Tri Dianto: Saya haram & najis minta maaf ke Denny Indrayana

"Mau lapor ke Mabes, mau ke pos hansip, pos satpam sampai PBB sekalipun saya ndak takut," ujar Tri Dianto.

Hery H Winarno
Oleh Hery H Winarno - Reporter
Tri Dianto: Saya haram & najis minta maaf ke Denny Indrayana
Deklarasi Tri Dianto. ©2013 Merdeka.com/randy

Loyalis Anas Urbaningrum membantah dirinya meminta maaf kepada Wamenkum HAM Denny Indrayana terkait tudingan datang ke Cikeas. Bahkan Tri mengaku tak takut dengan laporan Denny ke Mabes Polri."Mau lapor ke Mabes, mau ke pos hansip, pos satpam sampai PBB sekalipun saya ndak takut. Haram dan najis bagi saya minta maaf kepada Denny Indrayana," ujar Tri Dianto kepada PulseFeed, Kamis (9/1).Menurut Tri Dianto, dirinya tidak pernah menuding Denny Indrayana sehingga laporan tersebut salah alamat. Menurutnya, yang menuding Denny adalah rekannya Juru Bicara Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Ma'mun Murod Al-Barbasy."Dan Ma'mun Murod juga sudah minta maaf. Ya itu saja si Denny, orang sudah minta maaf tetapi tidak mau memberi maaf dan malah melaporkan ke Mabes Polri," terangnya.Menurut Tri, yang menuding Denny adalah Ma'mun Murod ketika menyambangi Gedung KPK, Selasa (7/1) lalu. Saat itu dirinya hanya mendampingi Ma'mun Murod dan tidak pernah berkomentar soal kedatangan Denny dan Bambang Widjojanto ke KPK."Surat pernyataan minta maaf dari Ma'mun Murod yang juga mengatasnamakan saya juga itu mis koordinasi. Yang jelas saya tidak akan pernah minta maaf kepada yang namanya Denny Indrayana, haram itu bagi saya," imbuhnya.

Rekomendasi