Muhammad Hanif Dhakiri
-
Ekonomi •Menaker: Ojek Online Status Mitra Kerja Tak Dapat THRMenteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengungkapkan, siapapun yang memiliki hubungan atau status kerja maka berhak memperoleh THR Lebaran tersebut.
-
Politik •Gagal Lolos Ke DPR, Hanif Dhakiri Akui Tidak Optimal Kampanye di DapilDia beralasan kesibukannya sebagai menteri membuatnya jadi tidak memiliki banyak waktu untuk bisa melakukan kampanye. Dan Dia mengklaim lebih memilih untuk fokus sebagai menteri dibanding sebagai politisi.
-
Politik •Dapil Depok-Bekasi: Lukman Hakim & Hanif Dhakiri Diprediksi Tak Lolos ke SenayanMenteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin (PPP) dan Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri (PKB) yang menjadi calon anggota DPR dari Dapil Jabar VI (Kota Depok dan Kota Bekasi) diperkirakan tidak lolos ke Senayan. Nasib serupa diprediksi juga dialami para caleg artis.
-
Politik •Apa Kabar Para Menteri Jokowi yang Nyaleg di Pemilu 2019, Lolos ke DPR?Banyak menteri-menteri yang duduk dalam kabinet kerja Presiden Jokowi ikut nyaleg dalam Pemilu 2019. Bagaimana hasil perolehan suara mereka? Apakah akan lolos ke Senayan.
-
Ekonomi •Pemerintah Cari Cara Revisi Aturan Upah Buruh Untungkan Semua PihakMenteri Ketenagakerjaan (Menaker), Hanif Dhakiri, mengatakan permintaan buruh untuk merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan harus dikaji lebih dulu. Dia menegaskan, revisi upah buruh harus saling menguntungkan baik bagi pekerja maupun pelaku usaha.
-
News •Jokowi Hologram Sapa Pengunjung Job Fair di BekasiHologram dipasang di panggung utama membuka Job Fair yang diikuti oleh 130 perusahaan dengan 11 ribu lowongan kerja. Hologram dengan suara Jokowi asli diputar selama 10 menit di hadapan pengunjung dan Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri.
-
Ekonomi •Menaker Hanif: Pengangguran Bukan Disebabkan Minimnya Lapangan KerjaMenteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menegaskan bahwa persoalan pengangguran di Indonesia bukan disebabkan minimnya ketersediaan lapangan kerja, melainkan dipicu oleh ketimpangan 'skill' atau keterampilan calon tenaga kerja.
-
Ekonomi •Menteri Hanif: Ketimpangan Keterampilan Jadi Masalah di Pemerintahan JokowiDia menerangkan, di era pemerintah Jokowi ini yang menjadi persoalan bukanlah susahnya mencari lapangan pekerjaan namun justru masalah ketimpangan skill atau kemampuan. Saat ini jumlah angkatan kerja Indonesia ada 131 juta orang, di mana 58 persennya adalah lulusan SD dan SMP.
-
News •TKD Jokowi-Ma'ruf Jatim Ingin Sapu Bersih Suara MilenialTim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widod (Jokowi)-KH Ma'ruf wilayah Jawa Timur meminta para relawan dan pendukung untuk terus menyosialisasikan Paslon 01 hingga tanggal pencoblosan, 17 April 2019.
-
News •Hanif Dhakiri Ajak Warga Surabaya Pilih Pemimpin yang Tidak Punya LahanHadiri deklarasi Milenial Ijo untuk Jokowi yang digelar alumni SMA/SMK se-Surabaya, Sekjen PKB Hanif Dhakiri mengajak para generasi muda memilih pemimpin dengan akal sehat, Sabtu (2/3).
