Wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Azis mempertanyakan lemahnya sistem pengawasan internal di Kementerian Keuangan. Hal ini terkait mencuatnya kasus korupsi dengan tersangka pegawai Ditjen Pajak Dhana Widyatmika alias DW."Sistem pengawasan internal di Kementerian Keuangan perlu dipertanyakan. Apakah tidak diketahui dan apakah tutup mata sehingga terjadinya peluang seperti kasus yang sekarang ini," kata Harry di gedung DPR, Senayan, Selasa (28/2)."Kita akan panggil Dirjen Pajak secepatnya, selanjutnya bahas UU perpajakan," imbuhnya.Dalam pandangan politisi Partai Golkar ini, kasus Dhana mengingatkan publik pada kasus Gayus. Harry mengkritik program remunerasi yang tidak membawa perubahan di tubuh Kemenkeu."Konsep remunerasi tidak pernah secara tegas untuk menyampaikan apa yang ada. Jadi percuma saja remunerasi yang kita bawa tidak membawakan hasil, ditambah lagi munculnya kasus gayus baru," cetusnya.Konsep remunerasi tidak pernah secara tegas untuk apa. Harus dikaitkan dengan kinerja dan produktivitas PNS. "Tentang moral, harus ada peningkatan moral, jadi percuma saja remunerasi tidak membawa hasil," pungkasnya.
Kasus DW, pengawasan internal Kemenkeu dipertanyakan
Wakil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Azis mempertanyakan lemahnya sistem pengawasan internal di Kementerian Keuangan.
Advertisement
Rekomendasi
