Hingga malam ini, nasib 12 penambang emas tanpa izin (PETI) atau gurandil yang tertimbun longsor saat mencari emas di lubang kunti, kawasan PT Antam Tbk di Gunung Pongkor, Desa Bantar Karet, Nanggung, Kabupaten Bogor, belum diketahui.Tim evakuasi gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, PMI, BPBD, PT Antam dan relawan hingga pukul 17.00 WIB, menghentikan proses pencarian dikarenakan kondisi medan curam dan licin sehingga dapat membahayakan."Karena alat berat sulit menjangkau lokasi. Sehingga alat yang digunakan manual dan tradisional yakni berupa cangkul dan sekop," ungkap Kapolres Bogor AKBP Suyudi Ario Seto, Rabu (28/10).Dia menjelaskan, proses evakuasi yang melibatkan 200 personel gabungan itu, bakal kembali dilanjutkan Kamis (29/10) pagi."Kondisi cuaca sudah gelap, medan yang berat dengan kemiringan 100 hingga 120 derajat, tim kembali turun ke posko di kantor PT Antam. Karena di lokasi tidak memungkinkan untuk bermalam," ujarnya.Seperti diberitakan sebelumnya, 12 gurandil tertimbun longsor saat mencari emas di lubang kunti, kawasan PT Antam Tbk, Senin (27/08) siang.Proses evakuasi yang dilakukan tim SAR gabungan membutuhkan waktu lama. Sebab untuk mencapai lokasi, petugas harus menempuh perjalanan menggunakan kendaraan dari Kantor PT Antam Tbk selama satu jam, dilanjut jalan kaki selama satu jam.
Pencarian gurandil tertimbun longsor dihentikan, hasilnya nihil
Pencarian dilanjut esok hari. Tim kesulitan lantaran medan yang berat dan tak bisa masuknya alat berat.
Advertisement
Rekomendasi
