Kpk Ott Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah
-
News •Sidang Nurdin Abdullah, Saksi Ungkap Dana Bantuan Masuk Rekening Yayasan Masjid PucakDalam sidang lanjutan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi masih menggali aliran uang diduga gratifikasi dari kontrak kepada Nurdin Abdullah untuk pembangunan masjid di Pucak, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros.
-
News •Adik Ipar Sebut Nurdin Abdullah Beli Tanah di Pucak Maros Pakai Uang PribadiHasmin Badoa juga mengetahui terkait pembangunan masjid di kawasan Pucak. Masjid berdiri di atas tanah Nurdin Abdullah yang telah diwakafkan untuk kepentingan ibadah masyarakat sekitar.
-
News •Nurdin Abdullah Bantah Terima Suap Rp2,2 M: Demi Allah Saya Tolak"Beras disimpan di Baruga Patingalloang sebagai pusat bantuan Covid-19. Selain pak Robert, ada juga yang Bulog yang serahkan beras, ada bantuan sembako, gula, dan lain-lain. Kita tidak gunakan APBD tetapi sumbangan dari masyarakat," tuturnya.
-
News •Sidang Kasus Nurdin Abdullah, JPU KPK Cecar Kontraktor Soal Titipan Uang Rp1 MiliarKeterangan kontraktor Robert, membuat JPU KPK bereaksi. Bahkan, JPU KPK mengaku curiga Robert memberikan keterangan palsu.
-
News •Anak Buah Kontraktor Ungkap Penyerahan Uang Rp2,2 M ke Ajudan Nurdin AbdullahDalam sidang itu, anak buah kontraktor Ferry Tanriady, Yusman Yusuf mengaku pernah menyerahkan uang Rp2,2 miliar kepada ajudan Nurdin Abdullah, Syamsul Bahri.
-
News •Kontraktor Dapat Arahan Ajudan Nurdin Abdullah Setor Uang Rp2,2 MiliarSaat kembali ke Makassar, Ferry kembali menghubungi Gatot untuk menanyakan keberadaan Nurdin Abdullah. Hanya saja, Ferry diarahkan Gatot untuk menghubungi langsung ajudan Nurdin Abdullah, Syamsul Bahri.
-
News •JPU KPK Persoalkan Dana Rp4,6 Miliar ke Nurdin Abdullah, Saksi Tegaskan PinjamanDalam persidangan, Yusuf Tyos membenarkan adanya uang sebesar Rp4,6 miliar dari dirinya kepada Nurdin Abdullah. Tetapi Yusuf mengaku dana tersebut adalah uang yang dipinjam oleh Nurdin Abdullah karena ada sertifikat rumah toko (ruko) di Jalan Penghibur Makassar yang dijadikan jaminan.
-
News •Pejabat Pemprov Sulsel Akui Didatangi Timses Nurdin Abdullah untuk Minta ProyekJPU KPK, Siswandono mengatakan pihaknya menghadirkan Sekretaris Balitbangda Sulsel, Junaedi dan Kepala Biro Umum Pemprov Sulsel, Idham Kadir untuk menggali soal adanya permintaan proyek dari tim pemenangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman di Pilgub Sulsel.
-
News •Sidang Nurdin Abdullah, Jaksa Cecar 2 Pejabat Pemprov Sulsel Soal Timses Minta ProyekSaksi dihadirkan yakni Sekretaris Balitbangda Sulsel, Junaedi dan Kepala Biro Umum Pemprov Sulsel, Idham Kadir untuk menggali soal adanya permintaan proyek dari tim pemenangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman di Pilgub Sulsel.
-
News •Sidang Suap Gubernur Sulsel, Kontraktor Akui Setor Uang ke Ajudan Nurdin AbdullahKontraktor AM Parakkassi Abidin mengaku pernah menyerahkan uang sebesar USD200 ribu kepada Syamsul Bahri, yang merupakan ajudan Nurdin Abdullah, sekitar Januari 2021. Permintaan itu juga berdasarkan pesanan H Momo.
-
News •Sidang Kasus Nurdin Abdullah, Anak Buah Agung Ditanya Soal Daftar Penerima UangJaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan tujuh saksi dalam kasus suap dan gratifikasi yang menjerat Gubernur nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah, dan mantan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Edy Rahmat.
-
News •Mantan Cawabup Bulukumba Bantah Terima Uang dari Nurdin AbdullahAndi Makkassau dihadirkan JPU KPK untuk menggali pengakuan terdakwa Nurdin Abdullah terkait uang bantuan untuk Pilkada Bulukumba sebesar SGD 150 ribu.
-
News •Pengacara Heran Keppres Pemberhentian Sementara Nurdin Abdullah Beredar di MedsosPresiden Joko Widodo (Jokowi) telah memberhentikan sementara Nurdin Abdullah sebagai Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel). Pemberhentian tersebut, ditanggapi penasihat hukum Nurdin Abdullah, Arman Hanis.
-
News •Sidang Perkara Suap Nurdin Abdullah, Sopir Edy Rahmat Akui 2 Kali Dapat ProyekJPU mengungkap bahwa sopir terdakwa Edy Rahmat, Irfandi, pun pernah mendapatkan dua proyek penunjukan langsung di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. Dua proyek itu didapatkannya saat terdakwa Edy Rahmat menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel.
-
News •Sidang Kasus Nurdin Abdullah, 2 Sopir Ini Beberkan Penyerahan Uang SuapJaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan sopir Agung Sucipto dan Edy Rahmat yakni Nuryadi serta Irfandi, dalam sidang kasus suap dan gratifikasi menyeret nama Gubernur nonaktif Sulsel, Nurdin Abdullah.
-
News •Beredar Keppres Pemberhentian Sementara Nurdin Abdullah sebagai Gubernur SulselSebuah surat Keputusan Presiden (Keppres) Joko Widodo tentang pemberhentian sementara Nurdin Abdullah sebagai Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) beredar di media sosial (medsos). Nurdin Abdullah sendiri saat ini sedang menjalani persidangan kasus dugaan suap dan gratifikasi.
-
News •Keluarga Nurdin Abdullah Sesalkan Pembongkaran Ruang VVIP Rujab Eks Gubernur Sulsel"Kau mau masuk ruangannya kakak saya, tidak boleh. Minta izin sama saya," ucapnya dalam video.
-
News •Dugaan Korupsi Nurdin Abdullah, Istri Edy Rahmat Sebut Suaminya Bawa Pulang Uang SuapHikmawati mengaku suaminya membawa pulang dan menyimpan koper dan ransel di rumah dinasnya. Belakangan dia mengetahui keduanya berisi uang suap dari Agung Sucipto untuk Nurdin Abdullah.
-
News •Pengacara Nurdin Abdullah Kecewa Plt Gubernur Sulsel Banyak Jawab Tidak TahuDalam sidang, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dicecar JPU KPK dan pengacara Nurdin Abdullah terkait proyek-proyek terkait perkara itu. Namun, dia lebih banyak menjawab tidak mengetahui.
-
News •JPU KPK Gali Peran Eks Anak Buah Nurdin Abdullah Menangkan Perusahaan Agung SuciptoJaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) menghadirkan delapan orang saksi dalam sidang perkara suap dan gratifikasi yang menjerat Gubernur nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah dan Eks Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Edy Rahmat.
