harga beras naik
-
Ekonomi •Di pasar Cipinang, harga beras premium bertahan tinggi di Rp 15.000 per KgDari pantauan PulseFeed, rata-rata beras jenis premium masih berada dikisaran Rp 12.000 sampai Rp 15.000 per kilogram. Sedangkan beras jenis medium masih diangka Rp 9.500 berbeda tipis dengan beras dari Perum Bulog yang dijual Rp 9.300 per kilogramnya.
-
Ekonomi •KPPU minta rantai tata niaga beras dipangkas guna menekan hargaMenurut Syarkawi, tata niaga beras di Indonesia setidaknya melalui lima hingga enam titik sebelum sampai di konsumen, di antaranya mulai dari petani masuk ke pengepul kemudian penggilingan masuk ke pedagang besar.
-
Ekonomi •Strategi Food Station Tjipinang Jaya jaga harga beras di Jakarta tetap stabilJakarta tidak mampu memenuhi produksi beras sendiri untuk warga Ibu Kota, karena dari 300 hektare lahan pertanian di Jakarta, hanya 5 hektare sawah yang milik Pemprov DKI untuk sisanya milik swasta. Sehingga Jakarta harus memasok beras dari wilayah lain.
-
News •Sidak Bulog Sumbar, Satgas Pangan Mabes Polri pastikan stok beras amanKepala Divre Bulog Sumbar Suharto Djabar mengatakan, untuk kesediaan beras mencapai 10.500 ton untuk wilayah Sumbat. Angka tersebut, diyakini sangat aman untuk empat bulan ke depan.
-
Ekonomi •Cuaca ekstrem berpotensi ganggu target produksi beras dalam negeri"Jadi target penyerapan 2,2 juta ton sampai Juni, dengan adanya perubahan-perubahan iklim, banjir, angin, ini akan menurunkan produksi kita."
-
Ekonomi •Panen raya dinilai tak mampu tutupi kebutuhan beras dalam negeriKetua DPD Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras (Perpadi) DKI Jakarta, Nellys Sukidi mengatakan, salah satu alasan berkurangnya pasokan beras di pasaran sejak tiga bulan terakhir adalah karena makin minimnya lahan yang digunakan petani untuk menanam padi.
-
Ekonomi •Sudah masuk panen raya, harga beras masih bertahan tinggiBerdasarkan pantauan PulseFeed, harga beras kualitas medium berkisar Rp 11.500 per kilogram. Sementara, harga beras kualitas premium masih di atas Rp 12.000 per kilogram.
-
Ekonomi •Tidak akuratnya data jadi pemicu melonjaknya harga berasDwi Andreas mengatakan, ketidaksinkronan data dengan kenyataan di lapangan sudah berlangsung lama, hingga puncaknya pemerintah memutuskan untuk mengimpor 500 ribu ton beras khusus sebagai cadangan pada akhir Januari 2018.
-
News •Polisi bongkar penggelapan beras untuk operasi pasar di SemarangDari hasil pemeriksaan Satgas Pangan, Gudang Beras RMU Berkah mendapat beras per kilogramnya seharga Rp 8.100 dari Bulog. Selanjutnya, beras dijual Rp 10 ribu dan dijual ke Jawa Barat.
-
Ekonomi •Stok beras di Pasar Induk Cipinang terus menurunDirektur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo mengatakan, bahwa penurunan stok beras yang ada di PIBC disebabkan banyak pelaku usaha mengeluarkan stok beras yang ada menjelang musim panen raya yang diperkirakan mulai Maret 2018.
-
Ekonomi •Di Raker Kemendag, Menpar sindir Mentan dan Mendag soal harga berasSaat masuk ruangan ada hal menggelitik yang diucapkan Menpar Arief kepada Mentan Amran. Menpar menyinggung soal harga beras yang belakangan mengalami kenaikan yang cukup tinggi.
-
Ekonomi •Harga beras di Cilacap dan Banyumas masih tinggiHarga beras di Cilacap dan Banyumas masih tinggi. Meski berulang kali menggelar operasi pasar (OP), harga beras di beberapa wilayah di Jawa Tengah masih terhitung tinggi. Harga beras yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) ada di daerah selatan, di antaranya Banyumas dan Cilacap.
-
Ekonomi •Pemerintah diminta jangan klaim stok beras surplus namun masih imporEkonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati meminta pemerintah tidak lagi mengklaim produksi beras surplus sebelum melakukan pendataan produksi beras secara faktual dan sistematis. Sebab, jika stok surplus maka harga beras tidak akan naik, dan tidak ada keputusan impor.
-
Ekonomi •Curhat masyarakat kenaikan harga beras tembus Rp 13.000 per kilogramHarga beras masih mengalami kenaikan hingga Rp 2.000. Saat ini harga beras di pasaran mencapai Rp 12.000- Rp 13.000 per kilogram. Kenaikan harga ini tentu tidak hanya dikeluhkan oleh para pedagang tapi juga masyarakat kalangan menengah ke bawah.
-
Ekonomi •Harga beras mahal, penghasilan pedagang di Pasar Tebet turun 30 persen"Biasanya kan kalau beras naiknya cuma Rp 500 tidak sampai Rp 2.000 makanya pembeli kaya membatasi. Kalau berkurang pembeli enggak karena beras kan kebutuhan pokok cuma mereka mengurangi saja. Penghasilan saya pun menurun 20 persen sampai 30 persen," terang Mulyadi.
-
Ekonomi •Mengaku surplus, Pemprov Bali tolak rencana impor berasMardiana mengatakan, berdasarkan data produksi 2017, Bali hingga saat ini masih surplus beras lebih dari 50 ribu ton. Demikian juga stok Bulog masih lebih dari 8.500 ton. Angka tersebut dinilai masih mencukupi hingga tiga bulan ke depan.
-
Ekonomi •Curhat pedagang harga beras masih mahalEni mengakui kenaikan harga beras ini cukup berat. Apalagi jika membeli beras dalam jumlah yang cukup banyak. Oleh karena itu, dia berharap harga beras dapat segera turun. "Kalau beli dan masaknya berapa enggak tentu ya, banyak soalnya. Mudah-mudahan cepat turun harganya," jelasnya.
-
Ekonomi •Menko Darmin: Tolong tidak usah berdebat lagi soal impor berasMenteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution meminta semua pihak berhenti memperdebatkan surplus tidaknya produksi beras. Menurutnya, pemerintah melakukan impor beras sebanyak 500.000 ton untuk meredam kenaikan harga beras saat ini.
-
Ekonomi •PDIP tolak rencana impor beras pemerintah Jokowi, ini sebabnyaPolitisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Rieke Diah Pitaloka, mengungkapkan partainya menolak rencana impor 500.000 beras yang bakal dilakukan oleh Kementerian Perdagangan. Menurutnya, produksi padi petani cukup melimpah, namun kemampuan serapan Bulog untuk mengisi stok pemerintah yang rendah.
-
Ekonomi •Mengaku surplus, 4 daerah ini menentang impor beras 500.000 tonMenteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengklaim pemerintah terpaksa harus mengambil kebijakan impor beras, sebab, stok beras dalam negeri mulai menipis. Namun dalam fakta di lapangan, sejumlah daerah mengalami kelebihan pasokan (surplus) beras yang mampu mencukupi kebutuhan rakyatnya hingga masa panen tiba.
