demo ricuh
-
News •Kapolda Jabar Tangkap Massa Berpakaian Hitam yang Buat Ricuh di Jalan Cikapayang BandungSebagai tindak lanjut, pihaknya memberi tindakan tegas kepada massa yang berbuat kericuhan.
-
News •Polisi Bubarkan Massa Berpakaian Hitam yang Buat Ricuh di Jalan Cikapayang-Tamansari BandungTerlihat ketika polisi datang, massa langsung kocar-kacir ke berbagai arah. Polisi pun terus mengejar massa.
-
News •Sidang Putusan Delpedro Kasus Penghasutan Demo Ricuh Digelar Hari IniDelpedro Marhaen dkk akan menghadapi sidang putusan kasus dugaan penghasutan pada demonstrasi Agustus 2025 yang berujung ricuh, dengan tuntutan pidana 2 tahun penjara. Ikuti perkembangan Sidang Putusan Delpedro Kasus Penghasutan ini.
-
News •Delpedro Dituntut 2 Tahun Penjara karena Dituduh Jadi Provokator Demonstrasi Ricuh Agustus 2025Dalam tuntutannya, jaksa menyatakan bahwa keempat terdakwa, termasuk Delpedro, terbukti secara sah dan meyakinkan terlibat dalam tindak pidana penghasutan.
-
News •Polisi: Aksi Demo Akhir Agustus Tak Sampaikan Aspirasi, tapi Tindak PidanaSoal sejumlah peserta aksi yang ditangkap, menurutnya, tindakan itu bukan karena petugas melawan masyarakat.
-
News •Polda Metro Jaya Tangguhkan Penahanan Tersangka Penghasutan Demo Agustus 2025 Figha Lesmana, ini AlasannyaPenangguhan penahanan itu sudah dilakukan pada Jumat, 3 Oktober 2025 lalu dengan sudah adanya kajian hukum.
-
News •Empat Warga Pati Ditetapkan Tersangka Terkait Demo Rusuh Bakar Mobil PolisiEmpat tersangka memiliki peran berbeda dalam aksi itu. M disebut membakar kendaraan dinas milik anggota Provos Polres Grobogan.
-
News •2 Mahasiswa Penyekap Anggota Polda Jateng Divonis Dua Bulan PenjaraMereka yakni Rezki Setia Budi dan Muhammad Rafli Susanto.
-
News •Efek Rumah Kaca dan The Brandals Cs Jadi Penjamin agar Delpedro DKK DibebaskanSejumlah musisi dan aktivis menjadi penjamin penahanan empat aktivis yang kini ditahan karena dugaan penghasutan unjuk rasa berujung ricuh pada Agustus lalu.
-
News •Alumni Sejarah Kecam Sikap Rektorat UNY soal Penanganan Mahasiswa yang Ditangkap PolisiDirektur Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni UNY Prof. Guntur menyampaikan jika pihaknya tidak akan mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan.
-
News •Soal Demo Ricuh Agustus, Prabowo Sebut Kekuatan Besar Mulai Terusik hingga Susun Perlawanan“Masalah ini ternyata menyinggung kekuatan-kekuatan besar yang selama ini menikmati penyimpangan sistemik ini," ujar Prabowo.
-
News •Aktivis Yogyakarta Ditangkap Polisi, Ini PenyebabnyaPenangkapan ini diduga berkaitan dengan sejumlah aksi demonstrasi yang terjadi di berbagai daerah pada akhir Agustus lalu.
-
News •Polisi Periksa Korban Dugaan Salah Tangkap dan Penyiksaan di Magelang Saat Demo RicuhPemeriksaan terpaksa dihentikan di tengah jalan karena kondisi korban menurun.
-
News •Jenderal Polisi Beberkan Kasus Menonjol saat Kerusuhan Agustus lalu, 959 Orang Jadi TersangkaData itu berdasarkan hasil penyidikan dari 246 laporan polisi yang masuk.
-
News •Polisi Masih Perkuat Bukti-Bukti Dalang dan Penyokong Dana Demo Ricuh AgustusAktor intelektual dan penyokong dana aksi anarkis sedang ditelusuri.
-
News •Istri Gus Dur & Gerakan Nurani Bangsa Datangi Polda Metro Jaya, Besuk Para Aktivis yang Ditahan Usai Demo RicuhRombongan ini disambut langsung oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono.
-
News •Polda Jateng Panggil Bocah Korban Salah Tangkap saat Kericuhan Akhir Agustus di MagelangPihaknya belum bisa merinci secara detail siapa saja yang dipanggil untuk pemeriksaan. Namun, siapa saja nama terlapor yang dilaporkan dalam aduan tersebut.
-
News •Sudah Ditemukan, Terungkap Alasan Bima Permana dan Eko Purnomo Sempat Dilaporkan Hilang Usai Demo RicuhDua orang yang dilaporkan hilang usai demo ricuh, Eko Purnomo dan Bima Permana, sudah ditemukan polisi.
-
News •Admin Gejayan Memanggil Lakukan Aksi Mogok Makan dari Dalam Penjara Polda Metro, 16 Tahanan Ikut SertaAksi itu sudah dilakukan sejak 11 September 2025.
-
News •Prabowo Tak akan Bentuk TGPF Demo Ricuh Agustus 2025Pembentukan tim ini diusulkan oleh Gerakan Nurani Bangsa saat menemui Prabowo pada Kamis, 11 September 2025.
