Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng Kombes Pol Lutfhi Martadian angkat suara terkait aksi Briptu ASW yang viral merusak mobilnya sendiri di Kendal. Dia meminta maaf kepada masyarakat atas perilaku anak buahnya itu.
Lutfh mengungkapkan bahwa Briptu ASW tidak pernah masuk kerja dan memang ada permasalahan keluarga. "Yang bersangkutan tidak masuk kantor, tidak mengikuti apel dan sebagainya. Dan dia juga ada persoalan rumah tangga," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng Kombes Pol Lutfhi Martadian di Mapolda Jateng, Kamis (16/2).
Dia menyebut Briptu ASW merupakan personel Opsnal Ditnarkoba Polda Jateng.
Pada saat kejadian dia sedang tidak dalam dinas.
Hasil pemeriksaan sementara, ASW tidak dalam pengaruh narkoba. Namun dia diketahui mengemudikan mobilnya dengan kondisi tidak stabil.
"Jadi saat kejadian yang bersangkutan tidak dalam pengaruh narkoba dan tidak dalam dinas. Dia dalam keadaan sadar dan tidak ditemukan narkoba. Dia bisa bawa kendaraannya tapi tidak keadaan stabil," ungkapnya.
Advertisement
Pihaknya pun meminta maaf kepada warga sekitar kawasan wisata Nglimut yang resah dengan ulah personelnya tersebut. Nantinya ke depan akan mengevaluasi menyeluruh kinerja personelnya agar tidak muncul kejadian serupa.
"Kami mohon maaf kepada masyarakat dan ke depan akan mengevaluasi kinerja anggota kami," ujarnya.
Sementara Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy menyatakan Briptu ASW kini sedang menjalani proses pemeriksaan oleh Propam. Dia diduga melanggar kode etik dan disiplin saat beraktivitas di tengah masyarakat.
"Dia masih diperiksa Propam menyangkut tindakan disiplin dan kode etik yang dilakukan seorang anggota Polri di lapangan terkait bagaimana berinteraksi dengan masyarakat, sehingga statusnya dalam rangka pemeriksaan," kata Iqbal.
Briptu ASW juga tepergok mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi saat menuju ke arah Nglimut. Akibatnya, sejumlah warga diserempet oleh Briptu Agung.
Mobil yang dirusak Briptu ASW adalah mobilnya sendiri. Untuk saat ini, kejadian muncul di Nglimut telah dimediasi. Warga telah melaporkan kasus ini ke Polsek.
"Saat ini, kondisi masyarakat aman kondusif. Kerugian yang muncul karena ada warga yang terluka. Sudah dimediasi," pungkasnya.
