Sektor Keuangan
-
Ekonomi •OJK Targetkan Penghimpunan Dana Pasar Modal Rp250 Triliun di Tahun 2026Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan target ambisius, yaitu penghimpunan dana pasar modal sebesar Rp250 triliun pada tahun 2026, didukung reformasi integritas pasar modal yang berkelanjutan.
-
Ekonomi •OJK Perkuat Pengawasan Perbankan untuk Kontribusi Ekonomi NasionalOtoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat pengawasan perbankan demi menjaga stabilitas dan meningkatkan kontribusi sektor ini terhadap perekonomian nasional, menghadapi kompleksitas aktivitas dan digitalisasi.
-
Ekonomi •OJK Perluas Aktivitas Bank Umum di Pasar Modal, Dorong Reformasi Sektor KeuanganOtoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan perluasan aktivitas bank umum di pasar modal sebagai bagian integral dari agenda reformasi pasar modal Indonesia, yang diharapkan dapat meningkatkan likuiditas dan pendalaman pasar.
-
Ekonomi •Di Tengah Transisi, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Tetap Berjalan HolistikMeskipun terjadi transisi kepemimpinan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk melanjutkan agenda Reformasi Pasar Modal OJK dengan pendekatan holistik demi stabilitas dan pertumbuhan pasar.
-
Ekonomi •Profil Friderica Widyasari Dewi: Pejabat Pengganti Ketua DK OJK dengan Segudang PengalamanKenali lebih dekat Profil Friderica Widyasari Dewi, sosok yang kini menjabat sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua DK OJK. Simak rekam jejak karirnya yang cemerlang di sektor keuangan!
-
Ekonomi •OJK Tetapkan Friderica Widyasari Dewi dan Hasan Fawzi dalam Pergantian Pimpinan OJKOtoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjuk Friderica Widyasari Dewi dan Hasan Fawzi sebagai anggota Dewan Komisioner pengganti, menyusul pengunduran diri sejumlah pimpinan OJK, memastikan kesinambungan dalam Pergantian Pimpinan OJK.
-
Ekonomi •Ketua DK OJK Mahendra Siregar Mundur, Sinyal Perubahan di Sektor Keuangan NasionalKetua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar bersama dua pejabat tinggi lainnya mengundurkan diri dari jabatannya, memicu pertanyaan mengenai dinamika kepemimpinan di otoritas pengawas keuangan Indonesia.
-
News •Pengunduran Diri OJK: Mahendra Siregar dan Pejabat Lain Mundur, Dukung Pemulihan Pasar KeuanganKetua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar bersama dua pejabat lain mengajukan pengunduran diri sebagai bentuk tanggung jawab moral, menyusul kondisi pasar modal yang bergejolak. Pengunduran Diri OJK ini diharapkan mendukung langkah pemulihan.
-
Ekonomi •Pengunduran Diri Petinggi OJK dan BEI: Tanggung Jawab Moral Demi Pemulihan Sektor KeuanganKetua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar, bersama sejumlah pejabat OJK dan Dirut BEI Iman Rachman, mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab moral, memicu sorotan terhadap stabilitas sektor keuangan dan pasar modal Indonesia.
-
Ekonomi •OJK Dorong Pertumbuhan Industri Asuransi Sehat dan BerkelanjutanOtoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pentingnya kolaborasi untuk mengembangkan Industri Asuransi yang sehat, berkelanjutan, dan berorientasi konsumen, serta berkomitmen pada eksekusi peta jalan.
-
Ekonomi •Progres Program Penjaminan Polis LPS Capai 85 Persen, Target Implementasi DipercepatLembaga Penjamin Simpanan (LPS) melaporkan progres signifikan pada Program Penjaminan Polis (PPP) yang mencapai 85 persen. Simak detail percepatan implementasi dan tantangan yang dihadapi LPS dalam melindungi pemegang polis asuransi.
-
Ekonomi •Ekonomi Indonesia 2025 Stabil, Namun Pertumbuhan Moderat: Ujian Kebijakan 2026 MenantiMeskipun Ekonomi Indonesia 2025 menunjukkan stabilitas makro yang baik, pertumbuhan masih moderat. Tahun 2026 akan menjadi ujian penting bagi kebijakan untuk mendorong akselerasi ekonomi nasional.
-
Ekonomi •Mandiri Institute Prediksi Pembiayaan Hijau Tumbuh Pesat Seiring Kebutuhan Dunia Usaha Hingga 2026Mandiri Institute memprediksi Pembiayaan Hijau akan melonjak signifikan hingga 2026, didorong kesadaran iklim dan regulasi. Kebutuhan dunia usaha selaras target NZE.
-
Ekonomi •LPS Ungkap Penetrasi Asuransi Indonesia Rendah di ASEAN, Ini PenyebabnyaLembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyoroti rendahnya Penetrasi Asuransi Indonesia di kawasan ASEAN, jauh di bawah negara tetangga. Apa saja faktor penghambatnya?
-
Ekonomi •Kemenkeu Perkuat Komitmen Jaga Kesehatan Sektor Keuangan Demi Ekonomi BerkelanjutanKementerian Keuangan RI tegaskan komitmen menjaga kesehatan sektor keuangan untuk pertumbuhan ekonomi dan ketahanan rumah tangga, merespons kunjungan Ratu Maxima.
-
Ekonomi •AI Storege Bantu Industri Sektor Keuangan, Kurangi Biaya Penyimpanan Data dan Perkuat Faktor KeamananDengan solusi dari MinIO, institusi keuangan dapat mengurangi biaya penyimpanan data, memperkuat data protection.
-
Ekonomi •Sorotan Ekonomi Sepekan: Kemenkop, Pertamina, Diskon Nataru, dan Kebijakan BI-Bursa EfekBerbagai peristiwa penting mewarnai **Ekonomi Sepekan** terakhir, mulai dari kendala honor Kemenkop, temuan migas Pertamina, diskon Nataru, hingga sinyal penurunan BI-Rate dan demutualisasi bursa efek. Simak rangkuman lengkapnya!
-
Ekonomi •Penyaluran Kredit OJK Malang Tumbuh 8,41 Persen, Capai Rp109,64 Triliun di September 2025Penyaluran Kredit OJK Malang menunjukkan pertumbuhan signifikan 8,41 persen YoY, mencapai Rp109,64 triliun pada September 2025. Sektor mana yang paling mendominasi?
-
Ekonomi •OJK Perkuat Layanan Publik, Bangun Gedung Baru di Sumatera UtaraOtoritas Jasa Keuangan (OJK) memulai pembangunan gedung kantor baru di Sumatera Utara untuk memperkuat layanan publik dan pengawasan sektor keuangan, menegaskan komitmennya mendekatkan diri kepada masyarakat.
-
Ekonomi •Fakta Menarik: Undisbursed Loan Capai Rp2.374,8 Triliun, OJK Proyeksikan Laju Pertumbuhan ModeratOtoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan laju pertumbuhan pinjaman yang belum dicairkan atau "undisbursed loan" akan mengalami moderasi, meskipun nilainya masih sangat besar, mencapai Rp2.374,8 triliun pada September 2025.
