Pilkada Bekasi
-
Politik •DPT dan wajib e-KTP selisih ratusan ribu, KPU takkan tambah surat suaraJumlah surat yang dicetak tak akan ditambah lagi meskipun ada selisih data dengan wajib Kartu Tanda Penduduk Elektronik di Kota Bekasi. KPU menegaskan, pencetakan surat suara hanya mengacu pada jumlah DPT yang telah ditetapkan.
-
News •Jumlah daftar pemilih dengan wajib e-KTP di Bekasi selisih 300 ribuKomisi Pemilihan Umum Kota Bekasi menetapkan daftar pemilih tetap di wilayah setempat sebanyak 1.434.351. Sayangnya, jumlah pemilik suara di Pilkada serentak 2018 itu jauh lebih rendah di banding wajib e-KTP di wilayah tersebut sebanyak 1.778.265 jiwa.
-
News •Dugaan kampanye di sekolah, Cawalkot Bekasi mangkir saat dipanggil PanwasluPanitia Pengawas Pemilu Kota Bekasi memanggil calon wali kota Bekasi nomor urut 2, Nur Supriyanto. Pasalnya, kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu diduga melakukan kampanye di sekolah, tempat kegiatan belajar mengajar.
-
News •Maju Pilkada Bekasi, Nur Supriyanto temui Rizieq di Arab SaudiCalon Wali Kota Bekasi Nur Supriyanto meminta dukungan kepada pimpinan sekaligus pendiri Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Di sela ibadah umrah, dia menyempatkan diri bertemu dengan Rizieq.
-
Politik •Ratusan ribu warga Bekasi tak masuk dalam daftar pemilih PilkadaKomisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi mencatat lebih dari 200 ribu warga Kota Bekasi yang mempunyai hak suara tak tercatat di dalam daftar pemilih sementara untuk Pilkada serentak di wilayah setempat pada Juni mendatang.
-
Politik •Sandiaga Uno yakin kemenangan Pilkada DKI menular ke Kota BekasiWakil Ketua Dewan Penasehat Partai Gerindra Sandiaga Uno yakin pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Bekasi yang diusung PKS-Gerindra Nur Supriyanto-Adhy Firdaus, bisa mengalahkan pasangan inkumben Rahmat Effendi yang menggandeng seorang birokrat Tri Adhianto Tjahyono.
-
Politik •Blusukan di tiga pasar Bekasi, Sandiaga Uno kampanyekan Nur-FirdausSelama blusukan, paling banyak dikeluhkan pedagang adalah harga yang cukup tinggi, harga sewa lahan di pasar yang memberatkan, serta kondisi pasar tradisional yang becek. Sandi yakin Nur Supriyanto bakal menyelesaikan persoalan itu jika dipercaya menjadi Wali Kota Bekasi.
-
Politik •Dana kampanye Pilkada Bekasi Rp 43 miliar dinilai terlalu besarKetua KPU Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi mengatakan dana kampanye bersumber dari sumbangan baik perorangan maupun badan hukum. Dana dimasukkan ke dalam rekening khusus kampanye masing-masing pasangan calon.
-
Politik •Rahmat Effendi & Syaikhu ikut Pilkada, Pemkot Bekasi dipimpin pejabat Pemprov JabarRahmat Effendi & Syaikhu ikut Pilkada, Pemkot Bekasi dipimpin pejabat Pemprov Jabar. Rahmat Effendi kembali mencalonkan diri menjadi calon Wali Kota Bekasi periode 2018-2023. Sedangkan Ahmad Syaikhu maju sebagai calon Wakil Gubernur Jawa Barat mendampingi Sudrajat periode yang sama.
-
Politik •Pilwalkot Bekasi, PDIP hanya jadi relawan untuk petahanaPDI Perjuangan tidak masuk dalam partai koalisi pengusung Rahmat Effendi-Tri Adhianto, sehingga statusnya sebagai relawan pasangan itu. Awalnya PDIP mengusung calon sendiri, namun di tengah jalan jagoannya menyatakan tidak siap dan mundur.
