Tradisi Jawa
-
News •Menengok ramalan setahun ke depan dengan membuka kain kafan Cupu Kiai PanjoloBerbagai gambar muncul di lembaran kain kafan yang menutupi Cupu Kiai Panjolo. Ada gambar payung terbalik yang dianggap sebagai simbol penguasa tidak mengayomi masyarakat. Adapula gambar Dasamuka yang berwujud raksasa, adapula gambar kuda dengan mulut terbuka, kalajengking, gambar pewayangan Batara Guru dan Narada.
-
6News •Meriahnya kirab Grebeg Pasar dari Beringharjo hingga NgasemMeriahnya kirab Grebeg Pasar dari Beringharjo hingga Ngasem. Ribuan pedagang dari berbagai pasar turut memeriahkan acara ini. Mereka mengarak gunungan yang menyimbolkan pasar mereka masing-masing. Ada gunungan sayuran, onderdil motor, tanaman hias, hingga gunungan berbentuk ikan.
-
News •Warga di Mojokerto rela terinjak saat berebut gunungan haul Kakek Sunan AmpelMemperingati haul Syekh Jumadil Kubro ke-642, ribuan warga berebut gunungan palawija, buah dan sayuran serta jajanan pasar yang digelar di kompleks makam Troloyo, Desa Sentonoreji, Kecamatan Trowulan, Mojokerto, Kamis (5/10) Siang. Para ibu rela terinjak injak untuk mendapatkan gunungan yang diinginkan.
-
News •Hari Batik, ibu-ibu pedagang Pasar Klewer gelar Fashion ShowSebanyak 6 model dadakan dan 12 model lainnya memperagakan busana batik asli produk Kota Solo. Fashion show dengan tema 'Pesona Batik Klewer' tersebut juga dihadiri Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, kalangan perbankan dan pedagang.
-
News •Antusiasme warga mengikuti ritual larung sesaji Gunung KeludAntusiasme warga mengikuti ritual larung sesaji Gunung Kelud. Dalam ritual larung sesaji ini, masyarakat Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, mengarak berbagai hasil bumi.
-
News •Kapolda Jateng terima gelar KPH dari Raja Mangkunagoro IX"Salah satu yang diberi gelar adalah Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono. Gelarnya Kanjeng Pangeran Haryo (KPH)," ujar Panitia Acara, Joko Pramudyo, seusai acara di Pendapi Ageng Istana Mangkunegaran.
-
News •Akan ada Karawitan & Tarian Keraton di resepsi Kahiyang Ayu"Kita sudah siap, tinggal nunggu dhawuh (perintah) dari mas Gibran, nanti konsepnya seperti apa. Latihan cukup 2 atau 3 kali, kita sudah profesional, sudah sering, main," ujar koordinator karawitan ISI, Guntur Sulistiyono, Rabu (27/9).
-
5News •Keseruan balap kerbau ala warga ProbolinggoKeseruan balap kerbau ala warga Probolinggo. Balapan kerbau ala warga Probolinggo ini sekilas mirip dengan karapan sapi khas Madura. Perlombaan ini digelar untuk merayakan HUT ke-72 Kemerdekaan RI.
-
News •Terbangkan balon udara tradisi Lebaran, dua warga Wonosobo dipidanaTerbangkan balon udara tradisi Lebaran, dua warga Wonosobo dipidana. Ridwan menuturkan pelaku penerbangan balon udara terancam pidana karena melanggar Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang penerbangan.
-
10News •Khidmatnya Trah Bonokeling rayakan Riyaya Idul FitriKhidmatnya Trah Bonokeling rayakan Riyaya Idul Fitri. Komunitas adat Bonokeling di desa Pekuncen, Jatilawang Kabupaten Banyumas baru melaksanakan perayaan Idul Fitri pada Selasa (27/6). Masyarakat Bonokeling melakukan perhitungan 1 Syawal berpatokan pada kalender Jawa Alif Rebo Wage (Aboge).
