Utang Luar Negeri Indonesia
-
News •BI: Utang Luar Negeri RI Naik 1,9 Persen, Sentuh USD439,8 MiliarBank Indonesia mencatat utang luar negeri Indonesia mencapai USD 439,8 miliar pada April 2026. Rasio terhadap PDB tetap stabil di level 29,6 persen.
-
Ekonomi •Update Utang Luar Negeri Indonesia pada Februari 2026, Segini NominalnyaBank Indonesia dan Pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN.
-
Ekonomi •Utang Luar Negeri RI Naik 1,7 Persen, Tembus Rp7.389 Triliun per Januari 2026Angka ini lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada Desember 2025 sebesar 1,8% (yoy). Perkembangan ini terutama dipengaruhi oleh ULN sektor publik.
-
Ekonomi •Utang Luar Negeri Indonesia Terus Naik, Kini Tembus Rp7.300 TriliunDalam rangka menjaga agar struktur ULN tetap sehat, BI dan pemerintah juga terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN.
-
Ekonomi •Utang Luar Negeri Indonesia November 2025, Simak Rincian Terbarunya Berikut IniPosisi ULN swasta tercatat sebesar USD 191,2 miliar pada November 2025, menurun dibandingkan dengan posisi Oktober 2025 sebesar USD 191,7 miliar.
-
Ekonomi •Data Terbaru: Utang Luar Negeri Indonesia Nyaris Mencapai Rp7.000 TriliunPosisi utang luar negeri pemerintah pada triwulan II-2025 sebesar USD210,1 miliar atau tumbuh sebesar 10,0 persen (yoy).
-
Ekonomi •Utang Luar Negeri Indonesia Terus Naik, Kini Tembus Rp7.000 TriliunPemanfaatan ULN terus diarahkan untuk mendukung program-program prioritas yang bertujuan menjaga stabilitas serta momentum pertumbuhan ekonomi.
-
Ekonomi •Utang Luar Negeri Indonesia pada April 2025 Tembus Rp7.040 TriliunPosisi ULN pemerintah pada April 2025 sebesar USD208,8 miliar atau tumbuh sebesar 10,4%.
-
Ekonomi •Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp6.886 TriliunDi tengah tekanan ekonomi global yang belum sepenuhnya pulih, utang luar negeri (ULN) Indonesia kembali mencatat kenaikan.
-
Ekonomi •Utang Luar Negeri Indonesia Nyaris Tembus Rp7.000 Triliun, Buat Apa Saja?Posisi utang pada November yang nyaris Rp7.000 triliun itu tumbuh sebesar 5,4 persen (YoY), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada Oktober 2024.
