Kabut Asap Palembang
-
News •Demo Kabut Asap di Kantor Gubernur Sumsel, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi"Kami tunggu komitmen gubernur menangani asap, jangan diam saja, harus ada tindakan," tegasnya.
-
News •Sumsel Diselimuti Kabut Asap, Herman Deru Batal Kunker ke Korsel & RumaniaGubernur Sumatera Selatan Herman Deru membatalkan kunjungan kerja ke Korea Selatan dan Rumania yang dijadwalkan dalam waktu dekat. Dia mengaku ingin fokus menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayahnya.
-
News •Kabut Asap Mengkhawatirkan, Warga Riau Mengungsi ke MedanKabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau membuat warganya khawatir. Di antara mereka ada yang memilih mengungsi ke Kota Medan hingga kondisi udara di tempat tinggalnya kembali bersih.
-
News •Gara-Gara Asap Pekat, 2 Pesawat Berputar di Langit PalembangKabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan mulai masuk kategori sangat tidak sehat dan berbahaya. Warga diimbau menghindari aktivitas di luar rumah pada waktu-waktu yang rentan terjadi asap pekat.
-
News •Jarak Pandang Hanya 300 Meter Imbas Kabut Asap, 5 Penerbangan di Palembang DelaySemuanya terjadi pagi tadi, Jumat (13/9).
-
News •Kabut Asap Pekat, Kualitas Udara di Palembang Masuk Kategori Tidak SehatJarak pandang hari ini saja berada di bawah satu kilometer, tepatnya 300-500 meter.
-
News •Kabut Asap di Palembang Makin Pekat, Warga Harus Pakai MaskerKabut Asap di Palembang Makin Pekat, Warga Harus Pakai Masker. Berdasarkan informasi cuaca aktual Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, jarak pandang tercatat 1 kilometer, kondisi cuaca berasap, titik embun 23 derajat celsius, dan tekan udara 1012 hpa.
-
News •Palembang diselimuti kabut asap, udara mulai tak sehatIndeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di kota itu pada Jumat (5/10) berada di 151-250 mikron/gram. Angka itu menunjukkan kondisi udara di level tidak sehat.
-
News •Masuk musim kemarau, banyak titik panas bermunculan di SumateraTitik panas (hot spot) di Sumatera mulai bermunculan saat memasuki musim kemarau tahun ini. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengirim delapan armada pesawat untuk dua provinsi.
-
News •Kebakaran 2015, 736 ribu hektar hutan di Sumsel dinyatakan rusakGubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengungkapkan, untuk memperbaiki atau melakukan restorasi hutan rusak itu memerlukan banyak biaya. Tak hanya anggaran dari APBD, dana dari pemerintah pusat (APBN) juga belum tentu mampu mencukupi.
-
News •Cegah karhutla, Sumsel tempatkan 8 water logger & kamera pantauTak ingin kebakaran hutan dan lahan (karhutla) parah seperti tahun 2015 lalu kembali terjadi, Provinsi Sumsel menempatkan water logger (pengukur debit air) di daerah rawan. Pembuatan kanal-kanal di lahan gambut juga dibangun untuk memudahkan pemadaman.
-
News •Tangani korban asap, Mensos resmikan rumah singgah di Ogan IlirRumah singgah tersebut dilengkapi satu kamar istirahat yang berisi sembilan kasur, lemari, dan loker.
-
News •Kelompok tani dikerahkan antisipasi kebakaran hutan & lahanTercatat sekitar 140 penduduk berasal dari 21 desa yang tersebar di tujuh kecamatan dilibatkan dalam 21 KTPA.
-
News •Titik api di Sumsel mulai meningkat drastis memasuki puncak kemarauSesuai prakiraan sebelumnya, puncak kemarau terjadi pada Agustus hingga September.
-
News •Jika karhutla terulang, Palembang batal jadi tuan rumah Asian Games"Tahun ini kebakaran lahan tidak boleh lagi terjadi," kata Alex.
-
News •Tak becus urusi karhutla, Singapura juluki Alex gubernur asap"Saya dibilang orang Singapura sebagai gubernur asap," keluh Alex.
-
News •Direktur perusahaan perkebunan jadi tersangka baru kebakaran hutanIdentitas tersangka masih dirahasiakan.
-
News •Padamkan api di Sumsel, satgas ujicoba cairan dari SingapuraCairan itu diuji coba di Kabupaten Ogan Komering Ilir.
-
News •Hotspot masih ada, 1 unit helikopter Riau dikirim ke SumselTotal helikopter yang beroperasi di wilayah itu sebanyak tujuh unit dan dua unit pesawat BE 200.
