Sektor Informal
-
Ekonomi •Sensus Ekonomi 2026 NTT: Akademisi Undana Soroti Urgensi Pemetaan Sektor InformalSensus Ekonomi 2026 akan segera digelar BPS. Akademisi Undana menyoroti urgensi SE2026 untuk memetakan sektor informal di NTT yang unik dan dinamis, menjadi dasar kebijakan akurat.
-
News •Dukcapil DKI Jakarta: Hampir 35 Persen Pendatang Jakarta Cari Kerja Usai LebaranDinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa hampir 35 persen pendatang Jakarta pasca-Lebaran memiliki tujuan utama mencari kerja, didominasi oleh usia produktif dan latar belakang pendidikan SMA ke bawah.
-
News •Pencari Kerja Dominasi Migrasi Jakarta Pasca-Lebaran, Dukcapil Ungkap Data MengejutkanData Dukcapil Jakarta menunjukkan pencari kerja menjadi pendorong utama migrasi ke ibu kota pasca-Lebaran, dengan mayoritas pendatang usia produktif. Apa dampaknya bagi Jakarta?
-
News •Menko PM Dorong Peningkatan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Fokus Sektor InformalMenteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar meminta BPJS Ketenagakerjaan untuk fokus pada **peningkatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan**, khususnya di sektor informal dan pekerja migran, demi produktivitas dan d
-
Ekonomi •Penurunan Angka Pengangguran Indonesia: Analisis Data BPS November 2025 dan Tantangan Kualitas PekerjaanAngka pengangguran di Indonesia menurun signifikan per November 2025, namun data BPS mengungkap tantangan kualitas pekerjaan yang masih perlu diatasi. Simak analisis mendalam Penurunan Angka Pengangguran Indonesia.
-
News •Pembukaan Lapangan Kerja Dorong Penjualan Otomotif Nasional, Ekonom Ungkap Potensi BesarEkonom Josua Pardede menyoroti dampak signifikan pembukaan lapangan kerja terhadap sektor otomotif nasional. Simak bagaimana peningkatan lapangan kerja bisa mendongkrak penjualan otomotif di Indonesia.
-
Ekonomi •BPJS Ketenagakerjaan NTT Sasar 50 Ribu Pekerja Rentan dengan Bantuan Iuran Jamsos Ketenagakerjaan NTT 2026BPJS Ketenagakerjaan NTT menargetkan 50.000 pekerja rentan sektor informal di Nusa Tenggara Timur akan menerima Bantuan Iuran Jamsos Ketenagakerjaan NTT 2026 selama 12 bulan penuh sebagai wujud perlindungan sosial.
-
News •Pemkab Bangka Tengah Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan Sektor InformalPemerintah Kabupaten Bangka Tengah menegaskan komitmennya dalam memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan, khususnya di sektor informal, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
-
News •Pemprov Babel Lindungi 3.750 UMKM dengan Bantuan Iuran BPJS Ketenagakerjaan GratisSebanyak 3.750 pelaku UMKM di Babel kini terlindungi jaminan sosial. Pemprov Babel berikan bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan gratis, tingkatkan keamanan kerja.
-
News •Trivia: Target 50 Ribu Pekerja, Pemkot Makassar dan BPJAMSOSTEK Perkuat Perlindungan Pekerja RentanPemkot Makassar bersama BPJAMSOSTEK serius memperluas cakupan Perlindungan Pekerja Rentan, menargetkan puluhan ribu pekerja informal agar merasakan manfaat jaminan sosial. Apa saja manfaatnya?
-
Ekonomi •Menaker Yassierli: Sektor Informal Masih Jadi Pekerjaan Rumah yang Tidak MudahYassrieli menjelaskan, salah satu isu utama yang harus diselesaikan adalah soal strategi meningkatkan jaminan sosial bagi pekerja di sektor informal.
