Ribuan orang padati Masjid Al Akbar Surabaya (MAS), Jawa Timur, Rabu pagi (9/3). Mereka berjubel ingin menyaksikan fenomena Gerhana Matahari. Saking antusiasnya masyarakat melihat peristiwa langka ini, hingga rela berdesak-desakan di pelataran masjid. Bahkan, dari pantauan PulseFeed, terjadi kemacetan luar biasa di jalan aksek menuju Masjid Al Akbar. Hal ini, karena jalanan disulap menjadi area parkir kendaraan. Sehingga, hampir tak ada ruang untuk berjalan. Lebar jalan hanya sekitar dua meter.Sementara di pelataran masjid, panitia dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, menyediakan kamera khusus, yang disambungkan ke layar televisi dan layar lebar. Kamera atau teropong bintang ini, milik Lembaga Falakiyah PWNU Jawa Timur, yang biasa digunakan untuk melihat rukyatul hilal. Sedangkan kondisi cuaca terpantau mendung. Namun, matahari masih bisa terlihat.Acara nonton bareng (nobar) di MAS ini, juga dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf.
Cuaca mendung tak halangi Warga Surabaya nobar gerhana matahari
Saking antusiasnya, warga rela berdesak-desakan di dalam masjid.
Advertisement
Rekomendasi
