Ikatan Dokter Indonesia
-
News •IDI: Dokter Indonesia Butuhkan 'Branding' dari PemerintahKetua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB-IDI) dr Daeng M Faqih mengemukakan bahwa para dokter dan sistem pelayanan kesehatan di Indonesia tidak kalah dengan negara lain. Tetapi, IDI tidak menampik terkait masih kurangnya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Indonesia.
-
News •IDI Catat 751 Dokter Gugur Akibat Covid-19IDI membuat Monumen Pengabdian Dokter Indonesia di halaman Rumah Besar IDI di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, untuk mengenang jasa para dokter yang meninggal dunia dalam tugas selama pandemi COVID-19.
-
News •IDI Bangun Monumen Perjuangan untuk Penghormatan 730 Dokter Wafat Lawan Covid-19"Mari terus berjuang, tulus bekerja, untuk menjadi pahlawan bagi keluarga, pahlawan bagi sesama, pahlawan bagi bangsa dan negara," katanya.
-
News •IDI: Dokter Harus Melakukan Transformasi DiriTak kalah penting adalah transformasi sistem pelayanan kesehatan. Pelayanan harus mulai ditata dengan baik, sebab menjadi ujung tombak kesehatan masyarakat. Salah satu bentuk penataan ialah pembentukan jejaring rujukan pelayanan kesehatan yang bisa merespons cepat dan memberikan pelayanan terbaik.
-
News •IDI Soal Hukuman Kebiri: Dokter Tak Disetting jadi Algojo"Jadi kalau algojo sifatnya menghukum, profesional medis sebaliknya dan ini sudah dinyatakan secara universal oleh Asosiasi Dokter seluruh dunia dan itu dianut secara universal oleh seluruh dokter sedunia bahwa dokter itu tidak boleh terlibat dalam upaya hukuman apapun sebagai algojo," kata Daeng.
-
News •IDI Semarang Minta Dinkes Segera Musnahkan Vaksin KedaluwarsaIkatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Semarang meminta Dinas Kesehatan setempat untuk mengecek tanggal batas waktu penggunaan vaksin Covid-19. Bila ada stok vaksin yang kedaluwarsa harus segera dimusnahkan.
-
News •IDI Nilai Indonesia Menuju Endemi jika Covid-19 pada Januari 2022 Tetap LandaiIDI mengingatkan saat ini Indonesia harus mewaspadai data penambahan kasus baru pada bulan November dan Desember 2021 hingga Januari 2022.
-
News •Aturan Tes PCR Berubah-Ubah, IDI Minta Pemerintah Konsisten Buat KebijakanPada 18 Oktober 2021, pemerintah mewajibkan tes PCR bagi pengguna moda transportasi udara di wilayah Jawa dan Bali serta daerah PPKM level 3 dan 4.
-
News •IDI Banjarnegara Sarankan Pemerintah Tambah Pos Pelayanan InfeksiIa mengatakan pos pelayanan infeksi tersebut bisa dibentuk dari pemerintah pusat hingga desa, bahkan di tingkat RT dan pembentukan pos semacam itu dapat mengeliminasi biaya pasien saat berada di rumah sakit.
-
News •IDI: Pelayanan Vaksinasi Bagi Masyarakat di Abdya Aceh Tetap BerjalanIa mengatakan pihaknya sangat menyesalkan atas terjadinya insiden pembubaran secara paksa posko vaksinasi oleh sekelompok masyarakat, yang terjadi pada Selasa (27/8).
-
News •IDI Minta Kasus Ricuh Tolak Vaksin Covid-19 di Aceh Barat Daya Diusut TuntasIDI wilayah Aceh mengutuk sikap arogansi yang terjadi di sana, baik dari aparat yang menjadi pengawas jalannya vaksinasi, maupun warga yang tersulut emosi.
-
News •Ketua IDI Papua Ungkap Kondisi Nakes Selamat Usai Penyerangan KST di KiwirokTrisna memaparkan beberapa sikap terhadap kasus yang menimpa Puskesmas Kiwirok Papua.
-
News •IDI Minta Jaminan Keamanan Bagi Tenaga Kesehatan di PapuaSementara itu untuk jenazah Suster Gabriela Meilani sudah diangkat dari jurang dan ditempatkan di lokasi perlindungan terdekat di Kiwirok seraya menunggu evakuasi.
-
News •IDI Desak Aparat Tindak Tegas Penyerang Nakes di Distrik Kiwirok PapuaPengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengecam tindakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menyerang fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan di Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua. Pernyataan ini disampaikan Ketua Umum PB IDI, Daeng M Faqih.
-
News •IDI Minta Pemerintah Tarik Nakes di Pegunungan Bintang ke Tempat AmanDaeng mengaku mendapat laporan dari IDI Papua bahwa puskesmas yang berada di wilayah Distrik Kiwirok diserang kelompok diduga KKB.
-
News •IDI Dukung Pembelajaran Tatap Muka di PesantrenPembukaan pesantren di tengah pandemi COVID-19 dapat dilakukan. Syaratnya, para santri dan pengasuh sudah divaksinasi dan seluruh protokol kesehatan diterapkan secara ketat.
-
News •Tim Mitigasi IDI: 730 Dokter Wafat karena Covid-19"Angka kematian untuk usia tertinggi pada usia 50 sampai 60 tahun," ujarnya.
-
News •TNI dan IDI Berkolaborasi Dukung Percepatan Vaksinasi Covid-19Dalam pertemuan tersebut, Panglima TNI menjelaskan bahwa saat ini TNI masih terus mengerahkan segala daya dan upaya untuk mendukung pemerintah dalam program vaksinasi nasional.
-
News •Terancam Sanksi, Dokter Sebut Tak Ada Diagnosis Covid-19 Anggap Pemkab Enrekang ZalimSurat pernyataan seorang dokter di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Massenrempulu Enrekang, dr Adiany Adil yang menyebut tidak ada diagnosis Covid-19 berbuntut panjang. Bahkan, dr Adiany terancam mendapatkan sanksi dari Pemerintah Kabupaten Enrekang karena sudah lama tak bertugas.
-
News •IDI Investigasi Surat Dokter di Enrekang Sebut Tak Pernah Ada Diagnosis Covid-19Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sulawesi Selatan (Sulsel), dr Ichsan Mustari mengatakan pihaknya saat ini bersama IDI Enrekang sedang melakukan investigasi dan verifikasi terhadap dr Adiany Adil.
