Pasca sidang putusan gugatan perselisihan hasil pemilihan umum presiden dan wakil presiden 2014 dibacakan oleh MK, Kamis (21/8), status keamanan siaga di seluruh Indonesia sudah diturunkan. Meski sudah diturunkan, Menko Polhukam Djoko Suyanto tetap meminta Polri dan TNI waspada dan berjaga-jaga."Kalau saya lihat situasi hari ini sudah diturunkan dari siaga satu. Tidak dicabut tapi diturunkan," kata Djoko Suyanto saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Jumat (22/8).Menko Polhukam menegaskan, pihaknya menginstruksikan kepada seluruh jajaran keamanan agar tetap waspada hingga pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober 2014 nanti."Tugas yang diberikan bapak presiden, untuk menjaga demokrasi tak hanya berhenti pasca putusan MK kemarin. Tapi sampai pelantikan 20 Oktober nanti," jelasnya.Seperti diketahui, baik polisi dan TNI melakukan penjagaan di berbagai titik saat MK menggelar sidang putusan sengketa PHPU 2014. Status keamanan pun dinyatakan menjadi siaga satu yang menandakan bahwa keamanan memang perlu menjadi perhatian maksimal.
Pasca putusan MK, Menko Polhukam minta TNI/Polri tetap waspada
Djoko Suyanto meminta semua pasukan bersiaga dan waspada sampai pelantikan presiden.
Advertisement
Rekomendasi
