Belanja Pegawai
-
News •Pemkab Bulungan Komitmen Ikuti Regulasi Pusat Terkait Batas Maksimal Belanja PegawaiPemerintah Kabupaten Bulungan menyambut baik perpanjangan masa transisi penerapan Batas Maksimal Belanja Pegawai 30 persen. Simak bagaimana Pemkab Bulungan menyusun strategi fiskal daerahnya.
-
News •Belanja Pegawai Pemkab Banggai Capai Rp1,13 Triliun, Melebihi Batas UU HKPDPemerintah Kabupaten Banggai mengalokasikan Rp1,13 triliun untuk belanja pegawai pada APBD 2026, mencapai 41,70% dari total belanja daerah, jauh di atas batas 30% sesuai UU HKPD.
-
News •Target Ambisius Pemkot Bengkulu: Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen pada 2027Pemerintah Kota Bengkulu menetapkan target ambisius untuk menekan rasio belanja pegawai hingga maksimal 30 persen dari APBD pada tahun 2027, sebuah langkah strategis untuk memenuhi regulasi pusat dan menjaga kesehatan fiskal daerah.
-
News •Pemkab Donggala Bentuk Satgas Narkoba Lintas Sektor, Wabup: Ancaman Pembangunan SDMPemerintah Kabupaten Donggala siap membentuk Satgas Narkoba lintas sektor untuk menghadapi ancaman serius terhadap pembangunan sumber daya manusia di wilayah tersebut.
-
Politik •Pemprov Kepri Harap Gaji PPPK Diambil Alih Pusat untuk Jaga Stabilitas AnggaranPemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mengusulkan agar gaji PPPK diambil alih pemerintah pusat. Hal ini menyusul kebijakan pembatasan belanja pegawai daerah yang akan berlaku mulai tahun 2027.
-
Ekonomi •Gubernur Sulbar Usulkan Relaksasi Aturan Keuangan Daerah, Tekanan Fiskal Jadi SorotanGubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka mengusulkan relaksasi aturan keuangan daerah, khususnya terkait batasan belanja pegawai, untuk mengatasi tekanan fiskal yang kian berat. Simak alasannya di sini!
-
News •Belanja Pegawai Pemkot Palu Capai 52,86 Persen, Hadapi Batasan UU HKPD 2027Belanja Pegawai Pemkot Palu pada APBD 2026 mencapai 52,86 persen dari total belanja daerah. Angka ini jauh di atas batas maksimal 30 persen yang diatur UU HKPD mulai 2027, menimbulkan tantangan serius bagi pemerintah daerah.
-
Politik •DPRD Dorong Perampingan OPD Pemkot Bengkulu Demi Efisiensi AnggaranDPRD Kota Bengkulu mendesak Pemkot Bengkulu segera merampingkan OPD. Ini untuk menyesuaikan belanja pegawai yang melebihi batas undang-undang, demi efisiensi anggaran daerah.
-
News •Realisasi Belanja Pemerintah Pusat Sulsel Capai Rp2,21 Triliun per Februari 2026: Efektivitas Anggaran TerjagaBelanja Pemerintah Pusat Sulsel telah mencapai Rp2,21 triliun hingga Februari 2026, menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pembangunan nasional dan efisiensi anggaran.
-
News •BKD Sulsel: Belum Ada Keputusan Resmi Perumahan PPPK Sulawesi Selatan, Evaluasi Kinerja Terus BerjalanBadan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Selatan menyatakan belum ada keputusan resmi terkait wacana perumahan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK Sulawesi Selatan), meski evaluasi kinerja terus berjalan untuk memastikan efektivitas.
-
Politik •APBD Sulawesi Tengah 2026 Mampu Biayai PPPK, Gubernur Anwar Hafid Tegaskan Jaminan KerjaGubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid memastikan APBD Sulawesi Tengah tahun 2026 masih sanggup membiayai gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), menepis isu perumahan pegawai dan meminta ASN fokus melayani masyarakat.
-
News •Pemkot Bandung Pastikan Belanja Pegawai APBD Tetap Terkendali di Bawah 30 PersenPemerintah Kota Bandung menegaskan komitmennya untuk menjaga Belanja Pegawai APBD tetap di bawah 30 persen demi kesehatan fiskal daerah, dengan berbagai strategi penyesuaian yang diterapkan.
-
News •Pemkot Makassar Perpanjang Moratorium Mutasi ASN hingga 2026: Ini Dampaknya pada Belanja PegawaiPemerintah Kota Makassar masih memberlakukan Moratorium Mutasi ASN hingga 2026. Kebijakan ini bertujuan mengendalikan belanja pegawai daerah, namun tetap membuka peluang untuk tenaga kesehatan khusus.
-
News •TPP ASN Sulsel 2026 Alami Penyesuaian 20 Persen, Jaga Fiskal DaerahKepala BKD Provinsi Sulsel Erwin Sodding mengumumkan TPP ASN Sulsel tahun 2026 akan disesuaikan sebesar 20 persen, bukan hanya mendapat 20 persen TPP, demi menjaga kesehatan fiskal daerah dan memenuhi regulasi pusat.
-
News •Pemkab Tulungagung Siapkan Rp50 Miliar untuk Gaji PPPK Paruh Waktu 2026: Tidak Pengaruhi Belanja PegawaiPemerintah Kabupaten Tulungagung alokasikan Rp50 miliar untuk pembayaran gaji PPPK Tulungagung paruh waktu di 2026. Anggaran ini tidak pengaruhi komposisi belanja pegawai daerah.
-
Ekonomi •APBD Kota Jayapura 2026 Turun Drastis, BPKAD Ungkap Penyebab dan Prioritas AnggaranBadan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Jayapura mengumumkan APBD Kota Jayapura 2026 mengalami penurunan signifikan, memicu penyesuaian anggaran di seluruh OPD.
-
Ekonomi •Realisasi Belanja Pemerintah Pusat Sulsel Capai Rp18 Triliun hingga November 2025Realisasi Belanja Pemerintah Pusat di Sulawesi Selatan tercatat mencapai Rp18 triliun hingga November 2025, menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah. Angka ini mencerminkan upaya pemerintah pusat dalam menggerakkan perekonomian d
-
Ekonomi •KPPN Manokwari Catat Realisasi Belanja Kementerian/Lembaga Rp2,92 Triliun, Capai 64 Persen Pagu AnggaranRealisasi belanja kementerian/lembaga yang dicatat KPPN Manokwari hingga Oktober 2025 mencapai Rp2,92 triliun, atau 64 persen dari total pagu anggaran, menunjukkan akselerasi positif namun masih menghadapi tantangan.
-
Khas •Bela Negara dengan BelanjaPemerintah telah menggelontorkan beragam bantuan sosial dengan anggaran mencapai ratusan triliun dalam program pemulihan ekonomi nasional.
-
Ekonomi •Eselon 1 & 2 Tak Terima THR, Realisasi Belanja Pegawai Turun di Semester I-2020Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi belanja pegawai hingga semester I-2020 baru mencapai Rp114,1 triliun. Angka tersebut turun 3,3 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya yang mencapai Rp117,9 triliun.
