Nama domain
-
Komunitas Rancage & PANDI Bikin Konsep Greenscreen di Hari Bahasa Ibu InternasionalSejumlah komunitas dan lembaga pegiat bahasa Sunda menggelar berbagai acara untuk menyambut Hari Bahasa Ibu Internasional (HBII) pada 21 Februari tahun ini. Antara lain lomba membuat konten website bahasa Sunda, olimpiade bahasa Sunda tingkat SMP-SMA, dan lomba film pendek yang diadaptasi dari cerpen berbahasa Sunda.
-
PANDI-Ditjen Kekayaan Intelektual Perkuat Kemitraan Lindungi Pemilik Merek & DomainPengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) memperkuat kembali kerja sama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI di 2021 untuk melindungi pemegang merek dan pengguna domain .ID di Tanah Air.
-
PANDI Minta Peraturan Gubernur, Ridwan Kamil: Siap Dukung Digitalisasi Aksara SundaGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil siap mendukung kegiatan digitalisasi aksara Sunda yang sedang diupayakan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) dan komunitas pegiat aksara Sunda dan pemangku kepentingan lainnya.
-
PANDI: Nama Domain .ID 'Juara' di ASEAN, Salip Vietnam di 2021Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) menargetkan pertumbuhan nama domain .ID sekitar 9 persen menjadi 532.213 domain pada tahun ini. Target tersebut menjadikan domain .ID menjadi cc-TLD (country code-top level domain) tertinggi di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).
-
PANDI Targetkan Pertumbuhan 532.213 Nama Domain Tahun IniPengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), registri nama domain tingkat tinggi kode negara Indonesia domain .ID, mencatat kinerja positif dan melampaui target nama domain dengan raihan 486.814 domain per Desember 2020. Jumlah itu naik 133.909 domain atau 37,9 persen dari tahun sebelumnya.
-
Dukung Anugerah Sastera Rancage, PANDI Ingin Bahasa Daerah Masuk ISO 3166Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) mendukung kegiatan Anugerah Sastera Rancagé 2021 yang digelar secara virtual di platform Zoom dan YouTube pada Minggu (31/1). Kegiatan pemberian penghargaan bagi sastra daerah ini akan dihadiri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim.
-
PANDI: Lomba Website Aksara Bali Akan Muluskan Pendaftaran ke Lembaga Internet DuniaPelestarian aksara Bali di era digital seperti sekarang banyak ragamnya. Salah satunya melalui lomba pembuatan website dengan konten beraksara Bali. Ini juga salah satu strategi Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) untuk memuluskan upaya pendaftaran aksara Bali ke lembaga internet dunia (ICANN).
-
CFI Desak Pemerintah Dukung Digitalisasi Budaya Bangsa termasuk Aksara DaerahKandasnya permohonan digitalisasi aksara Jawa yang diajukan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) ke lembaga internet dunia (ICANN) mendapat sorotan tajam sejumlah pemerhati budaya. Mereka menyayangkan lantaran pemerintah kurang hadir mendorong upaya tersebut.
-
Terancam Punah, Pendaftaran Aksara Jawa ke Lembaga Internet Dunia KandasPermohonan Internationalize Domain Name (IDN) untuk aksara Jawa oleh Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) ke lembaga internet dunia, Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN), pada Juli lalu, akhirnya kandas. Hal ini berdasarkan jawaban yang diterima PANDI dari ICANN melalui surat eletroni
-
Digitalisasi Aksara Sunda Stagnan, Filolog Kirim Surat Terbuka untuk Ridwan KamilPegiat aksara Sunda, Ilham Nurwansah dan Dadan Sutisna, mengirimkan surat terbuka di laman Facebook-nya kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Selasa (15/12). Karena surat mereka yang meminta dukungan pemerintahan daerah terhadap kegiatan pendaftaran aksara sunda ke lembaga internet dunia tidak direspons.
-
PANDI: Digitalisasi Aksara Nusantara Dapat Dukungan Banyak Lembaga termasuk UNESCOPengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) mendapat apresiasi dan dukungan banyak pihak termasuk UNESCO terhadap upaya digitalisasi aksara nusantara ke dalam format internationalize domain name (IDN), sehingga aksara nusantara bisa diakses dan dipergunakan di internet.
-
Yakinkan Lembaga Internet Dunia, PANDI Bikin Lomba Web Berkonten Aksara LontaraSetelah aksara Jawa, Sunda, dan Bali, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) kembali menggelar lomba pembuatan website dengan konten aksara daerah Lontara (Sulawesi Selatan). Bekerja sama dengan Yayasan Aksara Lontaraq Nusantara (YALN), lomba ini juga untuk membuktikan pada lembaga internet dunia.
-
Mungkin Anda, PANDI Umumkan Pemenang Lomba Website Berkonten Aksara JawaLomba pembuatan website berkonten aksara Jawa akhirnya mencapai puncak. Pasalnya, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), komunitas pegiat aksara Jawa di Yogyakarta, dan Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan tiga nama para pememangnya.
-
PANDI Segera Lakukan Digitalisasi Aksara PegonPengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) segera melakukan digitalisasi aksara Pegon, supaya tidak punah digilas perkembangan dunia digital. Aksara Pegon adalah huruf Arab yang digunakan untuk menuliskan bahasa Jawa misalnya, dengan kaidah-kaidah tertentu. Selama ini aksara Pegon digunakan dalam penulisan naska
-
PANDI Perpanjang Lomba Web Aksara Sunda hingga 2021, agar Pendaftaran di ICANN LancarPendaftaran lomba pembuatan situs web berdomain aksara Sunda diperpanjang hingga 31 Januari tahun depan (2021). Semula masa pendaftaran dan batas akhir konten ditutup pada 25 November mendatang.
-
Digitalisasi Aksara-aksara NusantaraPada Juni lalu, PANDI berhasil mendaftar domain aksara Jawa (hanacaraka) ke Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN). Aksara Sunda, Bali, Rejang, Batak, Bugis, dan Makassar segera didaftarkan juga, karena aksara-aksara daerah itu sudah memiliki standar di Unicode.
-
Digitalisasi Aksara Lontara, PANDI Bermitra dengan Yayasan Aksara Lontaraq NusantaraPengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) meneken nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Yayasan Aksara Lontaraq Nusantara di Jakarta, kemarin (5/11). Aksara Lontara dikenal sebagai aksara Bugis, aksara Bugis-Makassar, atau aksara Lontara Baru.
-
Dinas Kebudayaan DIY dan PANDI Kawal Pelestarian Aksara Jawa di Dunia MayaDinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berkomitmen untuk berperan aktif dalam pelestarian, pembinaan, dan pengembangan aksara Jawa khususnya di dunia maya. Termasuk bekerja sama dengan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI).
-
Pemerintah dan Gubernur Yogyakarta Dukung Program Digitalisasi Aksara Daerah PANDIKementerian Komunikasi dan Informatika RI dan Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X mendukung upaya digitalisasi aksara daerah yang dilakukan oleh Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI).
-
Kolaborasi Keren PANDI dan PPI: Populerkan Digitalisasi Aksara-aksara Daerah ke DuniaPengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) gencar menggaungkan program "Merajut Nusantara melalui Digitalisasi Aksara Nusantara". Komitmen tersebut diungkapkan dalam acara penutupan Simposium Internasional Perhimpunan Pelajar Indonesia Seluruh Dunia (PPI Sedunia) yang dilaksanakan secara daring, Minggu (30/8).
