Tobat mereka yang tersesat

Gemerlap duniawi memang memberikan kesenangan dan kekayaan, tapi dirasa tak memberi ketenangan.

Didi Syafirdi
Oleh Didi Syafirdi - Reporter
Tobat mereka yang tersesat
sujud. ©2012 Merdeka.com

Perjalanan hidup seseorang kita tak akan pernah tahu. Menjadi baik atau jahat adalah pilihan. Beruntung adalah mereka yang mau kembali pada jalan yang telah ditetapkan oleh Yang Maha Kuasa.Hidayah datang tanpa pernah diduga. Mereka yang diketuk hatinya meninggalkan dunia kelam, dan memutuskan menghabiskan sisa hidupnya menjadi hamba bertaqwa.Tak pernah ada kata terlambat bagi siapa pun yang ingin bertobat. Kita bisa lihat banyak umat dari berbagai profesi rela meninggalkan gemerlap duniawi yang memberikan kesenangan dan kekayaan, tapi dirasa tak memberi ketenangan.Dalam dunia musik contohnya, beberapa musisi memilih mundur dari bandnya saat berada di puncak popularitas. Tentu yang paling fenomenal adalah rocker papan atas tanah air Bangun Sugito alias Gito Rollies yang sampai akhir hayatnya menjadi pendakwa.Selain itu, jika diingat ke belakang ada bekas perampok legendaris Johny Indo. Johny telah memutuskan hijrah menjadi ustaz. Baru-baru ini seorang gembong narkoba Freddy Budiman dalam persidangan peninjauan kembali (PK) berikrar sudah tobat. Dia mengaku menyerahkan sepenuhnya hidup serta matinya kepada sang pencipta.Pengalaman mereka yang bertobat mungkin bisa menjadi pemicu bagi siapa saja ingin berubah. Hari ini PulseFeed akan menulis beberapa kisah tobatnya anak manusia.

Simak cerita selanjutnya.

Rekomendasi