Amran Sulaiman
-
Ekonomi •Ikuti perintah Jokowi, Mentan Amran beri 1.000 mesin pengering jagung ke masyarakatAnggaran tersebut berasal dari kebijakan revisi anggaran yang dilakukan Kementeriannya. Salah satunya memangkas anggaran pos yang dianggap tidak strategis.
-
Ekonomi •Berawal ekspor ke Jepang, Mentan Amran ingin RI kuasai pasar unggas duniaMenteri Pertanian, Amran Sulaiman mengaku bangga bahwa Indonesia bisa menembus pasar Jepang, mengingat pasar Jepang yang notabene memiliki persyaratan produk konsumen yang sangat ketat.
-
Ekonomi •Mentan Amran klaim PBB puji program ketahanan pangan pemerintah Jokowi-JK"Setelah kami sampaikan upaya untuk meningkatkan pangan Indonesia, itu mereka apresiasi. Karena gerakan kita atas perintah Bapak Presiden untuk memuliakan petani, melindungi petani itu yang diapresiasi," ungkap Amran.
-
Ekonomi •Mentan Amran janji genjot investasi dan ekspor sektor pertanian"Sebagaimana sesuai dengan arahan Bapak Presiden untuk mendorong pertumbuhan ekonomi cepat, kita butuh investasi dan ekspor untuk di dorong. Dua-dua ini kami dorong," kata Mentan Amran.
-
Ekonomi •Di pelantikan pejabat baru, Mentan Amran ingatkan pegawainya jadi sosok bermanfaatMenteri Pertanian, Amran Sulaiman, melantik 13 orang pejabat eselon II, yang terdiri atas 7 Pimpinan Tinggi Pratama eselon II a dan 6 Pimpinan Tinggi Pratama eselon II b. Menteri Amran berpesan agar pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dan amanah yang diberikan dengan sebaik-baiknya.
-
Ekonomi •Kasus penyalahgunaan izin impor bawang putih, mentan pastikan pecat PNS terlibatMenteri Amran menegaskan, pihaknya memberikan rekomendasi untuk importase bibit bawang putih dalam rangka menggenjot produksi bawang putih di mana kebutuhan dalam negeri selama ini 90 persennya terpaksa harus melalui impor. Menteri Amran mengaku marah besar mendengar adanya informasi penyalahgunaan importase bibit.
-
News •Cegah penyebaran bakteri listeria, Mentan larang impor melon AustraliaMenteri Pertanian Amran Sulaiman akan mengeluarkan peraturan terkait larangan impor buah melon kuning asal Australia. Hal ini untuk mengantisipasi Indonesia terpapar bakteri listeria.
-
Ekonomi •Wapres JK instruksikan Mentan Amran perbaiki data produksi panganWakil Presiden Jusuf Kalla mengkritik adanya perbedaan data pertanian yang terjadi di lapangan. Oleh karena itu, pemerintah perlu memberi perhatian serius, lantaran data yang kurang tepat akan berdampak pada efektivitas kebijakan. Wapres JK mengingatkan pentingnya kerja sama antar instansi.
-
Ekonomi •Pemerintah bagikan bibit unggul gratis dan intensifikasi lahan genjot produksi berasMenteri Pertanian, Amran Sulaiman, mengatakan pihaknya saat ini tengah berupaya untuk meningkatkan produksi beras dalam negeri. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan varietas padi berkualitas secara gratis kepada masyarakat. Varietas unggul yang dimaksud adalah IPB3S dan Inpari.
-
Ekonomi •Selain berbakteri, ini alasan Mentan Amran larang melon Australia masuk RIMenteri Pertanian, Amran Sulaiman mengatakan bahwa larangan impor ini juga sebagai upaya pemerintah untuk melindungi petani dalam negeri.
-
Ekonomi •Mentan Amran: Kami sudah bongkar sejumlah aturan hambat produksi pertanianAmran menegaskan bahwa salah satu regulasi yang akhirnya harus dibuang karena begitu memberikan dampak kerugian yang besar bagi petani yakni terkait regulasi pengadaan pupuk.
-
Ekonomi •Masuk masa panen, Mentan Amran sebut harga gabah turun capai 30 persenMenteri Amran mengatakan hingga kini sejumlah daerah telah memasuki masa panen, di antaranya Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dengan adanya panen di sejumlah daerah, pembelian hasil panen (gabah) sudah normal yaitu turun sebesar 30 persen dari sebelumnya Rp 6.500 per Kilogram (Kg).
-
Ekonomi •Pemerintah perintahkan Bulog serap 2,2 juta ton gabah petani di 2018"Komitmen kita adalah mulai Januari-Juni itu menyerap 2,2 juta ton oleh Bulog. Itu kesepakatan di Rakortas. Ini kita kerja bersama dengan Kementerian Pertanian, Kementerian BUMN dan Kementerian Perdagangan."
-
Ekonomi •Jokowi kecewa ekspor RI kecil, Kementan banggakan kirim bawang ke 6 negaraMenteri Pertanian Amran Sulaiman berjanji akan terus mendorong ekspor untuk meningkatkan kinerja Indonesia. Bahkan, dia mengaku telah mengekspor bawang merah hingga ke enam negara, di antaranya Timor Leste, Singapura, Thailand, Filipina, Brunei.
-
Ekonomi •Mentan minta Mendag bersabar kerap disalahkan saat harga pangan naik atau turun"Memang Pak Mendag teman-teman Kemendag kita harus sabar ini adalah tempat ibadah di Kementan dan Kemendag. Kenapa? harga Harga naik dimarah harga turun juga kita dimarahi. Harga senang-senang untungnya kurang jadi memang tidak ada tempat untuk kita benar," tandasnya.
-
Ekonomi •Menteri Amran target produksi beras 2018 meningkat 5 persenKementerian Pertanian menargetkan jumlah produksi padi atau gabah kering giling di Indonesia tahun ini naik sebesar 5 persen. Data Kementan menyebut produksi padi pada 2017 mencapai 82,3 juta ton. Menteri Arman optimistis target peningkatan tercapai, melihat jumlah produksi padi selama dua tahun terakhir meningkat.
-
News •Impor 500.000 ton beras, antara prediksi Mentan dan kesedihan JokowiKeputusan pemerintah yang akhirnya mendatangkan beras impor, seolah tak sejalan dengan yang sebelumnya disampaikan Menteri Pertanian Amran Sulaiman. Termasuk Presiden Jokowi.
-
Ekonomi •Lagi ramai isu impor beras, Mentan Amran izin sakit tinggalkan rapat di KemenkoMenteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menggelar rapat koordinasi mengenai pangan di Kemenko Perekonomian, yang dihadiri oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Dirut Bulog Djarot Kusumayakti, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto.
-
Ekonomi •Mentan Amran banggakan tak impor beras di 2016-2017, tapi tak komentar untuk 2018Ada pun untuk capaian 2018, Amran tidak banyak berkomentar. Terlebih awal tahun ini sudah ada kebijakan impor beras khusus sebanyak 500.000 ton dari Thailand dan Vietnam.
-
Ekonomi •4 Komoditas sudah swasembada, Kementan fokus pada rempah hingga kedelai di 2018Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan ada empat komoditas pertanian yang menjadi fokus pengelolaan pada 2018. Yaitu rempah-rempah, bawang putih, gula dan kedelai. Menteri Amran menyebutkan sejauh ini empat komoditas, yakni beras, bawang merah, jagung dan cabai sudah bisa swasembada.