-
9News •Ziarah akbar Trah Bonokeling di Pekuncen BanyumasZiarah akbar Trah Bonokeling di Pekuncen Banyumas. Menjalani tradisi perlon (keperluan) selamatan mendekati bulan puasa, Anak Putu Bonokeling dari Desa Adiraja, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap menempuh jarak 40 km ke Desa Pekuncen demi berziarah ke makam Ki Bonokeling.
-
News •2.100 Anak putu keturunan Bonokeling berkumpul sampaikan kesetaraanSebanyak 2.100 anak putu keturunan (trah) Bonokeling berkumpul melaksanakan puncak unggahan selamatan jelang bulan puasa di Desa Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jumat (19/5). Mereka berasal dari berbagai wilayah di Cilacap.
-
News •Trah Bonokeling berjalan kaki agar bersatu dengan alamHari ini anak cucu Bonokeling melakukan ziarah kubur dan selamatan di makam para leluhur. Mereka berjalan kaki menuju ke lokasi. Ini dilakukan lantaran berjalan kaki merupakan wujud dari menyatu dengan alam.
-
News •Trah Bonokeling jalan kaki 40 km gelar selamatan di makam leluhurSetiap tahun, trah Bonokeling selalu menggelar selamatan, berziarah ke makam para leluhur. Dahulu, ritual ini dilakukan dengan berjalan tanpa alas kaki.
-
7News •Keseruan warga Sleman serbu gunungan ayam goreng setinggi 4 meterKeseruan warga Sleman serbu gunungan ayam goreng setinggi 4 meter. Gunungan tersebut berisi 250 ekor ayam yang diolah menjadi 1.800 potong ayam goreng. Selesai diarak keliling Dusun Bentan, Tirtomartani, Kalasan, Sleman, gunungan ayam goreng tersebut langsung diserbu warga.
-
10News •Mengintip upacara adat Tingalan Jumenengan Paku Buwono XIIIMengintip upacara adat Tingalan Jumenengan Paku Buwono XIII. Proses dimulai keluarnya Sultan dari Dalem Ageng menuju Sasana Sewaka dan duduk di Dhampar Kencana (kursi singgasana). Setelah itu putra-putri PB XII dan sentana dalem memasuki Sasana Sewaka. Dilanjutkan tari sakral Bedhaya Ketawang dan Sinuhun Hening.
-
7News •Tradisi Merdi Bumi di tanah CilacapTradisi Merdi Bumi di tanah Cilacap. Acara Merdi Bumi dilakukan setiap tahun usai panen raya saat Jumat kliwon sebagai ungkapan syukur pada Tuhan.
-
News •Cara polwan cantik ini lestarikan budaya dengan tarian JawaCara polwan cantik ini lestarikan budaya dengan tarian Jawa. Meski sibuk bertugas di kepolisian, namun anak sulung pasangan Taryana dan Rumsini ini tak lupa untuk memanfaatkan waktu luangnya dengan menari. Keahliannya menari sempat memberinya kesempatan tampil di Istana Negara.
-
News •Jemparingan, memanah sambil sila ala Kraton YogyakartaJemparingan, memanah sambil sila ala Kraton Yogyakarta. Selain itu, yang membedakan memanah umumnya dengan jemparingan adalah, dilakukan sembari duduk bersila. Serta biasanya pemanah mengenakan pakaian Jawa surjan lengkap dengan blangkon.
-
News •Rayakan HUT Kota Solo ke-272, warga makan jenang bersamaRayakan HUT Kota Solo ke-272, warga makan jenang bersama. Kegiatan dikemas dalam acara 'Festival jenang Solo 2017' yang dipusatkan di Kawasan Ngarsapuro, depan Istana Mangkunegaran. Ribuan takir (piring daun) jenang (bubur) dibagikan ke ribuan warga yang hadir.
