UU Pemilu
-
Politik •Ditolak PAN-PPP, Komisi II Sebut RUU Pemilu Demi Tatanan Politik yang Stabil"Semangat di kita itu, UU Pemilu ini kan ke depannya untuk berlaku jangka panjang, kita juga tidak mau ini semacam isu lima tahunan, setiap lima tahun revisi sesuatu yang belum kita uji berapa kali sudah kita revisi," jelas Saan kepada wartawan di DPR, Selasa (26/1).
-
Politik •Pimpinan Komisi II Sebut PDIP Ingin Pilkada Tetap Digelar Serentak 2024Saan mengatakan PDIP hanya memberikan catatan tetapi tidak memaksakan agar Pilkada tetap digelar di tahun 2024.
-
Politik •PPP: UU Pemilu Tak Harus Selalu Direvisi Setiap Pemilu"Kalau tidak revisi juga bagus. Jadi UU Pemilu tidak selalu direvisi setiap Pemilu," ujar politikus yang akrab disapa Awiek saat dihubungi, Selasa (26/1).
-
Politik •Anggota KPU Dukung Pemilu Nasional dan Daerah DipisahPramono mendukung pemisahan antara Pilpres, Pileg DPR RI, dan DPD RI sebagai Pemilu nasional dengan Pilkada, serta Pileg DPRD tingkat provinsi dan kabupaten/kota sebagai Pemilu lokal atau daerah.
-
Politik •Tolak Revisi, Ketum PAN Nilai UU Pemilu Masih Bisa Dipakai untuk 4 Kali PemiluKetua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menilai, Undang-undang Pemilu yang berlaku masih bisa digunakan untuk tiga sampai empat kali Pemilu mendatang. Sehingga, menurutnya, pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Pemilu tidak perlu dilanjutkan.
-
Politik •Komisi II DPR Targetkan Revisi UU Pemilu Selesai Dibahas Pertengahan 2021Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia menargetkan revisi UU Pemilu selesai pada pertengahan tahun 2021.
-
Politik •Revisi UU Pemilu Harus Segera Dirampungkan, Menyangkut Kejelasan Pilkada 2022 & 2023Revisi UU Pemilu harus segera dirampungkan untuk memberikan kepastian penyelenggaraan Pilkada pada 2022 dan 2023. Sebab berkaitan dengan anggaran Pilkada.
-
Politik •Perludem Sebut Pemilu Nasional dan Lokal Perlu Dipisah Agar Pemilih Tak BingungPemilu dengan lima surat suara pada 2019 memiliki beban cukup tinggi serta menyulitkan Pemilih.
-
Politik •Kompetisi 2 Paslon Tak Sehat Bagi Demokrasi, PKS Ingin Ambang Batas Presiden 10%Menurutnya, idealnya di Pilpres ada tiga hingga empat pasang calon. Di situ, akan memungkinkan adanya kontestasi karya dan gagasan.
-
Politik •Komisi II DPR Singgung Rekrutmen Anggota hingga Muncul Arogansi Penyelenggara PemiluDoli sempat protes dengan DKPP bahwa pengisian anggotanya merupakan orang-orang yang pernah bersaing dengan para anggota KPU maupun Bawaslu. Fakta itu tidak bisa disembunyikan.
-
Politik •RUU Pemilu: Ambang Batas Parlemen 5 Persen dan Ambang Batas Capres 20 PersenDalam draf pemutakhiran tertanggal 26 November 2020, ketentuan mengenai sistem Pemilu, serta ambang batas sudah diatur dengan tegas.
-
Politik •PAN: Pilkada Serentak Bareng Pemilu Nasional Paling Mungkin di 2026 atau 2027Dia menuturkan, yang jadi pertimbangan komisi II adalah tetap mengacu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK). Di situ menyatakan bahwa keserentakan itu adalah Pilpres, DPR, DPD yang dilakukan di 2024.
-
Politik •PSI Kritik Revisi UU Pemilu, PDIP Akui Memang Terasa Berat untuk Pendatang BaruAnggota Baleg DPR Fraksi PDIP, Hendrawan Supratikno menilai direvisinya UU Pemilu sudah melalui kajian. Dia tidak memungkiri adanya angka ambang batas memang terasa berat bagi parpol baru.
-
Politik •PSI Kritik Revisi UU Pemilu, PAN Setuju Tidak Diubah Tiap Lima TahunPada dasarnya, dia ingin UU Pemilu di evaluasi setelah berjalan tiga atau empat kali pemilu. Guspardi bilang, komisi II punya komitmen agar UU UU tidak di ganti-ganti.
-
Politik •PDIP Usul Sistem Proporsional Tertutup dan Ambang Batas Parlemen BerjenjangDjarot Saiful Hidayat mengatakan, sistem proporsional tertutup ini mengurangi politik uang yang kerap terjadi karena pertarungan bebas sistem proporsional terbuka.
-
Politik •Perludem Usul Ambang Batas DPR dan DPRD DibedakanDia mengatakan tujuan dari berjenjang untuk meminimalisir perolehan suara yang terbuang sia-sia karena angka ambang batas yang cukup tinggi dan berlaku sama.
-
Politik •Ambang Batas Presiden Hanya Membuat Partai Bangun Koalisi Pastikan MenangAmbang batas presiden, kata dia, menimbulkan problem bagi masyarakat. Sebab tidak memberikan alternatif pilihan kepada masyarakat. Hal inilah yang terjadi dalam dua pemilu terakhir.
-
Politik •Sistem Proporsional Tertutup, Perludem Khawatirkan Proses Rekrutmen Caleg oleh PartaiPerkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menilai jika penerapan sistem pemilu proporsional terbuka masih relevan untuk diterapkan dibandingkan proporsional tertutup. Dengan daerah pemilihan yang diperkecil, jumlah caleg tiap dapil sudah berkurang.
-
Politik •Proporsional Tertutup Buat Posisi Ketum Partai Sangat DominanDalam sistem proporsional tertutup posisi ketua partai menjadi sangat dominan. Tentu bisa saja muncul alasan, demi kualitas anggota DPR yang lebih baik. Namun, hal tersebut perlu dipertanyakan apakah memang demikian.
-
Politik •Perludem Harap Model Pemilu Nasional dalam RUU Pemilu Dilaksanakan 2024, Bukan 2029Pemilu serentak nasional akan berubah yang awalnya memilih lima posisi, kini telah dibagi menjadi pemilu serentak nasional dan daerah sesuai Draft Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu Tahun 2020 yang hanya memilih Presiden, Wakil Presiden, DPR dan DPD pada pemilu nasional.
