Asuransi jiwa
-
Ekonomi •Industri Asuransi Diminta Gaet E-Commerce dan E-ServicesIndustri asuransi tanah air perlu segera melakukan penyesuaian di tengah gerusan digitalisasi. Melihat besarnya pasar e-commerce dan e-service, ini menjadi peluang bagi perusahaan asuransi untuk memperluas pasar mereka melalui kolaborasi.
-
Ekonomi •OJK: Sulit Memasarkan Produk Asuransi di Tengah Kesulitan EkonomiDeputi Komisioner Pengawasan IKNB II Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Moch. Ihsanudin mengatakan, di tengah kesulitan ekonomi saat ini sulit bagi pelaku usaha asuransi untuk memasarkan produknya. Meski ada sejumlah terobosan yang dilakukan, namun asuransi masih menghadapi tantangan yang tidak mudah.
-
Ekonomi •Industri Asuransi Babak Belur Dihantam Corona Hingga Krisis KepercayaanChairman Infobank Institute Eko B. Supriyanto mengatakan, industri asuransi tengah mengalami krisis. Tak hanya karena dihantam oleh perlambatan ekonomi akibat pandemi covid-19, namun juga karena kepercayaan dari konsumen menurun imbas kasus gagal bayar Asuransi Jiwasraya dan Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera.
-
Ekonomi •Menggantung Harapan Terakhir Jutaan Nasabah Asuransi Bumiputera ke DPRPerwakilan nasabah asuransi Bumiputera saat ini sedang harap-harap cemas, menunggu jawaban dari surat permohonan audiensi ke parlemen (DPR RI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Sekretariat Negara. Ini buntut dari kasus gagal bayar asuransi tertua di Indonesia, AJB Bumiputera 1912, mirip kasus asuransi Jiwasraya.
-
Jateng •4 Manfaat Asuransi Beserta Jenisnya yang Perlu Diketahui, Jangan Salah PilihAsuransi merupakan salah satu topik yang akhir-akhir ini diperbincangkan oleh banyak orang. Banyak orang mengasuransikan aset berharganya kepada lembaga asuransi tertentu untuk menjamin keberlangsungan hidupnya di masa mendatang.
-
CEK FAKTA: Beredar Pesan Prudential Beri Asuransi Gratis, Ini PenjelasannyaPemberian asuransi gratis dari Prudential diberikan dengan syarat dan ketentuan tertentu.
-
Ekonomi •Prudential Cetak Pendapatan Premi Rp25 Triliun Sepanjang 2019Sepanjang 2019, Prudential Indonesia mencatat pendapatan premi sebesar Rp25 triliun. Nilai pendapatan ini setara 13 persen dari total pendapatan premi di sektor industri asuransi jiwa di Indonesia. Nilai pendapatan premi industri asuransi mencapai Rp186,8 triliun.
-
Ekonomi •AAJI Dukung Pembentukan Holding BUMN Asuransi untuk Selamatkan JiwasrayaBudi menyatakan, pada dasarnya AAJI pasti menyambut semua inisiatif dari pihak apapun berbentuk apapun yang bersifat baik dan positif.
-
Ekonomi •Pendapatan Asuransi Jiwa Tembus Rp243 Triliun Sepanjang 2019Data tersebut dikumpulkan dari 59 perusahaan asuransi jiwa dari total 60 perusahaan asuransi jiwa di Indonesia. Pertumbuhan pendapatan industri asuransi jiwa didorong oleh investasi dan aset yang melonjak signifikan.
-
Ekonomi •AAJI: Asuransi Bisa Mengcover Pasien Virus Corona Asal Belum Ditetapkan PandemikAAJI menyampaikan bahwa secara umum, polis asuransi tidak mengecualikan terkait virus Corona dengan catatan sepanjang tidak dikategorikan ke dalam kondisi pandemik oleh Pemerintah Indonesia. AAJI mengimbau para nasabah untuk memeriksa polis mereka.