-
Ekonomi •Menaker Hanif: Program Desa Migrasi Produktif Tekan Pengiriman TKI Ilegal"Selama ini sudah ada relatif berjalan baik. Dalam program desmigratif itu kan warga desa jadi punya tempat untuk crosscheck informasi. Karena di situ disiapkan ada informasi pasar kerja, juga kalau mekanisme bekerja ke luar negeri itu seperti apa, syarat-syaratnya bagaimana, dan seterusnya."
-
Ekonomi •Menaker Hanif: Industri Sarung Potensial Garap Pasar MilenialSarung selama ini identik hanya untuk golongan pesantren, bahkan cenderung dianggap kampungan. Oleh karenanya, dia ingin mengubah citra buruk itu dan menjadikan sarung lebih populer.
-
Ekonomi •Menaker Hanif Target 150 Desa Masuk Program Desa Migran ProduktifHanif mengakui, meski terjadi kenaikan jumlah desa sasaran program dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, kenaikan tersebut tidak tinggi. Diketahui, tahun 2018, program ini menyasar 130 desa.
-
Ekonomi •Menteri Hanif Promosikan Sarung: Sarungan Itu Keren"Sejarah sarung itu panjang. Itu dipakai oleh semua orang, nasional dan santri semua. Selama ini sarung identik dengan pesantren atau santri. Bahkan ada sebagian yang berpandangan sarungan itu kampungan. Sarungan itu keren," ungkap Hanif.
-
News •Menaker Yakin e-KTP WNA China di Cianjur Super Hoaks dan Hasil EditanMenaker Hanif Dhakiri yakin gambar KTP WNA China itu hoaks sebab sudah mendapatkan laporan dari timnya dan memastikan bahwa TKA yang memiliki e KTP tidak benar. Dia meminta masyarakat untuk mengecek kebenaran data agar tidak ikut-ikutan menyebarkan hoaks dan fitnah.
-
Ekonomi •Menaker Hanif Bangga DKI Jakarta Pertama Kali Mengoperasikan MRTHanif mengaku bangga, dimana Indonesia, khususnya DKI Jakarta untuk pertama kali mengoperasikan MRT. Meski sebenarnya proyek ini sudah direncanakan sejak 1990. Dia juga meminta kepada masyarakat untuk bisa beralih menggunakan moda transportasi masal daripada kendaraan pribadi.
-
6News •Menaker Tinjau Kesiapan MRTMenaker Tinjau Kesiapan MRT. Selain melihat progres pengoperasian MRT yang sudah mencapai 99 persen, Menaker Hanif Dhakiri juga menyempatkan untuk menjajal moda transportasi terpadu tersebut.
-
Ekonomi •2019, Pemerintah Rogoh Rp 1 Triliun Bangun 1.000 BLKPemerintah Jokowi-JK menyiapkan dana Rp 1 triliun untuk membangun 1.000 Balai Latihan Kerja (BLK) berbasis pesantren di 2019. Pembangunan BLK ini melonjak cukup tinggi jika dibandingkan dengan pembangunan pada 2018 yang hanya 75 BLK. Menteri Hanif mengatakan sebanyak 500 BLK akan dimulai pembangunannya pada Maret.
-
Ekonomi •Finlandia Gaji Pengangguran Rp 8,4 Juta per Bulan, Bagaimana di Indonesia?Pemerintah telah mengumumkan rencana menerapkan Skill Development Fund (SDF) atau skema dana pengembangan pelatihan keterampilan kerja dan Unemployment Benefit (UB) tunjangan sosial bagi pengangguran dan korban PHK yang tengah dikaji lintas kementerian dan lembaga.
-
Ekonomi •Per Akhir 2018, Pemerintah Catat Pekerja Asing di RI Sebesar 95.335Menteri Ketenagakerjaan, M. Hanif Dhakiri, mengatakan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di Indonesia masih terkendali dan tergolong sangat kecil. Berdasarkan data Kemnaker sampai akhir 2018, jumlah pekerja asing di Indonesia tercatat sebanyak 95.335 orang.
