Sejak disahkannya RUU Pilkada oleh DPR, Jumat (26/9) lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ramai mendapat kritik dan kecaman. SBY pun langsung bereaksi dengan berencana mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu).Dari hasil survei yang dilakukan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI), mayoritas publik di Indonesia mendukung SBY untuk segera mengeluarkan Perppu Pilkada. Hal itu sebagai bentuk dikembalikannya hak konstitusi rakyat."Sebanyak 75,2 persen rakyat Indonesia setuju dengan usulan SBY tersebut. Sementara tidak setuju sebanyak 19,40 persen, dan yang tidak menjawab 5,40 persen," kata peneliti LSI, Fitri Hari, di kantor LSI, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (2/10).Dukungan terhadap SBY yang akan mengeluarkan perppu juga tersebar di berbagai segmen masyarakat. Baik laki-laki, perempuan, desa, kota, dan kelas bawah-kelas atas. Dari hasil survei, sebagian besar kalangan mendesak SBY agar segera membuat Perppu Pilkada langsung."Hasilnya 72 persen hingga 83 persen dari responden pada seluruh segmen itu mendukung SBY. Bahkan pemilih Prabowo-Hatta dalam Pilpres 2014 memberikan dukungan sebanyak 69,92 persen," jelas Fitri.Menurutnya, Perppu bisa menyelamatkan demokrasi yang telah terjadi sejak era Reformasi ini. Jika SBY mengeluarkan Perppu tersebut rakyat menilai presiden telah menyelamatkan demokrasi."75,60 persen rakyat menjawab SBY telah menyelamatkan demokrasi apabila Perppu segera dikeluarkan. 14,20 persen menilai SBY justru tidak demokratis dan yang tidak menjawab sebanyak 10,20 persen," jelas Fitri.Survei dilakukan dengan metode quick poll kepada 1.200 responden. Survei dilakukan dengan metode multistage random sampling pada 29 September sampai 1 Oktober 2014 dengan margin of error 2,9 persen.
LSI: 70% pemilih Prabowo dukung SBY keluarkan Perppu Pilkada
Perppu Pilkada bisa menyelamatkan demokrasi yang telah terjadi sejak era Reformasi.
Advertisement
Rekomendasi
