LinkAja
-
Ekonomi •Menteri Rini Buka Peluang Tambah Kepemilikan Saham LinkAjaMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno membuka peluang akan menambah kembali kepemilikan saham layanan keuangan berbasis elektronik LinkAja. Saat ini baru terdapat 7 perusahaan BUMN, di mana 4 di antaranya adalah Bank Umum BUMN.
-
Ekonomi •Menteri Rini Resmikan Aplikasi Elektronik BUMN LinkAjaLinkAja memiliki misi untuk memberikan akses layanan keuangan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat Indonesia dalam rangka mendorong peningkatan inklusi keuangan dan suksesnya Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).
-
Ekonomi •Suntik Modal Rp300 Miliar, BRI Kuasai 19 Persen Saham LinkAjaUntuk bank-bank milik negara (Himbara) sudah memiliki porsi kepemilikan masing-masing di LinkAja. Namun dia mengakui sejumlah perusahaan BUMN yang bergerak di bidang transportasi akan ikut menjadi pemegang saham.
-
Ekonomi •Gandeng 4 Bank BUMN, LinkAja Rilis Versi SyariahMoU ini terkait dengan pengembangan sistem pembayaran digital yang dikelola secara syariah yaitu LinkAja Syariah sebagai platform pembayaran digital syariah dan uang elektronik bersama empat 4 (empat) bank syariah milik BUMN termasuk BNI Syariah.
-
Ekonomi •Kembangkan Industri Halal, BUMN Luncurkan LinkAja SyariahDirektur Pengembangan Ekonomi Syariah dan Industri Halal KNKS Afdhal Aliasar mengatakan, ke depan LinkAja Syariah menjadi sistem pembayaran digital yang mampu mendukung ekosistem digital ekonomi syariah.
-
Ekonomi •Masih Terus Diperbaiki, Peluncuran LinkAja Kembali DitundaSetelah sempat direncanakan rilis pada 13 April lalu dan mengalami kemunduran menjadi 21 April, seremonial peluncurannya dikabarkan bakal digelar pada hari ini 5 Mei namun kembali tertunda.
-
Ekonomi •Belum Resmi Diluncurkan, Pengguna Terdaftar LinkAja Diklaim Capai 32 JutaDirektur Sales PT Telkomsel Sukardi Silalahi mengatakan pengguna terdaftar aplikasi pembayaran nontunai LinkAja, saat ini mencapai 32 juta sedangkan pengguna aktif layanan teknologi finansial yang segera diluncurkan dalam waktu dekat tersebut sekitar 32 juta.
-
Ekonomi •Menteri Rini Sebut Seremonial Peluncuran LinkAja Bakal Digelar 5 MeiPeluncuran layanan dompet digital hasil karya BUMN bernama LinkAja hingga kini masih terus tertunda. Setelah sempat direncanakan rilis pada 13 April dan mengalami kemunduran menjadi 21 April, seremonial peluncurannya dikabarkan bakal digelar pada 5 Mei 2019 nanti.
-
Ekonomi •Tahun Depan, Pinjam Duit Modal Usaha Bisa Lewat LinkAjaLinkAja akan segera melakukan ekspansi mereka di dunia keuangan digital. Pada awal tahun depan, para pegiat usaha kecil dapat meminjam dana usaha lewat LinkAja. Target market LinkAja untuk penyaluran kredit adalah 2,5 juta orang.
-
Ekonomi •Menteri Rini Klaim Pengguna LinkAja Sudah Capai 25 JutaMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarni mengatakan, pihaknya terus gencar mempromosikan sistem pembayaran baru buatan BUMN yaitu LinkAja. Dia mengklaim, meski belum resmi diluncurkan, namun pengguna LinkAja sudah mencapai puluhan juta.
-
Ekonomi •Diluncurkan Minggu Depan, LinkAja Diklaim Mampu Saingi AlipayMenteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno berambisi LinkAja mampu kalahkan Alipay sebagai aplikasi pembayaran. Hal ini dilihat dari jumlah penduduk Indonesia dan peningkatan literasi keuangan.
-
Apa Itu LinkAja? Berikut Deretan Layanan dan KemudahannyaApa Itu Link Aja? Berikut Deretan Layanan dan Kemudahannya
-
Ekonomi •LinkAja Diyakini Dapat Bersaing di Industri FintechDirektur Konsumer BRI Handayani pun optimis LinkAja akan menjadi platform pembayaran digital karya Indonesia yang kuat dan dapat bersaing. Diketahui, LinkAja sudah diluncurkan sejak 1 Maret lalu.
-
Ekonomi •INDEF Prediksi LinkAja Mampu Kalahkan GO-PAY dan OVONamun, kehadiran LinkAja bukan tanpa kelemahan. Dia menilai LinkAja bisa kontradiktif terhadap pengembangan bisnis fintech di Indonesia. LinkAja bisa saja mengganggu pasar bisnis fintech pembayaran saat ini sedang berkembang pesat dan menarik minat swasta.
-
Ekonomi •Telkomsel Resmi Alihkan Modal dan Layanan T-Cash ke LinkAjaPT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) melakukan penyetoran modal nontunai (inbreng) kepada PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) berupa bisnis layanan uang elektronik T-Cash. Inbreng yang disetorkan tersebut berupa bisnis layanan uang eletronik T-Cash.
-
LinkAja Buka Peluang Inklusi Keuangan yang Lebih LuasKementrian BUMN memiliki cita-cita besar untuk memiliki satu layanan keuangan berbasis elektronik di seluruh perusahaan badan usaha milik negara. Untuk mewujudkan itu, Kementrian BUMN menggabungkan sejumlah layanan fintech BUMN menjadi LinkAja, sebagai penyedia layanan keuangan berbasis elektronik.
-
LinkAja Sebagai Sarana Percepat Inklusi Keuangan NasionalUji coba aplikasi mobile money TCASH menjadi LinkAja resmi dimulai pada Jumat (22/2). Antusiasme pelanggan yang memiliki akun TCASH untuk menjajal aplikasi LinkAja sangat tinggi. Antusiasme yang tinggi tersebut membawa sedikit ekses ketidaknyamanan pengguna TCASH yang mengonversi aplikasinya menjadi LinkAja.
-
Ekonomi •TCASH Tunda Perubahan Akibat Kendala Teknis, Bos LinkAja Pastikan Keamanan SaldoTCASH memulai perubahan menjadi LinkAja. Pada pelaksanaannya, proses konversi aplikasi ini mengalami kendala teknis, sehingga untuk kenyamanan pelanggan, TCASH menunda proses konversi aplikasi mobile ke LinkAja dan mengembalikan ke aplikasi mobile TCASH semula.
-
Ekonomi •BUMN Blak-blakan Strategi LinkAja Bersaing Dengan GO-PAY dan OVODeputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Survey dan Konsultasi Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan, dengan hadirnya LinkAja, akan meramaikan pasar uang elektronik yang saat ini sudah ada. Untuk tahap awal, LinkAja bakal digunakan dalam layanan-layanan perbankan BUMN yang bersifat mandatori.
-
Ekonomi •Bos BCA Sambut Positif Kehadiran LinkAja, Berharap Tumbuhkan Kesadaran Non TunaiLinkAja adalah sebuah layanan keuangan elektronik sinergi BUMN. Terkait strategi BCA sendiri dalam menghadapi persaingan berbagai produk uang elektronik, Jahja mengatakan meskipun belum digitalisasi, pihaknya telah memiliki sejumlah sistem pembayaran melalui platform sejumlah merchant yang bekerjasama dengan BCA.
