Tragedi Paniai
-
News •Komnas HAM Harap Hakim Kasus Pelanggaran HAM Berat Paniai ProfesionalKomnas HAM siap apabila diminta untuk hadir sebagai saksi di meja persidangan. Termasuk untuk turut terlibat melihat jalannya persidangan.
-
News •Prajurit TNI Tersangka Kasus Pelanggaran HAM Berat Paniai Segera DisidangBerkas perkara tersangka pelanggaran HAM berat Paniai, IS telah lengkap secara formil dan materiil pada Jumat, 13 Mei 2022.
-
News •Berkas dan Tersangka Diserahkan, Kasus Pelanggaran HAM di Paniai Segera DisidangKetut menyampaikan proses penyerahan dilaksanakan secara virtual (zoom meeting) pada pukul 09.00 Wib tadi. Dimana Tersangka didampingi oleh Penasihat Hukumnya.
-
News •Kejagung Limpahkan Berkas Perkara Tersangka Kasus Pelanggaran HAM Berat PaniaiIS, yang berstatus purnawirawan TNI, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pelanggaran HAM berat di Paniai, Papua, pada 2014. Saat peristiwa Paniai itu terjadi, tersangka IS merupakan perwira penghubung di Kodim Paniai.
-
News •Tersangka Pelanggaran HAM Paniai Tak Ditahan, Ini Alasan Kejaksaan AgungKetut mengatakan jika alasan tidak ditahan karena IS selama menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Jaksa Penyidik pada Direktorat Pelanggaran HAM Berat, pada Jampidsus masih kooperatif.
-
News •Tersangka Kasus Pelanggaran HAM Berat Paniai Seorang Purnawirawan TNIFebrie menerangkan IS pernah menjabat sebagai sebagai perwira penghubung di Komando Distrik Militer (Kodim) wilayah Paniai pada 2014.
-
News •Kejagung Periksa Ahli Hukum Humaniter Usut Dugaan Pelanggaran HAM Insiden PaniaiKejaksaan Agung telah membentuk Tim Penyidik Dugaan Pelanggaran HAM Berat di Paniai, Provinsi Papua Tahun 2014, berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor 267 Tahun 2021 tanggal 3 Desember 2021 yang ditandatangani Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin.
-
News •Kasus Dugaan Pelanggaran HAM Berat di Paniai, 18 TNI dan 16 Polisi Diperiksa KejagungSelain prajurit TNI dan personel polisi, penyidik Jampidsus Kejagung juga memeriksa empat saksi ahli terkait perkara tersebut. Empat saksi ahli dari Ahli Laboratorium Forensik dan Ahli Legal Audit.
-
News •Dugaan Pelanggaran HAM Paniai, Panglima TNI Persilakan Prajurit Diperiksa di KejagungMenurut Andika, TNI pada kasus itu hanya perlu memastikan adanya kejelasan serah terima prajurit yang akan menjadi saksi dalam pemeriksaan kasus Paniai oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
-
News •Usut Pelanggaran HAM Paniai, Kejagung Periksa 37 Anggota TNI dan PolriKejaksaan Agung (Kejagung) memeriksa enam saksi terkait kasus dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat dalam peristiwa di Paniai, Papua, pada Tahun 2014. Pemeriksaan dilakukan sejak Senin (7/2) sampai Selasa (8/2).
-
News •Berkas Ditolak Kejagung, Komnas HAM Tegaskan Penyelidikan Kasus Paniai ProfesionalKetua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik mengungkapkan pada 20 Mei lalu pihaknya telah menerima pengembalian berkas penyelidikan terkait peristiwa penembakan di Paniai, Papua dari Jaksa Agung. Dia mengatakan pengembalian berkas tersebut adalah pengembalian kedua yang disertai dengan alasan yang sama.
-
News •Insiden Paniai, Komnas HAM Minta Jokowi Beri Putusan Politik HukumDamanik menjelaskan proses yang sebelumnya telah dilakukan oleh Menko Polhukam, TNI, dan Kepolisian atas kasus Paniai terbukti tidak dapat menghadirkan keadilan sesuai dengan prinsip HAM.
-
Politik •DPR Akan Rapat Bareng Komnas HAM dan Kejaksaan Agung Bahas PaniaiAnggota Komisi III Asrul Sani, berencana mendudukkan mereka dalam satu forum agar tidak terjadi silang pendapat di media massa saja.
-
News •Kejagung Sebut Berkas Kasus Paniai Pelanggaran HAM Berat Belum Penuhi SyaratMenurut Ali, tim masih mempelajari berkas kasus tersebut. Dalam proses penegakan hukum perkara ini, dibutuhkan kerja sama dari Komnas HAM.
-
News •Mahfud Bakal Panggil Jaksa Agung Terkait Pelanggaran HAM Berat di PaniaiSoal sikapnya sendiri, apakah berpandangan ini sebagai kasus pelanggaran HAM berat atau tidak, Mahfud menegaskan, belum melihat kesimpulan dari Komnas.
-
News •Pemerintah Janji Tindaklanjuti Keputusan Komnas HAM Soal Insiden Paniai Langgar HAMMenteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengaku belum mendapatkan data dan keputusan Komnas HAM terkait terkait insiden di Paniai, Papua. Jika sudah mendapatkan laporannya, Mahfud menegaskan pemerintah berkomitmen menindaklanjutinya.