-
Politik •Resmi, dua pasangan calon bertarung di Pilkada Kota BekasiPasangan Rahmat Effendi-Tri Adhianto mendaftar ke kantor KPU di Jalan Jalan Juanda sekitar pukul 21.30 Wib, baru selesai pukul 22.45 Wib. Sedangkan pasangan Nur Supriyanto-Adhy Firdaus datang ke KPU pukul 23.00 Wib dan baru menyelesaikan pukul 23.40 Wib.
-
Politik •Calon yang diusung tak siap, PDIP Kota Bekasi akhirnya dukung petahanaMenjelang pendaftaran bakal calon wali kota dan wakil wali kota Bekasi di KPU, PDI Perjuangan memutuskan bergabung dengan koalisi besar mengusung petahana Rahmat Effendi-Tri Adhianto. Dengan begitu, Pilkada Kota Bekasi dipastikan diikuti dua pasangan calon.
-
Politik •Kejutan PDIP di Pilkada Bekasi, usung istri mantan terpidana korupsiPartai Demokrasi Indonesia Perjuangan memberikan kejutan di Pilkada Kota Bekasi tahun 2018. Partai berlambang kepala banteng tersebut mengusung istri mantan terpidana korupsi, Sumiyati Mochtar Muhammad didampingi Lilik Haryoso.
-
Politik •PDI Perjuangan tak usung Mochtar Muhammad di Pilkada BekasiPDI Perjuangan tak usung Mochtar Muhammad di Pilkada Bekasi. Mantan terpidana korupsi, Mochtar Muhammad gagal maju di Pilkada Kota Bekasi, Jawa Barat tahun ini. Pasalnya, partainya PDI Perjuangan tidak mengusung mantan wali kota Bekasi periode 2008-2013 tersebut.
-
Politik •KPU Bekasi susun mekanisme pengumuman bagi mantan terpidana korupsi maju pilkadaDalam peraturan KPU Nomor 9 tahun 2016, bahwa mantan terpidana korupsi harus mengumumkan dirinya pernah menjadi terpidana korupsi sebelum mendaftar ke KPU.
-
Politik •Ini modal Lucky Hakim berani maju di Pilkada Kota BekasiIni modal Lucky Hakim berani maju di Pilkada Kota Bekasi. Dalam Pilkada kala itu, Lucky digandeng oleh Dadang Mulyadi yang merupakan mantan birokrat di Kabupaten Bekasi. Pasangan ini mendapatkan suara terbanyak nomor dua di bawah Rahmat Effendi-Ahmad Syaikhu.
-
Politik •Lucky Hakim klaim diajak gabung PDIP jadi calon wakil Wali Kota BekasiLucky mengaku tengah didekati calon wali kota Bekasi jagoan PDI Perjuangan Mochtar Muhammad. Lucky didekati untuk menjadi calon wakil Wali Kota Bekasi. Tapi, Lucky mengaku masih menunggu keputusan dari partai.
-
Politik •Politisi PAN ini siap mundur dari DPR jika maju Pilkada Bekasi 2018Namun dirinya masih menunggu restu dari PAN.
-
News •PDIP Kota Bekasi usung Mochtar Mohamad jadi calon wali kotaMantan Wali Kota Bekasi periode 2008-2013 Mochtar Mohamad diusung PDI Perjuangan, Kota Bekasi menjadi calon tunggal wali kota Bekasi periode 2018-2023. Dia akan bersaing dengan petahana Rahmat Effendi dalam Pilkada serentak yang digelar pada Juni tahun depan.
-
Politik •Survei Pilwalkot Bekasi: Rahmat Effendy 47,3%, Lucky Hakim 0,7%Survei Pilwalkot Bekasi: Rahmat Effendy 47,3%, Lucky Hakim 0,7%. Dari hasil survei Media Survei Nasional (Median), popularitas, petahana yang merupakan Walikota Bekasi, Rachmat Effendy menduduki peringkat pertama dengan persentasi 91,3 persen.
