Kesehatan Nasional
-
News •Tahukah Anda? Program Makan Bergizi Gratis Prabowo Targetkan 83 Juta Penerima pada 2025Menteri Wihaji tegaskan Program Makan Bergizi Gratis penting tingkatkan kualitas keluarga, sasar ibu hamil hingga balita, demi generasi emas Indonesia.
-
News •Tahukah Anda? Pemerintah Perluas Akses ATMP untuk Penyakit Kritis, Tingkatkan Layanan Kesehatan NasionalKementerian Kesehatan, BPOM, dan BPJS Kesehatan berkolaborasi memperluas akses ATMP di seluruh Indonesia. Upaya ini bertujuan meningkatkan layanan kesehatan modern untuk penyakit kritis dan menjamin ketersediaan finansial.
-
News •Tahukah Anda? Undip dan Bappenas Bangun Pusat Riset Penanggulangan Kanker Terpadu di RSND SemarangUndip dan Bappenas berkolaborasi menjadikan RSND Semarang sebagai Pusat Riset Penanggulangan Kanker terkemuka. Proyek ini menjanjikan terobosan penanganan penyakit mematikan dan mencetak dokter spesialis. Bagaimana detailnya?
-
News •Tahukah Anda? Pemerintah Serius Dorong RS Daerah Jadi Pusat Pelatihan Demi Pemerataan Dokter SpesialisMenteri Dalam Negeri Tito Karnavian mendesak pemerintah daerah siapkan RSUD jadi rumah sakit pendidikan untuk percepat pemerataan dokter spesialis di seluruh Indonesia.
-
News •Indonesia Peringkat 2 Penderita TBC: Pemprov Kepri Alokasikan Rp5 Miliar untuk Penanganan TBC Kepri, Target Eliminasi 2030Pemprov Kepri serius tangani TBC dengan alokasi Rp5 miliar dari BTT APBD 2025. Anggaran ini untuk memperkuat Penanganan TBC Kepri dan mencapai target eliminasi 2030, meski Indonesia masih jadi penderita TBC terbesar kedua di dunia. Apa saja langkahnya?
-
News •Rp46 Miliar Disiapkan! Peningkatan Layanan Kesehatan Penajam Paser Utara Dipercepat Dukung IKNPemerintah pusat menggelontorkan dana fantastis untuk Peningkatan Layanan Kesehatan Penajam Paser Utara. Fasilitas canggih seperti operasi ring jantung akan segera hadir demi mendukung IKN.
-
Politik •Mendagri Ungkap Peran Krusial Daerah untuk Pemerataan Dokter Spesialis, Tahukah Anda RSUD Jadi Kunci?Mendagri Tito Karnavian menegaskan peran vital pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan dokter spesialis di Indonesia, menyoroti penguatan RSUD sebagai kunci utama.
-
News •Wabup Temanggung Tekankan SOP: Program Makan Bergizi Gratis Harus 'Zero Eksiden' untuk Kualitas TerbaikWakil Bupati Temanggung, Nadia Muna, menegaskan pentingnya Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memastikan kualitas dan mencegah insiden. Apa saja penekanannya?
-
News •Terungkap! 1,3 Juta Ibu Hamil dan Balita Telah Nikmati Program Makan Bergizi Gratis, BKKBN Usulkan Integrasi Dapur SehatProgram Makan Bergizi Gratis telah menjangkau 1,3 juta ibu hamil dan balita. BKKBN kini mengusulkan integrasi dengan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) untuk percepatan distribusi, bagaimana dampaknya?
-
News •Fakta Unik: RSUD Besuki Situbondo Jadi Tuan Rumah Dokter Spesialis Kulit Lulusan Jerman Berkat Program Adaptasi KemenkesProgram Adaptasi Kemenkes membawa dr. Suyanto Lim, spesialis kulit lulusan Jerman, ke RSUD Besuki Situbondo. Bagaimana kontribusinya meningkatkan layanan kesehatan?
-
News •Wow! Kepesertaan JKN Gorontalo Capai 94 Persen, Hampir Sempurna dalam UHC Kesehatan NasionalProvinsi Gorontalo berhasil mencapai 94 persen cakupan Kepesertaan JKN, mendekati Universal Health Coverage (UHC). Apa artinya bagi akses kesehatan masyarakat?
-
News •Fakta Unik: 685 Warga Banyuwangi Nikmati Operasi Katarak Gratis, PMI dan JFF BerkolaborasiPalang Merah Indonesia (PMI) Banyuwangi bersama John Fawcett Foundation (JFF) kembali menggelar **operasi katarak gratis Banyuwangi** bagi ratusan warga, akankah program ini terus berlanjut?
-
News •Kemenkes Perkuat RS Adam Malik Jadi Pusat Unggulan, Ternyata Kasus Moyamoya Lebih Banyak dari Dugaan, Tingkatkan Layanan StrokeKementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkuat rumah sakit unggulan seperti RS Adam Malik untuk pemerataan layanan stroke di seluruh Indonesia. Terungkap, kasus moyamoya ternyata lebih banyak dari dugaan awal.
-
News •Fakta Mengejutkan: Stroke Penyebab Kematian Ketiga Dunia, Kemenkes Minta RS Perkuat Penanganan Penyakit StrokeKementerian Kesehatan (Kemenkes) mendesak rumah sakit rujukan untuk meningkatkan akses pelayanan dan Penanganan Penyakit Stroke, mengingat penyakit ini menjadi penyebab kematian ketiga di dunia. Apa langkah konkretnya?
-
News •Tahukah Anda? Beban Penyakit Katastropik Tinggi, Gubernur Usulkan Pembangunan Rumah Sakit Vertikal Kemenkes di SulbarGubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka mengusulkan pembangunan Rumah Sakit Vertikal Kemenkes di Mamuju, sebuah langkah strategis mengatasi tingginya beban penyakit katastropik dan keterbatasan fasilitas kesehatan di provinsi tersebut.
-
News •Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Pemprov Sulteng Ungkap 60% Anak Indonesia Kurang Gizi SeimbangPemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) berkomitmen penuh mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang krusial untuk mengatasi 60% anak Indonesia yang kekurangan akses gizi seimbang. Bagaimana implementasinya?
-
News •Mengapa SPPG yang Alami Keracunan MBG Disetop 14 Hari? Ini Penjelasan BGNBadan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terlibat kasus keracunan MBG minimal 14 hari untuk investigasi mendalam. Simak langkah selanjutnya yang diambil BGN.
-
News •Tahukah Anda? Indonesia dan Jerman Bersatu Tingkatkan Pengobatan Kanker Serviks Lewat Proyek ACTIVE 2.0Indonesia dan Jerman berkolaborasi dalam proyek ACTIVE 2.0 untuk meningkatkan pengobatan kanker serviks, menargetkan eliminasi penyakit mematikan ini. Bagaimana proyek ini mengubah layanan kesehatan?
-
News •Fakta Unik: RSUD Bogor Segera Jadi Tipe A, Pemprov Jabar Verifikasi Alih KepemilikanPemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) tengah gencar melakukan verifikasi lapangan untuk alih kepemilikan RSUD Bogor. Proses ini diharapkan meningkatkan layanan kesehatan dan menjadikan RSUD Bogor rumah sakit rujukan regional.
-
News •Waspada! 5 Daerah di Kaltim Catat Angka Kematian DBD di Atas Target Provinsi, Total 3.647 KasusDinas Kesehatan Kaltim menyatakan lima daerah waspada DBD Kaltim setelah mencatat 3.647 kasus dan 11 kematian, dengan CFR di atas target provinsi. Apa penyebab utamanya?
