan Tak Secepat ItuEkonom senior Faisal Basri mengkritik proyeksi International Monetary Fund (IMF) yang memprediksi laju pertumbuhan ekonomi akan membaik pada 2021. Menurutnya itu sulit terjadi lantaran butuh waktu yang tak sebentar untuk bisa pulih pasca penyebaran wabah virus corona (Covid-19).
-
Ekonomi •Penanganan Corona Kurang Tegas Bikin Ekonomi RI Sulit DiprediksiEkonom senior Faisal Basri mengaku sulit memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa penyebaran wabah virus corona (Covid-19) saat ini. Itu lantaran ketidakjelasan aturan yang dibuat pemerintah dalam menangani pandemi ini.
-
Ekonomi •Penanganan Virus Corona Tak Jelas, Ekonomi RI Bisa Tumbuh Minus 2,5 PersenFaisal mengatakan, pertumbuhan ekonomi tersebut bisa terjadi akibat langkah pemerintah dalam penanganan Covid-19 bertele-tele. Apalagi banyak kebijakan yang dilakukan pemerintah tidak dilakukan secara koordinasi yang baik, atau berjalan secara sendiri-sendiri.
-
Ekonomi •Faisal Basri: Ekonomi Bisa Pulih Jika Penanganan Pandemi Dilakukan SeriusDia mengatakan, kehadiran wabah virus corona di Indonesia telah merenggut berbagai sektor, mulai dari sektor riil hingga keuangan. Akibatnya, ekonomi Indonesia lumpuh karena beberapa sektor tersebut tidak bisa bergerak lagi.
-
Ekonomi •Faisal Basri Sebut CSR Perusahaan Tambang Jadi Rebutan PolitisiDia menyebut, saat ini di dunia hanya Indonesia yang mewajibkan CSR bagi perusahaan. Padahal CSR perusahaan tambang tidak boleh bersifat wajib.
-
Ekonomi •RUU Minerba Dinilai Bikin Taipan Batubara Makin Kuasai NegaraEkonom Senior Faisal Basri menilai Revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara (RUU Minerba) memberikan keringanan bagi pengusaha batubara nasional untuk memperbesar pemasukan uang untuk kantong perusahaan.
