hukum Indonesia
-
News •Polisi Karawang Ungkap Kasus Penganiayaan Mahasiswa, Pelaku dan Korban Sama-sama PelajarAparat kepolisian berhasil mengungkap kasus Penganiayaan Mahasiswa Karawang yang melibatkan dua pelajar, DMY dan ADK. Insiden tragis ini terjadi di Telukjambe Timur dan membuat korban mengalami luka serius.
-
News •Kemenkum Sulbar Perkuat Akses Keadilan Lewat Pelatihan Paralegal bagi 1.044 PesertaKantor Wilayah Kemenkum Sulawesi Barat menggelar pelatihan paralegal bagi 1.044 peserta dari enam kabupaten, bertujuan memperkuat akses keadilan masyarakat di wilayah tersebut.
-
News •Komdigi Normalisasi Akses Layanan Grok Bersyarat dengan Pengawasan KetatKomdigi resmi melakukan normalisasi akses layanan Grok secara bersyarat setelah X Corp berkomitmen perbaiki kepatuhan hukum, namun pengawasan ketat akan terus dilakukan untuk memastikan keamanan ruang digital.
-
News •Kejati Aceh Tangkap Buronan TPPO Imigran Rohingya, Terpidana Abdur Rohim Batubara Akhirnya DibekukKejaksaan Tinggi Aceh berhasil menangkap Abdur Rohim Batubara, buronan terpidana kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) imigran Rohingya, setelah menjadi DPO Kejaksaan Negeri Lhokseumawe.
-
News •LPSK Serukan Kesadaran Kolektif untuk Pencegahan Child GroomingLembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengajak seluruh pihak membangun kesadaran guna mencegah child grooming, kejahatan seksual terhadap anak yang kerap disalahpahami. Pahami modus dan landasan hukumnya agar anak terlindungi.
-
News •Hari Karyuliarto Minta Ahok dan Nicke Jadi Saksi dalam Sidang Korupsi LNG PertaminaMantan Direktur Gas PT Pertamina (Persero), Hari Karyuliarto, meminta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Nicke Widyawati bersaksi dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan LNG Pertamina, memicu sorotan terhadap periode kepemimpinan mereka.
-
News •KPK Dalami Bukti Penggeledahan Kantor Wali Kota Madiun, Kasus Pemerasan Fee Proyek Makin TerkuakKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami barang bukti dari penggeledahan Kantor Wali Kota Madiun, memperkuat penyidikan kasus pemerasan dan gratifikasi. KPK Dalami Bukti Wali Kota Madiun.
-
News •Rejang Lebong Siap Terapkan Pidana Sosial KUHP Baru Mulai 2026Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menyatakan kesiapan penuh untuk menerapkan pidana sosial sesuai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru mulai 2026, melibatkan sembilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) demi pemulihan keseimbangan sosial dan keadil
-
News •Kanwil Kemenkum Jambi Gelar Pelatihan Paralegal, Perkuat Akses Keadilan di Desa dan KelurahanKanwil Kemenkum Jambi menyelenggarakan pelatihan paralegal gelombang pertama 2026 untuk memperkuat peran Posbankum di desa dan kelurahan, memastikan akses keadilan merata bagi masyarakat.
-
News •Kejari Bogor Gencarkan Pencegahan Pelanggaran Hukum Usia Dini Melalui Program Jaksa Masuk SekolahKejaksaan Negeri Kabupaten Bogor aktif melakukan pencegahan pelanggaran hukum usia dini, menyasar anak penyandang disabilitas melalui Program Jaksa Masuk Sekolah untuk edukasi hukum dan perlindungan.
-
News •Kasus Anggota DPRD NTB Efan Limantika Berakhir Damai Melalui Restorative JusticeDugaan pemalsuan dokumen yang menyeret anggota DPRD NTB, Efan Limantika, kini resmi diselesaikan secara damai melalui mekanisme Restorative Justice, mengakhiri sengketa hukum yang sempat menjadi perhatian publik.
-
News •Integritas Pejabat Kejati Sulsel Ditekankan dalam Pelantikan BaruKepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) Didik Farkhan Alisyahdi menekankan pentingnya **integritas pejabat Kejati Sulsel** yang baru dilantik demi penegakan hukum yang tegas dan visioner, memicu rasa penasaran akan dampak kepemimpinan bar
-
News •Praktisi Hukum Tegaskan Posisi Polri di Bawah Presiden Hormati Amanat Reformasi 1998Praktisi hukum menilai penempatan Polri langsung di bawah Presiden merupakan bentuk penghormatan terhadap amanat reformasi 1998, sekaligus memperkuat akuntabilitas dan profesionalisme Korps Bhayangkara.
-
News •Kemenkum Papua Bentuk 4.771 Posbankum, Perkuat Akses Bantuan Hukum MasyarakatKantor Wilayah Kementerian Hukum Papua telah membentuk 4.771 Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di empat provinsi, memperluas akses bantuan hukum bagi masyarakat kurang mampu di Tanah Papua.
-
News •Polda NTB Resmi Bentuk Direktorat Reserse PPA dan PPO, Perkuat Penanganan Perempuan dan AnakPolda NTB kini memiliki Direktorat Reserse PPA dan PPO yang baru dibentuk, fokus pada perlindungan perempuan, anak, dan pemberantasan perdagangan orang, menandai langkah maju dalam penanganan kasus rentan.
-
News •Polres Cirebon Kota Selidiki Video Pesta Sesama Jenis Viral, Dua Orang DiamankanVideo pesta sesama jenis yang diduga terjadi di Cirebon viral di media sosial. Polres Cirebon Kota bergerak cepat menyelidiki, mengamankan dua orang untuk dimintai keterangan.
-
News •Kejari Bireuen Tahan Bendahara DPMGP-KB Terkait Dugaan Korupsi BOKB Bireuen Rp1,1 MiliarKejaksaan Negeri Bireuen menahan bendahara DPMGP-KB berinisial AM atas dugaan Korupsi BOKB Bireuen dan nonfisik tahun anggaran 2024, menimbulkan kerugian negara mencapai Rp1,1 miliar lebih.
-
News •Revisi UU HAM: Wakil Menteri HAM Tegaskan untuk Perkuat Lembaga, Bukan MelemahkanWakil Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Mugiyanto menyatakan bahwa revisi Undang-Undang (UU) Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM bertujuan untuk memperkuat lembaga-lembaga HAM di Indonesia, sekaligus menepis dugaan pelemahan kewenangan Komnas HAM.
-
News •Unpak Hadirkan Ketua KY Bahas Pentingnya Integritas Hakim dalam Penegakan HukumUniversitas Pakuan menggelar kuliah umum bersama Ketua Komisi Yudisial, Abdul Chair Ramadhan, membahas implementasi kode etik dan pedoman perilaku hakim guna memperkuat integritas hakim serta kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.
-
News •Penyidikan Kasus Gratifikasi DPRD NTB Tuntas, Tiga Legislator Segera DisidangKejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat (Kejati NTB) telah menuntaskan penyidikan kasus gratifikasi DPRD NTB dengan penetapan tiga legislator sebagai tersangka, berkas perkara kini dilimpahkan ke penuntut umum.
