Go Jek Indonesia
-
Ekonomi •GO-JEK Gelar Pelatihan P3K Hingga Manajemen Keuangan Bagi DriverPenyedia layanan ride-hailing, Gojek terus berupaya mengukuhkan posisinya sebagai pilihan utama masyarakat. Untuk itu Gojek mempelopori hadirnya wadah pengembangan keterampilan yang dirancang khusus bagi para mitra driver.
-
Ekonomi •Susul Grab, Go-Jek Segera Rambah Danau TobaGo-Jek berencana beroperasi di Kabupaten Toba Samosir, salah satu daerah di kawasan Danau Toba. Jika Grab sudah dapat digunakan di sana, layanan Go-Jek dijadwalkan dimulai 25 April 2019.
-
Riset UI sebut Go-Jek Sumbang Rp 44,2 Triliun ke Perekonomian IndonesiaHasil Riset LD FEB UI ini menemukan bahwa kontribusi mitra Go-Jek dari empat layanan (layanan roda-dua Go-Ride, roda-empat Go-Car, Go-Food, dan Go-Life) kepada perekonomian Indonesia mencapai Rp 44,2 triliun.
-
Ekonomi •GO-JEK: Fitur Keamanan Bukan Imbas Kasus Pelecehan Mitra Go-MessageChief Corporate Affairs GO-JEK, Nila Marita menegaskan, langkah ini bukan imbas dari kejadian pelecehan seksual yang dialami terapis mitra Go-Message di kota Bandung, beberapa waktu lalu.
-
Ekonomi •Begini Cara Pakai Fitur Bagikan Perjalanan dan Tombol Darurat Go-JekPenyedia layanan ride-hailing, GOJEK telah menyediakan dua fitur baru di aplikasinya. Fitur 'Bagikan Perjalanan/Share Trip' dan fitur 'Tombol Emergency/Emergency Hotline' merupakan fitur keamanan yang diberikan kepada costumer. Kedua fitur ini dapat digunakan dengan memperbarui aplikasi GOJEK ke versi terbaru (3.24).
-
Ekonomi •Cerita Sri Wati, Driver Perempuan Yang Jadi Juara Mitra Go-FoodDalam sehari, Sri Wati bisa menyelesaikan setidaknya 16 hingga 17 orderan, yang dia terima sebagian besar merupakan Go-Food atau pemesanan makanan.
-
Ekonomi •Go-Jek Beri Penghargaan Merchant dan Driver Go-Food TerbaikGo-Jek hari ini menggelar acara apresiasi juara partner Go-Food 2019. Apresiasi diberikan pada partner merchant serta mitra driver yang memperoleh orderan terbanyak, dan menjangkau lebih banyak mitra ekosistem, yaitu 278 merchant dan lebih dari 100 mitra driver.
-
News •Sistem Baru Diprotes Driver, GO-JEK Sebut Agar Tak Ada Lagi Fake GPSVP Corporate Affairs GO-JEK, Michael Reza, mengatakan terkait sistem alokasi (penghapusan order prioritas) GO-JEK berkomitmen untuk terus meningkatkan kemudahan dan kenyamanan mitra driver dalam bekerja. Sejalan dengan hal tersebut, pihaknya telah menerapkan sistem alokasi order yang baru.
-
News •Ratusan Driver GO-JEK di Yogya Demo Tuntut Perubahan SistemRatusan pengemudi online menggelar demonstrasi di depan Kantor PT Gojek Indonesia perwakilan DI Yogyakarta. Ratusan pengemudi online yang menamakan diri Jogja Jateng Bersatu Gebrak Aplikator (JJOGER) ini, demo karena tak sepakat dengan aturan GO-JEK yang dianggap merugikan pengemudi online.
-
Ekonomi •Cara Manajemen Go-Life Beri Perlindungan dan Keamanan MitraHead of Go-Life, Dayu Dara menerangkan bahwa pihaknya juga bekerjasama dengan pihak Kepolisian di berbagai kota untuk memberikan penyuluhan pertahanan diri, serta menyediakan emergency panic button di aplikasi mitra.
-
Ekonomi •Go-Jek Disarankan Tak Ikut Perang Tarif Sebab Bisa Ganggu InovasiGo-Jek sudah punya desain dan ekosistem bisnis yang lebih matang, sehingga memiliki konsumen dan mitra pengemudi yang loyal. Keunggulan ini merupakan modal yang jauh lebih berharga ketimbang ikut berusaha menguasai pasar lewat strategi perang tarif.
-
Mengulas 4 Unicorn Indonesia yang Dibanggakan Jokowi di Debat CapresMengulas 4 Unicorn Indonesia yang Dibanggakan Jokowi di Debat Capres
-
Go-Jek soal Dikuasai Asing; Kendali Perusahaan Tetap Dipegang PendiriGo-Jek soal Dikuasai Asing; Kendali Perusahaan Tetap Dipegang Pendiri
-
Ekonomi •Google Suntik Dana Rp 14 Triliun, DPR Sebut Gojek Dikuasai AsingPerusahaan startup Gojek, yang sering diklaim sebagai ‘karya anak bangsa’, rupanya semakin dikuasai asing. Hal ini bukan tanpa alasan. Seperti diketahui, Gojek sudah merampungkan fase pertama putaran pendanaan seri F yang dipimpin oleh Google, JD.com, dan Tencent, serta beberapa investor lainnya.
-
Go-Jek Akuisisi Fintech Asal Filipina Rp 1 TriliunGo-Jek mengumumkan mengakuisisi perusahaan finansial teknologi (Fintech) asal Filipina, Coins.ph. Kabar tersebut seperti dilaporkan oleh TechCrunch, Senin (21/1). Angka kesepakatan investasi Go-Jek ke Coins.ph tertutup. Namun, TechCrunch mengaku mendapatkan informasi dari 2 sumber yang dekat dengan industri tersebut.
-
Go-Jek Disebut-sebut Bakal Suntik Dana ke JD.IDJD.ID sebagai e-Commerce patungan antara perusahaan Tiongkok JD.com dengan perusahaan lokal disebut-sebut tengah membicarakan kemungkinan suntikan dana terbaru dari Go-Jek.
-
Ditolak Masuk Filipina, Pemerintah Bakal Bantu Go-JekMenteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara ketika ditanyakan perihal itu, belum tahu kabar detail mengenai ditolaknya Go-Jek di Filipina. Rudiantara merupakan salah satu menteri yang getol mendorong agar unicorn seperti Go-Jek segera melakukan ekspansi di negera lain.
-
Go-Food Klaim Laris Manis Selama Tahun 2018Menurut Chief Commercial Expansion Go-Jek, Catherine Hindra Sutjahyo, tahun 2017 Go-Jek memiliki 125 ribu mitra merchant. Saat ini jumlah merchant Go-Food melonjak hingga 300 ribu.
-
Di Semarang, Bayar PBB Pakai GO-PAYGO-PAY bekerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang memperkenalkan sistem pembayaran non-tunai untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Kerja sama ini diperkenalkan dalam acara Jalan Sehat Taat Pajak Daerah 2018 yang digelar hari ini di kawasan Balai Kota Semarang.
