Burger King serukan 'gencatan senjata' dengan McDonald's

Burger King mengajak McDonald's untuk berkolaborasi membuat burger pada Hari Perdamaian.

Al Amin
Oleh Al Amin - Reporter
Burger King serukan 'gencatan senjata' dengan McDonald's
Burger King dan McDonalds. ©2015 Merdeka.com

Restoran cepat saji berskala internasional Burger King mengajukan penghentian 'perang burger' dan menyerukan perdamaian dengan McDonald's. Hal itu dilakukan untuk memperingati Hari Perdamaian yang dirayakan tiap 21 September.Sebagai bentuk langkah nyata dalam menyukseskan Hari Perdamaian, Burger King mengajak McDonald's untuk menghasilkan produk burger yang diberi nama 'McWhopper'. Burger King berharap, proposal yang mereka ajukan ke McDonald's dapat menciptakan kesadaran masyarakat untuk menciptakan perdamaian. "Untuk menghormati Hari Perdamaian, pada 21 September, Burger King mengundang McDonald's untuk bersama menciptakan McWhopper - burger yang dibuat untuk perdamaian dunia. Jika mereka setuju, kita menyatakan ini sebagai gencatan senjata 'perang burger' dengan satu hari penjualan McWhopper di gerai di Atlanta pada Hari Perdamaian," tulis Burger King melalui channel YouTube mereka seperti dikutip PulseFeed, Kamis (27/8).Untuk memasarkan McWhopper, Burger King menawarkan penjualan di Atlanta, kota yang berlokasi di antara Chicago yang merupakan kantor pusat McDonald's dan Miami, kantor pusat Burger King. Dalam penawarannya, Burger King juga menciptakan desain kotak pembungkus McWhopper, dan seragam pelayan. Gencatan senjata antara kedua restoran cepat saji yang mendunia ini hanya berlaku satu hari pada 21 September. Dalam proposalnya, Burger King juga mengajak pecinta burger untuk bergabung dan menciptakan dunia yang lebih baik.

Berikut video 'gencatan senjata' Burger King kepada McDonald's.

Halaman
Rekomendasi