masyarakat adat
-
News •DPRD Sulteng Sahkan Perda PPMHA, Lindungi Masyarakat Adat Lintas WilayahDPRD Sulteng resmi sahkan Perda PPMHA Sulteng untuk melindungi hak-hak masyarakat adat di seluruh wilayah. Perda ini diharapkan mampu mengatasi konflik lahan dan degradasi lingkungan yang kerap mengancam komunitas adat.
-
News •202,89 Ribu Hektare Wilayah Adat di Bengkulu Terancam Konflik, AMAN Soroti Tata Kelola HutanSepanjang 2025, sebanyak 202,89 ribu hektare wilayah adat di Provinsi Bengkulu menghadapi konflik serius, terutama dengan sektor kawasan hutan negara. AMAN Bengkulu mendesak kepala daerah untuk segera mengatasi Konflik Wilayah Adat Bengkulu demi perlindun
-
News •Pemprov Papua Barat Alokasikan Rp1 Miliar untuk Pengembangan Hutan Adat di 2026Pemerintah Provinsi Papua Barat mengalokasikan Rp1 miliar pada 2026 untuk program pengembangan hutan adat di Teluk Bintuni dan Kaimana, mempercepat pengakuan serta pengelolaan demi kelestarian dan kesejahteraan.
-
News •Tokoh Adat Bengkayang Minta Etika Pemasangan Plang PKH Diutamakan, Hindari Konflik di MasyarakatTokoh adat Bengkayang mendesak pemerintah mengedepankan etika dalam pemasangan plang PKH, guna mencegah potensi konflik dan menjaga kondusivitas wilayah adat.
-
News •Kemenbud: Pengakuan Adat Kedang Ipil Dorong Semangat Pelestarian Budaya Lokal di IndonesiaPenerbitan Perda tentang Pengakuan Adat Kedang Ipil di Kutai Kartanegara dinilai vital oleh Kemenbud, diharapkan memicu daerah lain segera menyusun regulasi serupa demi pelestarian kebudayaan lokal.
-
News •Menteri PPPA Dengarkan Aspirasi Perempuan Suku Tengger di Probolinggo, Dorong Pemberdayaan EkonomiMenteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi mendengarkan langsung aspirasi perempuan Suku Tengger di Probolinggo, Jawa Timur, membahas peningkatan pendidikan, akses usaha, dan peran desa, sebuah langkah penting untuk pemberdayaan perempuan Suku Tengger.
-
News •UI Tekankan Pentingnya Keterlibatan Masyarakat Adat Papua dalam Kebijakan Otsus dan K3Universitas Indonesia (UI) menyoroti krusialnya Keterlibatan Masyarakat Adat Papua dalam perumusan kebijakan, terutama terkait dana Otsus dan keselamatan kerja, demi efektivitas dan legitimasi.
-
News •Tokoh Adat Badui Desak Pemerintah Segera Realisasikan Pembangunan Jalan Simpang - CibolegerJaro Oom, tokoh adat Badui, mendesak Pemprov Banten dan Pemkab Lebak mempercepat pembangunan jalan Simpang - Ciboleger yang rusak parah. Pembangunan Jalan Badui ini krusial untuk ekonomi lokal.
-
Ekonomi •Pemerintah Komitmen Percepat Pendaftaran Tanah Ulayat Papua untuk Kesejahteraan AdatPemerintah melalui Kementerian ATR/BPN berkomitmen mempercepat Pendaftaran Tanah Ulayat Papua. Langkah ini bertujuan melindungi hak adat dan memastikan kesejahteraan masyarakat lokal.
-
News •Pemerintah Papua Tegaskan Pentingnya Perlindungan Hak Ulayat sebagai Identitas dan KedaulatanPemerintah Provinsi Papua menekankan pentingnya perlindungan Hak Ulayat Papua sebagai warisan leluhur dan identitas. Langkah strategis ini bertujuan memperkuat pengakuan hukum bagi masyarakat adat.
-
News •Indonesia Tegaskan Komitmen Majukan Hak Tenurial Masyarakat Adat di COP30Pemerintah Indonesia menegaskan komitmen kuatnya untuk memajukan hak tenurial masyarakat adat dan komunitas lokal, sebuah langkah strategis yang diumumkan pada COP30 di Brazil.
-
News •DPD RI Tegaskan Upaya Indonesia Atasi Perubahan Iklim di COP30, Dorong Legislasi LingkunganKetua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin menegaskan Indonesia serius tangani perubahan iklim di COP30, melalui langkah eksekutif dan legislatif, termasuk dorongan regulasi dan perdagangan karbon.
-
News •Greenpeace Dorong Perdagangan Karbon sebagai Kunci Pendanaan Penyelamatan Hutan di IndonesiaCountry Director Greenpeace Indonesia, Leonard Simanjuntak, menyerukan Perdagangan Karbon sebagai solusi pendanaan penyelamatan hutan. Mengapa ini krusial bagi masa depan iklim dan masyarakat adat?
-
News •Pemerintah Indonesia Serahkan 1,4 Juta Hektar Hak Hutan Adat untuk Masyarakat LokalPemerintah Indonesia berkomitmen menyerahkan 1,4 juta hektar hak hutan adat kepada masyarakat adat. Langkah ini menunjukkan dedikasi kuat terhadap lingkungan dan kesejahteraan komunitas yang terpinggirkan.
-
News •Komitmen Indonesia dalam Pengelolaan Hutan Adat di COP30 Mendapat Apresiasi DuniaIndonesia menunjukkan komitmen kuat dalam Pengelolaan Hutan Adat, yang diapresiasi dunia pada KTT Perubahan Iklim COP30. Langkah ini selaras dengan visi Presiden untuk aksi iklim global.
-
News •Kabupaten Sarolangun Usulkan Sembilan Hutan Adat Baru, Perluas Konservasi LingkunganSarolangun Jambi mengusulkan sembilan hutan adat baru seluas 979 hektare. Proses verifikasi teknis telah dilakukan, menandai komitmen terhadap kelestarian Hutan Adat Sarolangun dan pengakuan masyarakat hukum adat.
-
Ekonomi •Menhut: 1,4 Juta Hektare Hutan Adat Bukti Komitmen Indonesia Jaga LingkunganMenteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengumumkan alokasi 1,4 juta hektare Hutan Adat sebagai bukti nyata komitmen Indonesia terhadap lingkungan dan hak masyarakat adat, sekaligus menekan deforestasi.
-
News •Polda Papua Mediasi Lahan RSUP Jayapura: Solusi Damai untuk Fasilitas Kesehatan PentingPolda Papua memediasi sengketa lahan pembangunan RSUP Jayapura antara Universitas Cenderawasih dan masyarakat adat. Akankah solusi damai tercapai demi fasilitas kesehatan vital?
-
News •Moratorium 1 Tahun: Penambangan Emas Papua Barat di Wasirawi Dihentikan Sementara, Tunggu Izin Resmi?Masyarakat adat, pemerintah daerah, dan kepolisian sepakat menghentikan sementara penambangan emas ilegal di Wasirawi, Papua Barat, hingga izin resmi terbit. Apa alasan di balik langkah penting ini?
-
News •Beri Kontribusi Sektor Ekonomi, Majelis Adat Kerajaan Nusantara Dukung Pembangunan NasionalDeklarasi ini merupakan tonggak penting untuk memperkuat peran kerajaan Nusantara dalam pembangunan bangsa.
