Menristek
-
News •Menristekdikti Sebut Mahasiswa WNI Kerja Paksa di Taiwan Korban Penipuan CaloMenteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir memastikan 300 mahasiswa Indonesia yang diduga kerja paksa di Taiwan ditipu calo yang menawari pendidikan di wilayah otonomi khusus China itu.
-
News •Menristekdikti: UKM Jadi Benteng Menangkal RadikalismeNasir menjelaskan ketika itu belum ada regulasi yang mendukung langkah pembentengan radikalisme di kampus. Hingga akhirnya pemerintah pada akhirnya 2017 mengeluarkan Perppu untuk menertibkan.
-
6News •Sambangi KPK, Menristekdikti Bicarakan Pencegahan KorupsiSambangi KPK, Menristekdikti Bicarakan Pencegahan Korupsi. Meristekdikti Mohamad Nasir bertemu dengan pimpinan KPK untuk membicarakan kerjasama kedua lembaga dalam pencegahan korupsi.
-
News •Menristekdikti nilai perlu modernisasi sistem agar pendidikan di Indonesia merataMenristekdikti nilai perlu modernisasi sistem agar pendidikan di Indonesia merata. "APK (Angka Partisipasi Kasar) kita menjadi baik, anak-anak di daerah perbatasan bisa kuliah dengan baik, anak di daerah tertinggal bisa kuliah dengan baik kalau kita mempunyai learning innovation dengan baik."
-
News •Menristekdikti tak akan tolerir permainan uang di pemilihan rektorMenteri Nasir juga membantah adanya wacana rencana pemilihan rektor oleh Presiden seperti yang sempat disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. Nasir menegaskan hingga saat ini pemilihan rektor tetap berada di Kemenristekdikti.
-
Politik •Menristekdikti minta kampus bersih dari aktivitas politikMenteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir meminta perguruan tinggi atau kampus benar-benar bersih dari aktivitas politik. Kampus harus steril dari kegiatan berbau politik, termasuk kemungkinan dukung mendukung calon tertentu.
-
News •Menristekdikti mulai proses merger 243 PTSPenggabungan tersebut, kata Nasir, untuk peningkatan kualitas bagi PTS dengan program studi dan mahasiswa minim. Mereka diminta melebur dengan perguruan tinggi lain.
-
Politik •Menristekdikti beri sanksi kampus jika terbukti ada kegiatan politik praktis"Kalau orang mau berpolitik jangan di kampus, kampus harus netral. Karena nantinya akan berdampak kepada mahasiswa, akan menjadikan kampus tidak independen," ujar Nasir.
-
News •Menristek Dikti minta kampus permudah biaya kuliah mahasiswa korban gempaMenristek Dikti minta kampus permudah biaya kuliah mahasiswa korban gempa. Dia tak ingin ada mahasiswa yang berhenti kuliah karena terganjal biaya kuliah.
-
5News •Pemerintah gelar Harmoni Indonesia untuk sambut Asian GamesPemerintah gelar Harmoni Indonesia untuk sambut Asian Games. Acara yang melibatkan 7 juta mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi yang ada di Tanah Air ini rencananya berlangsung di Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu, 5 Agustus 2018, pukul 6.30 WIB.
-
News •Mahasiswa Unnes kaget soal aturan wajib daftar akun medsos pribadi ke kampusMenurut Rokhil, sampai saat ini belum ada sosialisasi terkait kebijakan tersebut. "Sosialisasi belum, tapi sudah tahu. Nanti pakai Telegram, biar memantau akun yang radikal, tidak hanya mahasiswa tapi juga dosen. Tapi juga bisa buat kepentingan akademis," ucapnya.
-
News •Menristekdikti tegaskan radikalisme di kampus tanggung jawab rektorUntuk menangkal radikalisme di kampus, Nasir meminta kepada rektor-rektor untuk melakukan pendataan di lingkungan civitas akademiknya. Data itu bisa dipakai sebagai acuan dalam menangani radikalisme di kampus.
-
News •Pemerintah targetkan 2019 Indonesia pimpin publikasi ilmiah di Asia TenggaraNasir menilai selama 2018, publikasi ilmiah Indonesia terus mengalami peningkatan. Saat ini peringkat Indonesia dalam publikasi ilmiah berada di nomor dua atau di bawah Malaysia.
-
News •Menristekdikti: Tugas rektor pantau medsos mahasiswa, cegah radikalisme masuk kampusMenteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir meminta para rektor pro aktif mencegah masuknya paham radikalisme ke lingkungan kampus. Salah satunya dengan memantau medsos mahasiswa.
-
News •Pencantuman akun medsos buat mahasiswa baru potensi menciptakan gapKetimbang mengimbau calon mahasiswa mencantumkan akun media sosial mereka, Effendi justru mempertanyakan peran tokoh-tokoh yang ada di Universitas.
-
News •Belajar kereta cepat, 15 insinyur pilihan dikirim Kemenristekdikti ke ChinaPara insinyur tersebut berasal dari sejumlah lembaga yang akan berfokus pada pengembangan kereta cepat di Tanah Air, antara lain, PT INKA (Persero), Politeknik Negeri Madiun, serta dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).
-
News •Menteri Nasir minta orangtua tak cemas anak kuliah di kampus terpapar radikalismeMeski demikian, Menteri Nasir para orangtua mengawasi putra putrinya dengan maksimal. Sebab, kampus merupakan lingkungan pendidikan yang bebas. "Orangtua tolong hati-hati. Itu penting sekali, Tidak berarti hanya 7 PTN itu, semua PT di mana pun akan terjadi hal yang sama. Kita ada plus dan minus nya di mana pun."
-
News •Pengawasan radikalisme di kampus dijamin tak renggut kebebasan mahasiswa"Kami bukan memberantas kebebasan. Kebebasan berjalan terus. Acara-acara yang lain apakah boleh ya silakan contoh kemarin ada salah satu mahasiswa dalam media mengatakan apakah tidak boleh mempelajari yang di luar itu," tuturnya.
-
News •Pengawasan akun medsos dosen dan mahasiswa dinilai kurang efektifLangkah Menristekdikti Mohamad Nasir melakukan pengawasan aktivitas media sosial para rektor dan dosen dengan alasan memantau masuknya paham radikalisme ke dalam kampus dinilai kurang efektif. Meski langkah itu dianggap sebagai sesuatu yang wajar untuk dilakukan sebagai langkah antisipasi.
-
News •Aktivitas rektor, dosen hingga mahasiswa di media sosial akan dipantauMenristekdikti telah bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk memantau potensi masuknya radikalisme dalam kampus. Aktivitas para rektor, dosen, mahasiswa akan dipantau. Termasuk aktivitas mereka di sosial media.