-
Ekonomi •Asuransi SequisLife Ciptakan Produk Asuransi untuk Pecandu MedsosIvan Christian Winatha menjelaskan ada alasan khusus bagi perusahaan mengeluarkan produk ini. Kondisi anak muda di Indonesia yang kerap mengalami gangguan mental akibat kecanduan media sosial menjadi salah satu alasan utama.
-
Ekonomi •HSBC Gandeng Allianz Sediakan Asuransi Khusus untuk Suami IstriHSBC Indonesia bekerjasama dengan PT Asuransi Allianz Life Indonesia (Allianz Life) membawa produk Joint Life Care sebagai asuransi dengan sistem perlindungan jiwa berjangka gabungan bagi suami istri dalam satu polis dengan satu premi.
-
Ekonomi •Ombudsman Minta Perusahaan Asuransi Tingkatkan Proteksi NasabahAnggota Ombudsman bidang Ekonomi Dadan Supardjo Suharmawijaya meminta agar pemerintah memperbaiki proses bisnis asuransi agar lebih fokus kepada proteksi nasabah. "(Dalam asuransi) kembalikan saja ke roh bisnis, rohnya adalah proteksi, proteksi terhadap peserta asuransi. Itu yang harus dijamin," ujarnya.
-
Ekonomi •Ombudsman sebut Tata Kelola Jiwasraya Buruk, Ini AlasannyaAnggota Ombudsman RI, Alamsyah Saragih menyoroti soal tata kelola PT Asuransi Jiwasraya. Dari hasil pengamatan pihaknya, tata kelola perusahaan asuransi pelat merah itu memang buruk.
-
Ekonomi •Pemegang Polis Bantah Tergoda Produk Jiwasraya karena Bunga TinggiPemegang Polis PT Asuransi Jiwasraya, Rudyantho Deppassau meminta agar persoalan terkait gagal bayar Jiwasraya disampaikan secara jelas terutama soal produk JS Plan yang bermasalah tersebut. Produk tersebut pada dasarnya bukan merupakan produk asuransi tapi produk investasi.
-
Ekonomi •Walau Bermasalah, Produk Asuransi Jiwasraya Tetap Dibeli MasyarakatWalau tengah menghadapi masalah besar, asuransi milik negara tersebut nampaknya masih banyak diminati oleh masyarakat. Salah satu perusahaan yang memasarkan produk Jiwasraya adalah LinkAja.
-
Ekonomi •Kemenkeu Ancam Beri Sanski KAP Terlibat Kasus Jiwasraya dan AsabriSekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, Hadiyanto mengatakan, sanksi tersebut akan diberikan sesuai dengan tingkat kesalahannya baik bersifat teguran maupun pembebasan sementara dari praktik sebagai akuntan publik.
-
Ekonomi •2019, Bhineka Life Bayar Klaim Capai Rp571 MiliarPerusahaan asuransi, PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) mencatat kinerja yang positif sepanjang 2019. Tercatat, perusahaan telah membayarkan klaim kematian dan manfaat dengan nilai total sejumlah Rp571 miliar untuk seluruh nasabah Bhinneka Life.
-
Ekonomi •Dukung Tuntaskan Kasus Jiwasraya, Kantor Erick Thohir Kembali Banjir Karangan BungaKementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali kedatangan beragam karangan bunga. Jika sebelumnya karangan bunga dikirim dari serikat pekerja Garuda Indonesia, maka kini karangan bunga berasal dari para nasabah Jiwasraya.
-
Ekonomi •Mekanisme Pembayaran Polis Jiwasraya Lewat Bantuan Empat BUMNDirektur Utama Jiwasraya, Hexana Tri Sasongko, mengungkap mekanisme pembayaran cicilan polis Jiwasraya melalui pembentukan anak perusahaan bernama Jiwasraya Putra. Nantinya anak perusahaan Jiwasraya itu akan menggandeng 4 BUMN yakni BTN, KAI, Telkomsel, Pegadaian.
