Ruang Digital
-
News •Menkomdigi Ajak Lulusan Perguruan Tinggi Jadi Penjaga Ruang Digital, Tingkatkan Literasi Digital NasionalMenteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mendorong lulusan perguruan tinggi untuk menjadi agen perubahan dan pandu Literasi Digital, menjaga kualitas informasi di era post-truth serta mengimplementasikan PP Tunas.
-
News •Komitmen Pengurangan Iklan Digital bagi Anak Diharapkan Perkuat Perlindungan di Ruang SiberModel promosi ini dinilai lebih sulit dikenali sebagai iklan dan berpotensi menjangkau anak serta remaja secara masif.
-
Politik •Komisi I DPR Dukung Kemkomdigi Tegakkan Aturan PSE WikipediaKomisi I DPR RI mendukung penuh Kemkomdigi dalam menegakkan Aturan PSE Wikipedia. Ultimatum telah diberikan, bagaimana masa depan akses pengetahuan publik di Indonesia?
-
News •Menkomdigi Dorong Transformasi Layanan Publik Digital, BPJS Kesehatan Jadi ContohMenteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mendorong transformasi layanan publik digital untuk optimalisasi akses masyarakat, dengan menyoroti keberhasilan layanan PANDAWA BPJS Kesehatan.
-
News •Forum Anak Natuna Dukung Penuh PP Tunas, Jamin Perlindungan Anak di Ruang DigitalForum Anak Natuna (FAN) menyatakan dukungan penuh terhadap Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola dan Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP Tunas) demi menjamin keamanan anak dari bahaya dunia maya.
-
News •PP Tunas: Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital, Momentum Penting bagi Orang TuaPP Tunas resmi berlaku, menjadi langkah maju Komdigi dalam memperkuat perlindungan anak digital. Kebijakan ini diharapkan memberi ruang bagi orang tua untuk mendampingi anak secara bijak di era digital.
-
News •PP Tunas Perkuat Perlindungan Anak Digital, Benteng Baru Keluarga IndonesiaPeraturan Pemerintah (PP) Tunas hadir sebagai benteng tambahan untuk memperkuat fungsi perlindungan dalam pembangunan keluarga, khususnya dalam menjaga anak di ruang digital dari berbagai risiko.
-
News •Pemerhati Anak Harap PP Tunas Efektif Lindungi Generasi Muda di Ruang DigitalPeraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 atau PP Tunas diharapkan mampu memberikan perlindungan efektif bagi anak-anak Indonesia dari berbagai risiko di ruang digital, memastikan masa depan mereka lebih aman.
-
News •Kawal Pembatasan Usia Media Sosial: Peran Orang Tua Krusial Lindungi Anak di Ruang DigitalAkademisi Unpatti dan Komdigi soroti pentingnya peran orang tua dalam mengawal kebijakan pembatasan usia media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi mencegah dampak negatif ruang digital.
-
News •Meta Tekankan Keamanan Digital, Standar Konten, dan Peluang Monetisasi bagi JurnalisSharon menegaskan bahwa pemahaman terhadap ekosistem platform digital menjadi kebutuhan penting bagi jurnalis saat ini.
-
News •Psikolog Sambut PP TUNAS, Gebrakan Pemerintah Selamatkan Generasi DigitalPsikolog anak dan keluarga Sani B. Hermawan menilai Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 atau PP TUNAS, merupakan gebrakan pemerintah untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa dari berbagai risiko kejahatan di platform digital.
-
News •Kebijakan Pembatasan Medsos Anak Butuh Fasilitas Ramah Anak Agar EfektifPakar kebijakan publik Unsoed menilai kebijakan pembatasan medsos anak harus diiringi penyediaan fasilitas ramah anak agar implementasinya berjalan optimal di daerah dan melindungi anak dari dampak negatif.
-
News •Pembatasan Media Sosial Anak: Akademisi Unsoed Tekankan Dukungan Multi-Sektor untuk Implementasi PP TunasKebijakan pembatasan media sosial anak melalui PP Tunas membutuhkan dukungan lintas sektor agar implementasinya efektif, terutama di tingkat daerah, menurut akademisi Unsoed.
-
News •Orang Tua dan Remaja Beri Tanggapan Beragam soal Efektivitas PP Tunas Lindungi Anak di Ruang DigitalPeraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 atau PP Tunas mulai berlaku, menuai beragam respons dari orang tua dan remaja terkait perlindungan anak di ruang digital. Simak pandangan mereka.
-
News •Anak-anak Kaltara Sambut Positif Kebijakan Pembatasan Platform DigitalAnak-anak di Kalimantan Utara menyuarakan dukungan positif terhadap kebijakan pembatasan platform digital, menilai langkah pemerintah ini sangat bermanfaat untuk perlindungan dan tumbuh kembang mereka.
-
News •PP Tunas Dorong Peran Aktif Orang Tua Dampingi Anak di Ruang DigitalWakil Menteri Kemenekraf Irene Umar tegaskan PP Tunas menjadi momentum penting untuk tingkatkan peran aktif orang tua dalam mendampingi anak di ruang digital, demi ekosistem digital yang sehat.
-
News •BKPRMI: Implementasi PP Tunas Wajib Diiringi Penguatan Akhlak Anak di Ruang DigitalDPP BKPRMI menegaskan bahwa implementasi PP Tunas harus dibarengi dengan penguatan akhlak anak, sebab krisis moral menjadi tantangan utama di ruang digital yang perlu diatasi.
-
News •PKBI Lampung: Peningkatan Kapasitas Keluarga Kunci Perlindungan Anak DigitalPKBI Lampung menekankan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi anak di ruang digital, melengkapi kebijakan Perlindungan Anak Digital agar lebih komprehensif dan berbasis hak anak.
-
News •DPRD Palembang Apresiasi Pembatasan Akun Medsos Anak Usia di Bawah 16 TahunDPRD Palembang menyambut baik kebijakan pembatasan akun medsos anak usia di bawah 16 tahun yang mulai berlaku 28 Maret 2026, sebagai langkah Komdigi melindungi anak di ruang digital.
-
News •Kemenag Perkuat Literasi Digital Siswa Santri Melalui Implementasi PP TUNASKementerian Agama (Kemenag) memperkuat literasi digital siswa santri di lingkungan pendidikan agama dan keagamaan sebagai bagian dari implementasi PP TUNAS, guna mencetak generasi muda yang cakap digital, beretika, dan berkarakter.
