Walau belum diluncurkan secara resmi, namun Peugeot 3008 telah wara-wiri di jalanan di China, tanpa kamuflase. Peugeot sendiri baru akan memperkenalkan 3008 di Guangzhou Auto Show akhir bulan ini.
Peugeot 3008 adalah hasil kerja bareng Dongfeng dengan PSA dan 3008 dibangun di China. Dibandingkan dengan model yang diimpor langsung dari Prancis, perbedaan utama adalah bagian depan. Kendati demikian, lekukan bodi masih tetap sosok crossover.
Berbeda dengan Peugoet 3008 asli Prancis, grilnya kotak-kotak dengan logo singa plus kisi-kisi hitam dan rumah lampu kabut jajaran genjang dari plastik. Sedangkan buatan China model grilnya horizontal dengan corak krom, lampu dengan ukuran lebih kecil, rumah lampu kabut pakai lis krom dan celah angin bemper lebih besar.
Peugeot 3008 Prancis menggunakan mesin 1,6 liter turbo, dibanderol mulai 246.000 hingga 266.800 yuan atau sekitar Rp. 381,9 - Rp. 412,8 juta, sementara versi lokal 200.000 yuan atau Rp. 309,5 juta.
Diberitakan pula, tersedia mesin 2,0 liter dengan harga lebih murah, mulai 170.000 yuan atau setara Rp. 263 juta dengan pilihan transmisi, otomatis 6-percepatan dan manual 5-percepatan.
(kpl/bun)