Telegram
-
News •Meski dukung blokir Telegram, PPP ingatkan pemerintah tak otoriterMeski dukung blokir Telegram, PPP ingatkan pemerintah tak otoriter. PPP melihat tujuan pemerintah baik, namun jangan otoriter dengan membatasi akses komunikasi masyarakat.
-
Pendiri Telegram akui tak baca email peringatan KemkominfoPendiri Telegram akui tak baca email peringatan Kemkominfo. Pemblokiran itu ternyata membuat kaget pendiri sekaligus CEO Telegram, Pavel Durov. Dia bilang di akun Twitter-nya, langkah tersebut dirasa aneh. Sebabnya, dia belum pernah menerima permintaan atas keluhan dari pemerintah RI. Tahunya dia belum baca email.
-
News •Ini alasan Kapolri rekomendasikan blokir aplikasi TelegramKapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, langkah pemblokiran aplikasi percakapan Telegram dilakukan karena upaya Polri untuk menyamar dengan masuk ke grup-grup percakapan mereka mudah diketahui. Sehingga, Polri merekomendasi pemerintah untuk memblokir Telegram.
-
News •Jenderal Tito sebut pemblokiran Telegram atas rekomendasi PolriKapolri Jenderal Tito Karnavian mengakui rekomendasi pemblokiran aplikasi percakapan Telegram salah satunya berasal dari Polri. Tito menyebut Polri dan Pemerintah telah melakukan analisis intelijen yang cukup lama sebelum memblokir aplikasi buatan Rusia itu.
-
News •Jokowi sebut pemerintah sudah lama amati Telegram sebelum diblokirPresiden Joko Widodo mengatakan pemerintah telah lama melakukan pengamatan sebelum memblokir aplikasi percakapan Telegram. Pemblokiran Telegram, kata Jokowi, dilakukan demi kepentingan keamanan negara dari ancaman teroris dan paham radikalisme.
-
News •Aplikasi Telegram diblokir, Ketua MPR sindir menteri JokowiKetua MPR Zulkifli Hasan menyayangkan kebijakan Kementerian Komunikasi dan Informatika yang memblokir aplikasi percakapan Telegram. Kebijakan itu dinilai akan berimbas pada popularitas Presiden Jokowi.
-
News •Kapolri Tito sebut Telegram favorit kelompok terorisKapolri Tito sebut Telegram favorit kelompok teroris. Salah satu keunggulannya, Telegram sulit dideteksi. aplikasi Telegram ini sering digunakan jaringan yang terlibat kasus terorisme di Indonesia akhir-akhir ini. Mulai dari kasus bom Thamrin, Kampung Melayu, hingga jaringan teror di Bandung.
-
Pemerintah harus punya cara lain sebelum blokir aplikasiKementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) telah memblokir aplikasi layanan chat Telegram. Pemerintah menuding, konten di platform tersebut banyak sekali bermuatan propaganda radikalisme, terorisme, paham kebencian, ajakan atau cara merakit bom, cara melakukan penyerangan, disturbing images.
-
Soal Telegram, DPR minta pemerintah jangan asal blokirPemerintah dinilai belum membuat aturan berupa Peraturan Pemerintah (PP) yang spesifik mengenai pemblokiran atas sebuah situs atau aplikasi berbasis elektronik. Hal itulah yang menyebabkan pemblokiran kerap memunculkan kegaduhan dari pada penyelesaian tuntas.
-
Pendiri Telegram merasa aneh aplikasinya diblokir di IndonesiaAplikasi layanan chat Telegram diblokir Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo). Pemblokiran ini dilakukan lantaran aplikasi itu diduga banyak sekali kanal yang ada di layanan tersebut bermuatan propaganda radikalisme, terorisme, paham kebencian, ajakan atau cara merakit bom.
-
Telegram diblokir, muncul petisi onlineNetizen mulai gerah dengan sikap pemerintah terutama saat regulator mengancam akan membabat platform online yang dituding menyebarkan konten-konten radikalisme. Tak sekadar menjadi trending topik di jagad media sosial Twitter, petisi online mendesak pemerintah membatalkan pemblokiran Telegram pun muncul.
-
Aplikasi chat Telegram diblokir KemkominfoJika merujuk pada teriakan netizen di media sosial Twitter, dugaan sementara lantaran aplikasi tersebut adalah tempat penyebaran paham radikalisme.
-
News •Manfaatkan telegram rahasia, Ma tipu calon polisi Rp 600 jutaPelaku menipu calon korbannya dengan mengaku memiliki kenalan di jajaran Polda Sumsel.
-
Telegram kini juga bisa digunakan di perangkat BB10Pengguna perangkat BlackBerry 10 pun bisa chatting dengan aman.
