Kasus Penggelapan
-
News •Update 4 Tersangka Kasus Penyelewengan Dana ACTKempat tersangka yaitu, Mantan Presiden ACT, Ahyudin; Presiden ACT, Ibnu Khajar; Ketua pengawas ACT pada 2019-2022, Heryana Hermai; serta anggota pembina dan Ketua Yayasan ACT, Novariadi Imam Akbari.
-
News •Diduga Jual Barang Bukti, Kepala Rupbasan Makassar DinonaktifkanKepala Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Makassar Arifuddin dinonaktifkan dari jabatannya. Penonaktifkan Arifuddin untuk kepentingan pemeriksaan dugaan tindakan penyalahgunaan wewenang menjual barang bukti sitaan negara.
-
News •Polisi Tetapkan 2 Orang Tersangka Penggelapan Dana Nasabah KSP Sejahtera BersamaDirektur Tipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan mengungkapkan, penetapan tersangka terhadap IS dan DZ dilakukan setelah melalui proses pemeriksaan para saksi dan sejumlah barang bukti.
-
News •Bendahara Desa Pangaur Bogor Bawa Kabur Uang BLT hingga Gaji Pegawai Rp405 Juta“Memang oknum bendahara ini orang lama dan sudah dipercaya desa. Kami minta Pemdes harus terbuka kepada masyarakat terkait masalah ini agar tidak terjadi fitnah,” tuturnya.
-
News •Dirut Asuransi Kresna Life Ditetapkan Jadi Tersangka TPPUNurul mengatakan kasus ini telah ditemukan adanya dugaan tindakan penggelapan asuransi yang termasuk dalam TPPU dilakukan oleh KS selaku Dirut PT Asuransi Kresna Life.
-
News •Jessica Iskandar Datangi Polda Bali, Serahkan Barang Bukti Kasus Penggelapan MobilnyaKabid Humas Polda Bali Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pemanggilan terhadap terlapor Stefanus Christopher dan dalam kasus ini sebelumnya sudah dua kali dipanggil namun belum hadir untuk menjalani pemeriksaan.
-
News •Hakim PN Jaksel Tolak Gugatan Praperadilan Tersangka Kasus Penipuan Wanaartha LifePada petitumnya sebelumnya, ketiga tersangka selaku pemohon gugatan meminta majelis hakim PN Jakarta Selatan untuk membatalkan penetapan tersangka oleh Bareskrim Polri.
-
News •Polri Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Indosurya ke Kejari JakbarProses pelimpahan itu dilakukan pada 5 September 2022.
-
News •Catut Data Nasabah untuk Kredit Fiktif, Eks Kepala Unit BRI Pekanbaru DiperiksaPenyelidikan dugaan kredit fiktif itu berdasarkan laporan nasabah M Afdhal. Identitasnya dicatut untuk mengambil pinjaman di BRI.
-
News •Gelapkan 600 Sak Gula Rafinasi, Sopir Truk dan Komplotan DitangkapTujuh pelaku penggelapan gula rafinasi diringkus Unit III Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim. Mereka ditangkap setelah membawa kabur 600 sak atau 30 ton gula rafinasi.
-
News •Diduga Sekap Karyawan, Dirut PT Meratus Line Jadi TersangkaKasus dugaan penyekapan terhadap ES, seorang karyawan PT Meratus Line di Surabaya, memasuki babak baru. SR, Direktur Utama (Dirut) perusahaan kelautan atau kemaritiman itu telah ditetapkan sebagai tersangka.
-
News •Istri Ferry Mursyidan Baldan Tersangka Kasus Penggelapan, Ini Penjelasan Kuasa HukumKuasa Hukum PT Rantau Utama Bhakti Sumatera, Ricky Hasiholan Hutasoit, penetapan kliennya sebagai tersangka oleh penyidik Bareskrim adalah tindakan upaya kriminalisasi investor pertambangan.
-
News •Istri Mantan Menteri ATR/BPN Ferry M Baldan Ditetapkan Tersangka Kasus PenggelapanHal tersebut dibenarkan Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Brigjen Wisnu Hermawan. Katanya, penetapan itu berdasarkan bukti dan keterangan saksi yang diperiksa.
-
News •Dana Boeing yang Diselewengkan ACT Bertambah jadi Rp107,3 MiliarPolri juga menemukan ternyata dana dari Boeing tersebut juga digunakan untuk kegiatan pembangunan sarana sosial. Dana tersebut diduga ikut disalahgunakan oleh ACT.
-
News •Ini Peran Tujuh Tersangka Kasus Penipuan dan Pemalsuan Data WanaArtha LifePasal yang dipersangkakan berkaitan dengan Pasal 75 Undang-Undang Nomor 40 tahun 2014 terkait penyampaian informasi tidak benar kepada pemegang polis, dan pasal 76 terkait dengan penggelapan premi asuransi dan Pasal 81 juncto 82 terkait korporasi asuransi.
-
News •Polri Tetapkan Tujuh Tersangka Kasus Penipuan & Pemalsuan Data WanaArtha LifeNurul belum membeberkan terkait peran dan identitas ketujuh tersangka. Dia hanya menyebut inisial dan pasal hukuman yang dipersangkakan dalam kasus ini.
-
News •Muhammadiyah Minta Bareskrim Bekukan Kelembagaan ACTMu'ti mengatakan pengadilan yang nantinya memutuskan apakah para tersangka penyelewengan donasi umat itu bersalah atau tidak.
-
News •PBNU Dukung Polisi Usut Aliran Dana ACT: Jangan Sampai untuk Kelompok RadikalPPATK telah mengindikasi dugaan adanya transaksi yang berkaitan dengan aktivitas terorisme oleh lembaga filantropi umum Aksi Cepat Tanggap (ACT).
-
News •Polri: Banyak Donasi dari Perusahaan Lain Diduga Diselewengkan ACTSayangnya, Whisnu belum bisa membeberkan daftar perusahaan yang dananya disalahgunakan tersebut. Polisi saat ini fokus mendalami empat tersangka dari ACT.
-
News •Jadi Tersangka Dugaan Penyelewengan Dana ACT, Ahyudin dan Ibnu Khajar Belum DitahanMeski sudah ditetapkan sebagai tersangka, polisi belum melakukan penahanan terhadap keempat orang itu. Hal ini akan dilakukan setelah penyidik melakukan diskusi secara internal.
