UU Pemilu
-
Politik •Cegah Politik Identitas, PKS Minta Ambang Batas Capres 10 Persen"Sikap PKS tentang Presidential Threshold (PT) sejak awal tegas dan konsisten, bahwa kami memperjuangkan angka PT untuk diturunkan. Karena konstelasi pilpres sangat ditentukan oleh figur dan angka PT serta dukungan partai," katanya lewat keterangannya, Rabu (15/12).
-
Politik •2 Anggota DPD Gugat UU Pemilu ke MK, Minta Ambang Batas Pencalonan Presiden 0%Fachrul Razi dan Bustami Zainudin mendaftarkan gugatan berupa permohonan pengujian materiil Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu terkait presidential threshold didampingi kuasa hukum Refli Harun.
-
Politik •Waktu Tak Memadai, Komisi II Nilai Revisi UU Pemilu Sulit Dilakukan pada 2022Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mengusulkan revisi UU Pemilu kembali masuk Prolegnas Prioritas 2022. Namun, pembahasan revisi UU itu pada tahun depan dinilai akan sulit dilakukan karena tidak cukup waktu, sebab beriringan dengan tahapan Pemilu yang akan dimulai Juni 2022.
-
Politik •Anggota DPR Nilai Revisi UU Pemilu Lebih Baik Dilakukan Sebelum Juni 2022Hal itu agar tidak terjadi kekacauan pelaksanaan tahapan-tahapan dan jadwal Pemilu 2024.
-
Politik •DPR Minta Pemerintah Dengar Aspirasi DPD soal Revisi UU Pemilu Masuk ProlegnasPemerintah diminta mendengar aspirasi DPD RI yang mengusulkan revisi UU Pemilu masuk Prolegnas Prioritas 2022. Pemerintah sebelumnya menolak wacana revisi UU Pemilu yang diusulkan DPR sehingga dikeluarkan dari Prolegnas Prioritas.
-
Politik •DPR Sebut Usulan Revisi UU Pemilu Masuk Prolegnas Sulit Karena Pemerintah Menolak"Ini yang enggak mau revisi undang-undang, pemerintah. Yaudah kalau bertepuk sebelah tangan, enggak bisa," ujar Wakil Ketua Baleg Willy Aditya.
-
Politik •DPD Usul Revisi UU Pemilu Kembali Masuk Prolegnas PrioritasRevisi UU Pemilu sebelumnya telah dikeluarkan DPR RI dari Prolegnas Prioritas pada 9 Maret 2021.
-
Politik •Ada 17 Juta Suara Tak Sah, Perludem Nilai Karena Sistem Pemilu RI yang RumitDirektur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Khoirunnisa Nur Agustyati menyoroti angka suara tidak sah dalam pemilu. Sejak 1999, lanjut dia, jumlah suara tidak sah terus meningkat.
-
Politik •MK Tolak Uji Materi 18 Pasal UU Pemilu Terkait Pencalonan Presiden"Amar putusan mengadili, menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya," kata Ketua Majelis Hakim Konstitusi Anwar Usman
-
Politik •KPU Minta Pemanfaatan Teknologi untuk Pemilu 2024 Harus Didukung UU PemiluMenurut Evi, setiap tahapan pemilu akan memanfaatkan teknologi informasi, khususnya untuk menggunakan SIREKAP dalam membantu rekapitulasi suara.
-
News •Tak Ada Mekanisme Capres Perseorangan, UU Pemilu Digugat Ke MKDalam perbaikan ini, Yunan menyebutkan bahwa para Pemohon awalnya mendalilkan 18 pasal dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Namun pada perbaikan ini, para Pemohon menyederhanakan pasal-pasal yang diujikan menjadi Pasal 223 ayat (1) UU Pemilu.
-
Politik •18 Pasal UU Pemilu Terkait Pencalonan Presiden Digugat ke MKMajelis Sidang Panel, Hakim Konstitusi Enny meminta para Pemohon mempelajari permohonan yang pernah diajukan para pihak ke MK sebelumnya. Mengingat permohonan yang diajukan belum ada benang merah permohonannya.
-
News •PBB Duga Ada Intervensi Politik di Putusan MKSekjen PBB, Afriansyah Ferry Noor mengatakan, pihaknya keberatan dengan adanya putusan MK ini. Jika berazaskan keadilan, seharusnya seluruh partai yang lolos verifikasi administrasi dan faktual pada Pemilu 2019, tidak perlu lagi melakukannya pada 2024 mendatang.
-
News •Keputusan MK Soal Verifikasi Faktual Dinilai Tidak Konsisten dan MembingungkanPangi mengatakan, putusan tersebut juga menimbulkan pertanyaan bagi partai partai yang tidak lolos parliamentary threshold namun pernah melakukan verifikasi faktual pada saat 2019. Untuk itu, dia menyarankan, seluruh partai tetap menjalankan verifikasi faktual jelang pemilu 2024 mendatang.
-
News •Pengamat Soal Verifikasi Partai: MK Aneh Koreksi Putusannya SendiriRay mengungkapkan, tidak jelas pula alasan atau argumen MK membatalkan putusan mereka yang sebelumnya. Apakah karena dirasa putusan yang sebelumnya memiliki kekurangan, ketidaktepatan, atau kecacatan, dan sebagainya. Sejatinya, dia menerangkan, pembatalan putusan sebelumnya diterangkan dengan jelas dalam pertimbangan.
-
News •Perludem Nilai Putusan MK Soal Uji Materi UU Pemilu Tak Kedepankan Azas KeadilanDirektur Eksekutif Perludem, Khoirunnisa Nur Agustyati mengatakan, seharusnya semua partai politik tetap melakukan verifikasi faktual dan administrasi. Mengingat ada kondisi dinamis menyebabkan setiap partai tetap harus melakukan verifikasi faktual.
-
Politik •Partai Garuda Soal Putusan Verifikasi Parpol: MK NgawurPadahal, Partai Garuda mendorong agar parpol mendapat kemudahan dan perlakuan khusus untuk memperoleh kesempatan dan manfaat yang sama. Tujuannya mencapai persamaan dan keadilan dalam soal verifikasi oleh negara melalui lembaga penyelenggara.
-
Politik •Golkar dan PPP Sepakat UU Pilkada Tak Perlu DiubahSelain itu, Golkar dan PPP menjalin kerja sama dalam bidang pembangunan ekonomi. Keduanya sepakat membentuk tim untuk mempersiapkan rancangan pembangunan jangka panjang 2025-2045.
-
Politik •PKS Duga Revisi UU Pemilu Bakal Dilakukan Jelang 2024Ia mengatakan, sikap mengenai ambang batas pencalonan presiden maupun ambang batas parlemen tentunya akan muncul lobi-lobi dari partai-partai.
-
News •Tahapan Pemilu 2024 akan Dimulai Tahun DepanDirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Bahtiar menyebut persiapan Pemilu 2024 akan dimulai pada tahun 2022. Bahtiar mengatakan, dalam UU Pemilu menyebutkan perlu 20 bulan untuk menyiapkan tahapan.
