Wimboh Santoso
-
Ekonomi •Bos OJK sebut Jalur Pemulihan Ekonomi Semakin Terang, Ini IndikatornyaSelain itu, titik terang adanya pemulihan ekonomi nasional juga tercermin dari perbaikan Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia di November yang kembali menembus level 50.
-
Ekonomi •Bos OJK soal Perpanjangan Restrukturisasi Kredit: Kita Ingin UMKM Bangkit DuluanWimboh mencatat, total realisasi program restrukturisasi kredit di perbankan saat ini telah mencapai Rp934 triliun. Namun, dia tidak merinci secara detail terkait jumlah debitur penerima maupun nilai yang diberikan terhadap UMKM.
-
Ekonomi •OJK Fokus Sinergi dan Inovasi Perluas Akses Keuangan di DaerahOJK menggelar rapat koordinasi nasional (rakornas) TPAKD dengan tema Sinergi Percepatan Akses Keuangan di Daerah untuk Indonesia Maju. Rakornas ini dilakukan untuk meningkatkan literasi, edukasi, akses penyimpanan uang, akses pembayaran hingga akses pembiayaan masyarakat di daerah.
-
Ekonomi •Bos OJK Harap BPD Bisa Jadi Penggerak Perekonomian DaerahTak hanya pertumbuhan kredit, Noan Performing Loan (NPL) atau kredit macet BPD juga tetap terjaga di angka 3,09 persen. Angka ini lebih rendah dari NPL perbankan secara nasional. Padahal secara nasional banyak indikator perbankan yang terdampak akibat pandemi Covid-19.
-
Ekonomi •Ketua OJK Beberkan Penyebab Maraknya Kasus Gagal Bayar Lembaga KeuanganSebagai contoh, dia menyebutkan ada calon nasabah mengira produk yang ditawarkan oleh jasa keuangan adalah produk bank, sehingga tertarik untuk membeli. Namun, ternyata produk tersebut adalah asuransi unitlink yang menggabungkan layanan proteksi dengan investasi.
-
Ekonomi •Ketua OJK Sebut Tanda Pemulihan Ekonomi Indonesia Mulai TerlihatTanda perbaikan terlihat dari mulai perbaikan PDB Indonesia yang tumbuh di kuartal III tahun 2020 dan Indikator Purchasing Manager Index (PMI) juga mengalami peningkatan pada Oktober 2020 dari 47,2 ke 47,8.
-
Ekonomi •Bos OJK: Ekonomi Domestik Kekuatan Indonesia Lawan Dampak Covid-19Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso mengatakan, ekonomi Indonesia lebih resilient dalam menghadapi dampak pandemi karena memiliki kekuatan di sektor domestik.
-
Ekonomi •Bos OJK: Layanan Sektor Keuangan Tak Aman dan Nyaman, Silakan LaporKetua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan regulasi hingga roadmap pengawasan industri perbankan, non bank hingga asuransi dalam satu master plan agar layanan yang diberikan kepada masyarakat bisa aman dan nyaman.
-
Ekonomi •Integrasi Pengawasan Sektor Keuangan Jadi Spirit Dibentuknya OJKKetua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menjelaskan latar belakang dibentuknya Otoritas Jasa Keuangan di Indonesia. Pembentukan OJK dilakukan pada tahun 2011 berlandaskan Undang-Undang serta gagasan bahwa pengawasan sektor keuangan Indonesia harus menjadi satu dan terintegrasi.
-
Ekonomi •OJK Serahkan Kasus Raibnya Duit Nasabah Maybank Rp20 Miliar ke Penegak HukumOtoritas Jasa Keuangan (OJK) menyerahkan sepenuhnya kasus hilangnya dana nasabah PT Bank Maybank Indonesia Tbk kepada penegak hukum. Sejauh ini kedua belah pihak baik Maybank maupun Winda D Lunardi selaku nasabah telah melaporkan kasus ini ke kepolisian.
-
Ekonomi •Ada Fintech, Bank Tak Perlu Buka Cabang di DaerahKetua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso mengatakan, banyaknya populasi penduduk Indonesia turut membantu akselerasi keuangan digital, termasuk perbankan dan pembiayaan.
-
Ekonomi •Bos OJK: Akselerasi Digital Sektor Keuangan di Indonesia Bisa Tumbuh Lebih CepatKetua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso menyebut bahwa akselerasi digital dalam sektor keuangan Indonesia bisa tumbuh lebih cepat. Setidaknya, Indonesia mempunyai beberapa posisi menguntungkan dibandingkan negara lain.
-
Ekonomi •Indef Sebut Industri Keuangan Mulai Goyang di Kuartal III-2020Kata Tauhid, rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) relatif baik, namun rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) justru menurun akibat meningkatnya DPK dan penurunan kredit. Menurutnya jika sektor keuangan masih goyah maka akan terpuruk dalam jangka pendek ini.
-
Ekonomi •Bos OJK Optimis Kredit Macet Perbankan Tak Sampai 5 Persen Hingga Akhir 2020Dia sangat optimis karena program restrukturisasi seperti yang diatur dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 11 Tahun 2020 berjalan dengan baik.
-
Ekonomi •Bos OJK Tekankan Peran Penting Fatwa dalam Pengembangan Ekonomi Syariah RIKetua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso, menilai sistem ekonomi dan keuangan berbasis syariah sangat penting untuk dikembangkan di Indonesia. Menurut dia, saat ini merupakan momentum bagi Indonesia agar sistem syariah menjadi tulang punggung perekonomian nasional.
-
Ekonomi •OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Masih Sehat Terkendali di Tengah PandemiOtoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan ketahanan sektor jasa keuangan masih dalam kondisi baik dan terkendali di tengah pandemi Covid-19. Itu ditunjukan dengan permodalan dan likuiditas memadai serta profil risiko yang masih terjaga.
-
Ekonomi •OJK Nilai Penempatan Dana Tambahan Pemerintah Rp17,5 T Bakal Genjot Kredit BankSeperti diketahui, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) telah menerima penempatan titipan dana tahap kedua dengan nilai total sebesar Rp17,5 triliun. Di mana sebelumnya pemerintah telah menitipkan dana pada Himbara pada 25 Juni lalu senilai Rp30 triliun.
-
Ekonomi •OJK: Lembaga Keuangan Tak Bisa Bersaing Tanpa Lakukan Transformasi DigitalKetua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso menilai, transformasi digital kini menjadi suatu keharusan bagi seluruh lembaga keuangan dalam negeri. Mengingat telat sedikit saja memasuki ekosistem digital bisa berujung pada gagal bersaing di industri keuangan.
-
Ekonomi •Bos OJK: Digitalisasi Percepat Penyaluran BansosWimboh mengatakan, pemanfaatan digitalisasi yang kian membaik di berbagai lembaga keuangan dalam negeri sangat mempengaruhi percepatan realisasi bansos. Mengingat kian mudahnya proses pengumpulan dan verifikasi data masyarakat calon penerimaan manfaat bansos.
-
Ekonomi •OJK Catat Jumlah Nasabah yang Ajukan Restrukturisasi Kredit Mulai MendatarKetua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan penambahan jumlah nasabah yang melakukan restrukturisasi baik kredit maupun pembiayaan sudah tidak lagi menunjukkan tren kenaikan bahkan kini cenderung mendatar.
